JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama IPB University memperkuat kolaborasi dalam pengembangan wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan pendidikan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama strategis dalam forum World University Network for Productive Waqf (WUNPROQ).
Kerja sama ini bertujuan menjadikan wakaf sebagai salah satu instrumen keuangan syariah yang mampu mendukung ekonomi berkelanjutan melalui peningkatan kesejahteraan mahasiswa. Kedua institusi juga berupaya memperluas manfaat wakaf agar dapat memberikan dampak sosial yang lebih besar.
Kolaborasi tersebut mencakup penguatan layanan wakaf digital melalui BYOND by BSI serta penerbitan Program BSI Deposito Wakaf Seri HA IPB Jilid 3. Inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi Islamic Social Finance melalui pengelolaan yang modern, transparan, dan produktif.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyatakan bahwa sinergi dengan IPB University merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui instrumen keuangan syariah. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa.
Dari sisi kinerja, BSI mencatat pertumbuhan yang positif pada Kuartal I 2026. Total aset perusahaan mencapai Rp460,13 triliun atau tumbuh 14,78 persen secara tahunan, sementara laba bersih meningkat 17,1 persen menjadi Rp2,2 triliun.
Penguatan ekosistem digital juga terus dilakukan oleh BSI melalui platform BYOND by BSI. Hingga Kuartal I 2026, aplikasi tersebut telah digunakan oleh 9,8 juta pengguna dan menjadi salah satu kanal utama untuk mengakses layanan keuangan syariah, termasuk wakaf uang digital.
Program Deposito Wakaf hasil kolaborasi BSI dan IPB sebelumnya telah memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Dua seri program terdahulu berhasil menyalurkan bantuan biaya pendidikan senilai Rp1,56 miliar kepada lebih dari 352 mahasiswa penerima beasiswa.
Melanjutkan keberhasilan tersebut, IPB University menempatkan dana sebesar Rp10 miliar dalam Program BSI Deposito Wakaf Seri HA IPB Jilid 3. Melalui skema wakaf produktif ini, nilai pokok dana tetap terjaga sementara hasil pengembangannya dimanfaatkan untuk mendukung program beasiswa dan memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa.













