JAKARTA, Cobisnis.com – Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) mengakui bahwa personel militernya di zona perang telah menjadi target pelacakan melalui data lokasi komersial. Data tersebut bukan diperoleh dari peretasan, melainkan berasal dari informasi yang secara legal diperdagangkan di pasar data digital untuk kebutuhan iklan.
Pemerintah Siapkan 13 Ribu Dapur MBG, Papua dan NTT Jadi Prioritas Awal
JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sekitar 112 juta masyarakat Indonesia masih mengalami kekurangan gizi. Data tersebut...











