JAKARTA, Cobisnis.com -Blake Lively dan perusahaan produksi Wayfarer Studios mencapai kesepakatan damai dua minggu sebelum sidang dimulai. Kesepakatan ini mengakhiri sengketa hukum panjang yang sempat menarik perhatian publik luas.
Namun, detail perjanjian damai tersebut belum diungkap ke publik hingga saat ini. Sebelumnya, Lively menggugat Justin Baldoni terkait dugaan pelecehan saat produksi film It Ends With Us.
Ia juga menuduh adanya kampanye negatif sebagai bentuk balasan setelah menyampaikan keluhan. Di sisi lain, Baldoni membantah seluruh tuduhan tersebut sejak awal kasus muncul.
Sementara itu, hakim federal sebelumnya membatalkan sebagian besar tuntutan dalam gugatan tersebut. Beberapa klaim, termasuk pelecehan dan pencemaran nama baik, gugur karena alasan teknis hukum.
Selain itu, status Lively sebagai kontraktor independen turut memengaruhi keputusan tersebut. Namun, beberapa tuntutan lain tetap berlanjut terhadap pihak perusahaan, bukan individu Baldoni.













