• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, July 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

89 Usulan Penuhi Kriteria Jadi Proyek Strategis Nasional Baru

Fathi by Fathi
May 31, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
89 Usulan Penuhi Kriteria Jadi Proyek Strategis Nasional Baru

Menko Perekonomian saat menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Terbatas (Ratas), pada Jumat 29 Mei 2020.

Cobisnis.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan, dari 245 proyek strategis nasional (PSN) baru yang memenuhi kriteria sebanyak 89 PSN.

“Dengan demikian 156 proyek belum direkomendasikan, karena itu masih membutuhkan dukungan dari kementerian teknis, dan perlu kelengkapan administrasi, dan perlu untuk untuk memenuhi kriteria yang ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN),” ujar Menko Perekonomian saat menjawab pertanyaan wartawan usai Rapat Terbatas (Ratas) seperti dilansir Cobisnis.com dari Setkab.go.ig, pada Jumat 29 Mei 2020.

Lebih lanjut, Airlangga Hartarto menjelaskan, Presiden mengharapkan adanya PSN memberikan dampak terhadap masyarakat, terhadap pertumbuhan ekonomi, juga terkait dengan pengembangan sosial ekonomi.

“Kemudian 89 proyek itu akan menjadi PSN baru. Jadi yang 2020-2024 yang proyeknya terkait dengan jalan dan jembatan, bandar udara, kawasan industri termasuk kawasan industri di Brebes, bendungan dan irigasi, tanggul laut, program lahan untuk sawah,” imbuh Menko Perekonomian.

Menurut Menko Perekonomian, mengenai 3 proyek drone yang terkait dengan pengembangan drone itu sebagai pengganti proyek yang dikeluarkan yaitu antara lain R80 dan N245, sehingga dialihkan menjadi teknologi drone karena dianggap lebih cocok dengan situasi saat sekarang dan pengembangannya sudah dimulai oleh PT DI.

“Dan juga pengembangan katalis Merah Putih yang terkait dengan proyek untuk pengembangan biofuel berbasis bahan bakar nabati dan minyak sawit, dan juga ada pengembangan terkait dengan garam. Jadi itu proyek-proyek yang dilanjutkan di dalam proyek 89,” ungkapnya.

Terkait dengan investasi, Menko Perekonomian menyampaikan, beberapa investasi di pengembangan smelter misalnya, itu ada penundaan akibat dari COVID-19, sehingga ada yang tertunda 4-6 bulan, ada yang tertunda sampai 1 tahun.

Tentunya, lanjut Menko Perekonomian, proyek-proyek tersebut diharapkan bisa diselesaikan di periode 2020–2024. Kalau untuk proyek terkait oil and gas, Pemerintah berharap bahwa konstruksinya sudah dimulai sebelum tahun 2024.

Menteri BUMN, menurut Menko Perekonomian, juga melaporkan bahwa terkait dengan proyek kereta cepat itu juga terjadi budget overrun dan ada keterlambatan sebesar 1 tahun.

“Oleh karena itu arahan Bapak Presiden agar lebih ekonomis untuk didorong kelanjutan proyek tidak hanya berhenti di Bandung, tetapi terus sampai Surabaya. Dan diusulkan agar konsorsium bisa ditambah oleh konsorsium dari Jepang,” jelas Menko Perekonomian.

Soal PSN dan pengadaan lahan, Menko Perekonomian sampaikan bahwa lahan ini diperlukan untuk dalam berbagai kegiatan dan utamanya di sektor infrastruktur. Mengenai penyerapan tenaga kerja, Menko Perekonomian sebutkan bahwa bervariasi 1 proyek dengan proyek yang lain.

“Yang tadi kami sampaikan adalah rule of thumb. Seperti contoh di proyek nikel di Morowali bisa mempekerjakan sampai 40.000, di Konawe bisa sampai 11.000, di Weda Bay apabila selesai total proyeknya juga bisa mempekerjakan 30.000. Jadi itu tergantung klaster,” kata Menko Perekonomian.

Demikian pula, lanjut Menko Perekonomian, dalam program-program untuk infrastruktur di power plant ataupun di pembangunan jalan tol yang juga akan didorong oleh Menteri PUPR diawali dengan program padat karya.

Sesuai arahan Presiden, Menko Perekonomian sampaikan agar bisa juga direncanakan yang disebut sebagai super hub yakni kegiatan ekonomi yang terkait dengan hub transportasi udara, pelabuhan, ekonomi, dan tourism.

“Sehingga itu akan menjadi sentra pertumbuhan baru dan yang diusulkan adalah di Kalimantan Timur, studinya Kalimantan Timur, Bali, atau Manado,” pungkas Menko Perekonomian.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
download micromax firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: airlangga hartartoCobisniscobisnis & bisnismenko perekonomian

Related Posts

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini...

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menyatakan siap membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana...

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM membuka suara terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sempat...

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laptop yang mulai terasa lemot tidak selalu menandakan perangkat mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, penurunan performa justru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Argentina Lolos ke Final, Suporter Minta Lionel Messi Jangan Pensiun

Trump Siapkan Opsi Militer untuk Hadapi Kuba di Tengah Konflik Iran

July 16, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Cara Nonton

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
PAM Jaya Hentikan Sementara Pasokan Air di Sejumlah Wilayah Jakarta, Cek Daftarnya

PAM Jaya Hentikan Sementara Pasokan Air di Sejumlah Wilayah Jakarta, Cek Daftarnya

July 17, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved