• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Setelah Produksi Dipangkas, Industri Tambang Terkena Beban BBM dan B50 Serta PHK

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
April 11, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Setelah Produksi Dipangkas, Industri Tambang Terkena Beban BBM dan B50 Serta PHK

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri pertambangan sedang menghadapi dilema di dalam negeri, ada kebijakan yang sangat mempengaruhi bisnis dalam menghadapi cost yakni penggunaan B50 dan harga BBM yang naik karena situasi global.

Ditambah lagi pengurangan produksi mineral dan batubara membuat perusahaan melakukan efesiensi sampai situasi kembali normal.

Sudirman Widhy Hartono, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi), mengatakan kebijakan pengendalian produksi untuk dua komoditas tambang, yakni batu bara dan nikel untuk proses persetujuan RKAB 2026 menjadi bencana bagi industri pertambangan nasional.

Selain karena kebijakan pengendalian produksi, perubahan persetujuan RKAB dari tiga tahunan menjadi setiap tahun memicu kekhawatiran akan kendala produksi di awal tahun sebelum keluarnya persetujuan RKAB.

“Banyak sekali perusahaan-perusahaan yang tidak dapat berfungsi di awal tahun karena keterlambatan proses persetujuan RKAB,” kata Widhy dalam Diskusi Peran RKAB dan Peningkatan Produksi Dalam Strategi Menyikapi Tantangan Global, ditulis Sabtu (11/4/2026).

Menurut dia, Perhapi sebetulnya sudah menyampaikan kekhawatiran terhadap rencana perubahan persetujuan RKAB dari tiga tahun kembali ke setiap tahun. Walaupun ada aplikasi yang bisa membantu proses persetujuaan RKAB, realitasnya persetujuan RKAB terlambat hingga di Maret 2026.

“Alhamdulillahnya, ada semacam relaksasi untuk menggunakan 25% dari kegiatan yang masih berlaku,” katanya.

Sementara itu, terhadap rencana untuk pengendalian produksi, Widhy mengungkap fakta bahwa sudah banyak perusahaan di sektor pertambangan batubara yang melakukan slow learning. Bahkan, ada menyesuaikan operasional tambang, karena khawatir adanya rencana pembatasan produksi.

“Saat ini sudah terjadi di beberapa tempat, bahkan yang di ibu kota adalah memPHK, menterminasi karyawannya di daerah pusat kehidupan,” ungkap Widhy.

Disisi lain, kata Widhy juga menyoroti tantangan penggunaan B50 untuk bahan bakar untuk pertambangan yang membuat cost produksi meningkat. Bahwa pengalaman B20 hingga B40 sudah terbukti menurunkan performa alat dan meningkatkan biaya perawatan, apalagi di remote area dengan umur simpan bahan bakar yang lebih singkat.

Meski pemerintah mengklaim B50 mampu menghemat subsidi solar hingga Rp 48 triliun, para ahli mendesak agar kebijakan tidak terburu-buru mengingat risiko operasional dan dampak sosial yang masif bagi pekerja tambang.

Ade Candra, Direktur Business Development Pamapersada, mengakui gejolak geopolitik yang terjadi saat ini mau tidak mau berdampak bagi perusahaan kontraktor jasa tambang. Kondisi geopolitik saat ini berpengaruh terhadap kenaikan harga komoditas, termasuk batu bara.

Disatu sisi, kata Ade, ini tentu menguntungkan bagi penambang. Namun disisi lain, ada sumber-sumber bahan produksi yang mengalami kendala pasokan.

“Kita membutuhkan bahan bakar untuk-untuk dapat menjalankan alat-alat tambang. Kita juga membutuhkan komponen-komponen yang masih banyak tergantung dari luar,” kata dia.

Menurut Ade, rencana penyesuaian produksi yang tertuang dalam RKAB perusahaan-perusahaan tambang otomatis akan berdampak bagi perusahaan kontraktor jasa tambang seperti Pamapersada.

“Kita mau enggak mau sudah mulai untuk menyesuaikan jumlah manpower. Sejak Februari kita enggak ada pilihan dan mencoba menyesuaikan jumlah manpower,” kata Ade.

Ade mengatakan, jika melihat klien Pamapersada, khusus klien tambang batubara, dari sisi harga batubara memang mengalami kenaikan. Bahkan, kenaikan harganya bisa mencapai hingga 25%. Namun, disisi lain harga fuel global juga naik, bahkan lebih signifikan.

Pada Januari-Maret, kenaikannya bahkan bisa mencapai 155%.

“Kondisi ini kemudian ditambah dengan adanya penyesuaian produksi. Ini tentu akan berdampak secara signifikan kepada-kepada customer pada akhirnya,” kata dia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: B50Bbmcobisnis.comIndustri tambang

Related Posts

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

by Hidayat Taufik
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan peringatan kepada Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin...

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Astronaut AS dan Rusia Mendarat Selamat Usai Delapan Bulan Bertugas di ISS

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kru antariksa gabungan Amerika Serikat dan Rusia mendarat dengan selamat di padang stepa Kazakhstan pada Minggu (26/7/2026)....

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pentagon memperbarui basis data korban perang pada Sabtu (26/7/2026). Pembaruan itu menambah lebih dari 140 personel militer...

Andrea Pirlo Selangkah Lagi Gantikan Gattuso sebagai Pelatih Timnas Italia

Andrea Pirlo Selangkah Lagi Gantikan Gattuso sebagai Pelatih Timnas Italia

by Hidayat Taufik
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Andrea Pirlo disebut semakin dekat untuk mengisi kursi pelatih kepala Tim Nasional Italia. Federasi Sepak Bola Italia...

Warga China Putus Massal Usai Pemerintah Larang Hubungan Asmara dengan AI

Warga China Putus Massal Usai Pemerintah Larang Hubungan Asmara dengan AI

by Desti Dwi Natasya
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah China resmi memberlakukan aturan yang melarang hubungan asmara antara pengguna dengan layanan kecerdasan buatan (AI). Kebijakan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Pakai QRIS Ada Biaya Admin, Ini Penjelasan BI

January 12, 2026
BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

BNI Tanam 258.000 Bibit Mangrove untuk Jaga Lingkungan dan Buka Peluang Usaha

July 26, 2026
Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

July 27, 2026
Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

July 27, 2026
Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

July 27, 2026
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Astronaut AS dan Rusia Mendarat Selamat Usai Delapan Bulan Bertugas di ISS

July 27, 2026
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

July 27, 2026
Andrea Pirlo Selangkah Lagi Gantikan Gattuso sebagai Pelatih Timnas Italia

Andrea Pirlo Selangkah Lagi Gantikan Gattuso sebagai Pelatih Timnas Italia

July 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved