JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo dan menyaksikan langsung penandatanganan 11 kerja sama ekonomi strategis antara pelaku usaha kedua negara.
Kesepakatan yang diumumkan dalam acara di Imperial Hotel tersebut memiliki total nilai mencapai USD 23,63 miliar atau setara Rp 401 triliun. Nilai investasi ini menunjukkan tingginya minat dan kepercayaan investor Jepang terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Dalam forum tersebut, perwakilan perusahaan Indonesia dan Jepang secara bergantian memaparkan proyek kerja sama yang telah disepakati di hadapan Presiden. Momentum ini menjadi simbol penguatan hubungan ekonomi bilateral yang kian erat.
Adapun kerja sama yang terjalin mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pengembangan energi bersih seperti produksi metanol berbasis emisi karbon, eksplorasi minyak dan gas, hingga proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi.
Selain sektor energi, kolaborasi juga dilakukan dalam pengembangan industri semikonduktor, kemitraan bisnis kecantikan, pembiayaan sektor aviasi, serta penguatan sistem keuangan inklusif dan investasi strategis.
Pemerintah berharap kesepakatan ini dapat mendorong pertumbuhan investasi berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra utama Jepang di kawasan.













