• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Pasukan AS di Timur Tengah Tembus 50.000, Sinyal Invasi ke Iran Menguat

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
March 30, 2026
in News
0
Pasukan AS di Timur Tengah Tembus 50.000, Sinyal Invasi ke Iran Menguat

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah personel militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kini telah melampaui 50.000 orang, setelah penambahan sekitar 5.000 pasukan yang terdiri dari marinir dan pelaut dalam beberapa waktu terakhir. Angka ini meningkat sekitar 10.000 personel dibandingkan jumlah normal dalam kondisi rutin.

Peningkatan signifikan ini terjadi di tengah rencana pemerintahan Presiden Donald Trump yang dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi operasi darat terhadap Iran. Berdasarkan laporan media internasional, serangan skala besar sedang dikaji, termasuk kemungkinan penguasaan wilayah atau pulau strategis milik Iran.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya Washington untuk menekan Teheran agar membuka kembali jalur vital Selat Hormuz yang sebelumnya diblokade.

Dalam kondisi normal, sekitar 40.000 tentara AS ditempatkan di berbagai pangkalan di Timur Tengah, mencakup negara-negara seperti Arab Saudi, Bahrain, Irak, Suriah, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. Namun, meningkatnya ketegangan kawasan membuat jumlah tersebut bertambah secara signifikan.

Jumlah itu belum termasuk sekitar 4.500 personel yang berada di kapal induk USS Gerald R. Ford, yang sebelumnya beroperasi di kawasan sebelum akhirnya ditarik akibat sejumlah insiden, termasuk kebakaran di dalam kapal.

Selain itu, Pentagon juga telah mengerahkan sekitar 2.000 pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke kawasan tersebut. Pasukan ini disiapkan untuk memberikan opsi militer tambahan, meskipun lokasi penempatannya tidak diungkap ke publik.

Pasukan terjun payung tersebut berpotensi digunakan untuk merebut Pulau Kharg, yang merupakan pusat utama ekspor minyak Iran di Teluk Persia. Wilayah ini sebelumnya telah menjadi target serangan udara AS yang menghantam puluhan sasaran militer.

Dalam skenario eskalasi konflik yang lebih luas, pasukan tersebut juga dapat dikerahkan dalam operasi darat bersama marinir.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
online free course
Tags: 50.000 orangcobisnis.comdonald trumpKawasanmariniroperasi daratTentara AsTimur tengah

Related Posts

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

by Chodijah Febriani
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dilaporkan oleh Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat Jenderal Randy George telah memperingatkan bahwa persediaan rudal...

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada...

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu membakar kalori....

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan proporsi panggilan spam tertinggi di Asia Pasifik. Laporan perusahaan keamanan...

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

Sulit Mengendalikan Emosi? Ini 7 Hal yang Perlu Dievaluasi

by Hidayat Taufik
October 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kemampuan mengendalikan emosi memengaruhi cara seseorang menghadapi masalah, merespons tekanan, hingga berinteraksi dengan orang lain. Ketika perasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Jamui Wakil PM Rusia di Istana Bogor

October 17, 2026
Memasak - pexels/Gary Barnes

Jangan Asal Pilih, Peralatan Masak Bisa Merusak Nutrisi Makanan

October 17, 2026
Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

Nusron Wahid Absen Lagi, KPK Ungkap Keberadaannya di Malaysia

October 17, 2026
AFC Umumkan Nominasi Awards 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Bahlil Minta Polri Tindak Tegas Penimbun BBM Subsidi

October 17, 2026
Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

Mantan Jendral AS Peringatkan Stok Rudal Menipis Hingga 2030

October 18, 2026
Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

Sebagian Besar Daerah di Indonesia Diprediksi Hujan, Simak Prakiraan BMKG

October 18, 2026
Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

Jalan Cepat vs Jalan Santai, Mana yang Lebih Banyak Membakar Kalori?

October 18, 2026
10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

10 Negara dengan Spam Call Tertinggi, Indonesia?

October 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved