• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, May 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

7 Manfaat Urban Farming untuk Kota Besar: Solusi Hijau di Tengah Beton

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 8, 2025
in Humaniora
0
7 Manfaat Urban Farming untuk Kota Besar: Solusi Hijau di Tengah Beton

JAKARTA, Cobisnis.com – Urban farming atau pertanian perkotaan kini semakin populer di kalangan masyarakat kota besar. Di tengah keterbatasan lahan dan tingginya polusi, kegiatan bercocok tanam di area urban jadi solusi yang menyegarkan. Bukan cuma sekadar hobi, urban farming juga membawa banyak manfaat untuk lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

Pertama, urban farming membantu mengurangi polusi udara. Tanaman yang tumbuh di sekitar rumah bisa menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, menciptakan udara yang lebih bersih dan segar. Hal ini penting terutama di kota besar yang sering dipenuhi kendaraan dan asap industri.

Kedua, kegiatan bercocok tanam di kota bisa menjadi cara efektif untuk mengelola stres. Melihat tanaman tumbuh dan merawatnya setiap hari terbukti bisa meningkatkan mood serta memberikan efek relaksasi alami. Banyak anak muda kini menjadikan urban farming sebagai bentuk self care.

Ketiga, urban farming juga berperan dalam meningkatkan ketahanan pangan. Dengan menanam sayur, buah, atau rempah sendiri, masyarakat bisa mengurangi ketergantungan pada bahan makanan dari pasar dan mendapatkan produk yang lebih segar serta bebas pestisida.

Keempat, sistem pertanian perkotaan mendorong efisiensi penggunaan lahan. Banyak warga menggunakan atap, dinding, atau halaman kecil sebagai area tanam, memanfaatkan ruang yang biasanya terbuang. Konsep ini dikenal dengan istilah vertical farming.

Kelima, urban farming punya manfaat sosial. Aktivitas ini sering kali mempererat hubungan antarwarga lewat komunitas tanam bersama, menciptakan rasa kebersamaan dan gotong royong di lingkungan perkotaan.

Keenam, hasil panen dari urban farming bisa membantu menghemat pengeluaran rumah tangga. Meski tampak kecil, menanam bahan masakan sendiri bisa mengurangi biaya belanja harian dalam jangka panjang.

Terakhir, urban farming memberi kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan semakin banyak ruang hijau buatan di kota, suhu udara bisa lebih stabil, dan efek pemanasan global dapat sedikit berkurang.

Jadi, urban farming bukan hanya tren gaya hidup, tapi langkah nyata menuju kota yang lebih hijau, sehat, dan mandiri. Saatnya mulai dari langkah kecil: tanam satu pot hari ini, untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: cobisnis.comhasil panenmengurangi polusi udarapertanian perkotaanUrban farming

Related Posts

Cara Terlihat Lebih Cerdas Saat Bicara dengan 3 Kalimat Sederhana

Cara Terlihat Lebih Cerdas Saat Bicara dengan 3 Kalimat Sederhana

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecerdasan tidak selalu terlihat dari nilai akademis atau kata-kata rumit. Kini, banyak orang menilai kecerdasan dari cara...

Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Masuk 10 Besar GP Prancis Rookies Cup

Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Masuk 10 Besar GP Prancis Rookies Cup

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menuntaskan balapan pertama GP Prancis Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026...

Fenomena Api Biru Kawah Ijen Kembali Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Fenomena Api Biru Kawah Ijen Kembali Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya

by Hidayat Taufik
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena api biru atau blue fire di Kawah Ijen kembali menarik perhatian publik. Sebab, video seorang pemandu...

Peneliti Gunakan Penguin untuk Mendeteksi Paparan PFAS di Pantai Patagonia

Peneliti Gunakan Penguin untuk Mendeteksi Paparan PFAS di Pantai Patagonia

by Zahra Zahwa
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ilmuwan menggunakan Magellanic penguin untuk melacak zat kimia berbahaya di Patagonia, Argentina. Zat tersebut adalah Per- and...

Musée d’Orsay Pajang Karya Seni Rampasan, Nazi yang Belum Kembali ke Pemiliknya

Musée d’Orsay Pajang Karya Seni Rampasan, Nazi yang Belum Kembali ke Pemiliknya

by Zahra Zahwa
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Musée d’Orsay di Paris membuka galeri permanen untuk karya seni yang diduga dijarah Nazi selama World War...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Wabah Hantavirus di Laut Atlantik, Tiga Korban Tewas di Kapal Pesiar

Kasus Hantavirus di Argentina Naik Tajam pada Musim 2025–2026

May 9, 2026
Westlife Pilih GBK untuk Konser Anniversary 25 Tahun pada 2027

Westlife Pilih GBK untuk Konser Anniversary 25 Tahun pada 2027

May 9, 2026
Cara Terlihat Lebih Cerdas Saat Bicara dengan 3 Kalimat Sederhana

Cara Terlihat Lebih Cerdas Saat Bicara dengan 3 Kalimat Sederhana

May 10, 2026
Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Masuk 10 Besar GP Prancis Rookies Cup

Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Masuk 10 Besar GP Prancis Rookies Cup

May 10, 2026
Fenomena Api Biru Kawah Ijen Kembali Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Fenomena Api Biru Kawah Ijen Kembali Viral, Ini Penjelasan Ilmiahnya

May 10, 2026
Peneliti Gunakan Penguin untuk Mendeteksi Paparan PFAS di Pantai Patagonia

Peneliti Gunakan Penguin untuk Mendeteksi Paparan PFAS di Pantai Patagonia

May 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved