• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, April 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Israeli Tetapkan Sebagian Besar Tepi Barat Sebagai Tanah Negara, Dikecam Sebagai Aneksasi De Facto

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 16, 2026
in News
0
Israeli Tetapkan Sebagian Besar Tepi Barat Sebagai Tanah Negara, Dikecam Sebagai Aneksasi De Facto

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Israel memajukan proses pendaftaran wilayah di Tepi Barat yang diduduki sebagai tanah negara, dalam langkah yang dikecam Palestina sebagai bentuk “aneksasi de facto”.

Untuk pertama kalinya sejak Israel menduduki wilayah tersebut pada 1967, pemerintah akan membentuk mekanisme resmi guna mendaftarkan sebagian besar lahan atas nama negara.

Kementerian Luar Negeri Israel membela kebijakan itu sebagai “langkah administratif” yang bertujuan “menertibkan” sistem pendaftaran tanah. Namun, sejumlah menteri pemerintah secara terbuka menyatakan bahwa langkah tersebut dimaksudkan untuk memperluas permukiman dan memperkuat kendali Israel atas wilayah tersebut.

Menteri Keuangan sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyebut registrasi tanah itu akan melanjutkan “revolusi permukiman dan tata kelola di seluruh bagian tanah kami,” merujuk pada istilah Yudea dan Samaria, sebutan alkitabiah untuk Tepi Barat.

Sementara itu, Menteri Kehakiman Yariv Levin menyatakan Israel “berkomitmen memperkuat cengkeramannya atas seluruh bagian tanah kami, dan keputusan ini menegaskan komitmen tersebut.”

Kebijakan baru pemerintah ini akan berlaku di Area C Tepi Barat, yang mencakup sekitar 60% wilayah tersebut. Area ini dihuni sekitar 180.000–300.000 warga Palestina serta sedikitnya 325.500 pemukim Israel, menurut kelompok hak asasi manusia Israel B’Tselem.

Kepresidenan Palestina menyatakan keputusan tersebut melanggar hukum internasional dan merupakan “aneksasi de facto atas wilayah Palestina yang diduduki.” Dalam pernyataannya, kantor presiden memperingatkan bahwa langkah itu adalah deklarasi rencana aneksasi yang bertujuan memperkuat pendudukan melalui aktivitas permukiman ilegal.

Israel merebut Tepi Barat dari Yordania dalam perang 1967 dan kemudian mulai membangun permukiman Yahudi di wilayah tersebut. Permukiman itu dianggap ilegal menurut hukum internasional oleh United Nations dan sebagian besar komunitas internasional. PBB juga memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan yang diinginkan Palestina untuk menjadi bagian dari negara masa depan mereka.

Organisasi pemantau permukiman Israel, Peace Now, menyebut langkah pemerintah sebagai “perampasan tanah besar-besaran di Tepi Barat yang sepenuhnya bertentangan dengan kehendak rakyat dan kepentingan terbaik Israel.”

Pemerintah Israel menyetujui kebijakan tersebut meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan penolakannya terhadap aneksasi Tepi Barat.

“Kami memperingatkan Presiden Trump Netanyahu menipu Anda! Anda mengatakan tidak akan mengizinkan aneksasi, tetapi ia melakukannya tepat di depan mata Anda,” ujar Peace Now. Mereka menambahkan bahwa kebijakan ini dapat menyebabkan ribuan warga Palestina kehilangan tanah mereka.

Menurut Peace Now, proses tersebut mengharuskan pemilik tanah membuktikan kepemilikan dengan cara yang hampir mustahil dipenuhi sebagian besar warga Palestina. Jika gagal, lahan tersebut otomatis akan terdaftar sebagai tanah negara.

Langkah terbaru ini menyusul keputusan kabinet keamanan Israel pekan lalu yang memperluas aturan dan tata kelola Israel atas Tepi Barat. Kebijakan tersebut menuai kecaman internasional, dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, sementara Uni Eropa menilainya sebagai “langkah ke arah yang salah.”

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lava firmware
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
Tags: Aneksasicobisnis.comisraelIsraelPalestinaTepiBarattimurtengah

Related Posts

Gen Z dan Gen Alpha 2026 Lebih Sadar Emosi, Ini Penyebabnya

Gen Z dan Gen Alpha 2026 Lebih Sadar Emosi, Ini Penyebabnya

by Hidayat Taufik
April 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gen Z dan Gen Alpha kini menunjukkan kesadaran emosi yang lebih tinggi, Mereka juga lebih terbuka membicarakan...

Kapolda Riau Tegaskan Tanpa Toleransi untuk Pelaku Karhutla 2026

Kapolda Riau Tegaskan Tanpa Toleransi untuk Pelaku Karhutla 2026

by Hidayat Taufik
April 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kapolda Riau Herry Heryawan menegaskan komitmen kuat dalam penegakan hukum kasus kebakaran hutan dan lahan. Ia menyatakan...

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

by Hidayat Taufik
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bek sayap Manchester United dan Timnas Maroko, Noussair Mazraoui, membuat publik terkejut. Ia mengaku mempertimbangkan pensiun dini...

Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

by Zahra Zahwa
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pasar energi global mulai mengabaikan pernyataan Donald Trump setelah harga minyak terus naik akibat konflik Iran. Investor...

Serangan Udara Hantam Sekolah Musik Anak di Teheran

Serangan Udara Hantam Sekolah Musik Anak di Teheran

by Zahra Zahwa
April 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah sekolah musik di Tehran hancur setelah serangan udara menghantam bangunan tempat kegiatan belajar berlangsung. Peristiwa ini...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

Lonjakan Harga BBM Bikin Warga Pakistan Panik, SPBU Dipadati Kendaraan

April 3, 2026
Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

April 3, 2026
Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

Trump Ancam Iran dengan Serangan Infrastruktur, Pembangkit Listrik Jadi Sasaran

April 3, 2026
Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

Konflik Iran Tekan Pasar Energi dan Uji Kredibilitas Trump

April 3, 2026
Gen Z dan Gen Alpha 2026 Lebih Sadar Emosi, Ini Penyebabnya

Gen Z dan Gen Alpha 2026 Lebih Sadar Emosi, Ini Penyebabnya

April 4, 2026
Kapolda Riau Tegaskan Tanpa Toleransi untuk Pelaku Karhutla 2026

Kapolda Riau Tegaskan Tanpa Toleransi untuk Pelaku Karhutla 2026

April 4, 2026
Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

Fokus Akhirat, Noussair Mazraoui Siap Tinggalkan Sepak Bola Usai Piala Dunia 2026

April 3, 2026
Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

Harga Emas Terjun bebas, Biang Keroknya Perlahan Terkuak

April 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved