JAKARTA, Cobisnis.com – Antrean haji di Indonesia semakin panjang dan menjadi perhatian banyak pihak. Lebih dari lima juta calon jemaah tercatat menunggu keberangkatan.
Pada musim haji 2026, sekitar 221.000 jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci. Jumlah ini hanya sebagian kecil dibandingkan total antrean nasional.
Data Kementerian Agama menunjukkan masa tunggu bervariasi antar daerah. Rentangnya mulai dari 17 tahun hingga 48 tahun.
Provinsi seperti Jawa Timur mencatat antrean terbesar dengan lebih dari 1,1 juta pendaftar. Sementara itu, Jawa Barat dan DKI Jakarta juga memiliki masa tunggu puluhan tahun.
CEO Muslim Pro, Nafees Khundker, menilai banyak masyarakat masih menunda perencanaan haji. Padahal, penundaan akan memperpanjang waktu tunggu secara signifikan.
Selama ini, haji sering dianggap sebagai ibadah di usia matang. Namun, kondisi antrean saat ini membuat asumsi tersebut tidak lagi relevan.
Pemerintah juga berupaya meratakan masa tunggu melalui regulasi terbaru. Meski demikian, rata-rata antrean masih berada di kisaran lebih dari dua dekade.
Fenomena ini mendorong pentingnya perencanaan sejak dini. Tanpa pendaftaran awal, calon jemaah tidak akan masuk dalam antrean keberangkatan.













