• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, August 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

10 Ribu Perusahaan Jepang Tumbang Dampak Krisis Tenaga Kerja

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 14, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
10 Ribu Perusahaan Jepang Tumbang Dampak Krisis Tenaga Kerja

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah kebangkrutan perusahaan di Jepang kembali menembus angka 10.000 kasus sepanjang 2025. Ini menjadi tahun kedua berturut-turut angka kebangkrutan berada di level tersebut.

Survei Tokyo Shoko Research mencatat sebanyak 10.300 perusahaan bangkrut dengan utang minimal 10 juta yen. Angka ini naik 2,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 2013.

Lonjakan kebangkrutan terjadi di tengah krisis tenaga kerja dan kenaikan harga yang terus menekan dunia usaha. Dampaknya paling terasa bagi perusahaan kecil dan menengah yang memiliki ruang bertahan terbatas.

Data menunjukkan perusahaan skala kecil mendominasi kebangkrutan dengan porsi 76,6 persen dari total kasus. Kondisi ini memperlihatkan rapuhnya sektor UMKM di tengah tekanan struktural ekonomi Jepang.

Total kewajiban utang perusahaan yang bangkrut tercatat sebesar 1,59 triliun yen. Nilai ini justru turun 32,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya karena minimnya kebangkrutan berskala besar.

Berdasarkan sektor usaha, industri jasa menjadi penyumbang kebangkrutan tertinggi. Termasuk di dalamnya sektor restoran yang mencatat 3.478 kasus atau naik 4,5 persen.

Sektor konstruksi berada di posisi berikutnya dengan 2.014 kasus, meningkat 4,7 persen. Sementara sektor manufaktur mencatat 1.186 kasus kebangkrutan atau naik 3,9 persen.

Survei juga menunjukkan kebangkrutan akibat kekurangan tenaga kerja melonjak tajam. Jumlahnya naik 36,0 persen menjadi 397 kasus, mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.

Selain itu, kebangkrutan yang dipicu kenaikan harga meningkat 9,3 persen dengan total 767 kasus. Lonjakan biaya bahan baku dan operasional dinilai semakin menekan arus kas perusahaan.

Tokyo Shoko Research memprediksi tren kebangkrutan masih berlanjut pada 2026, meski dengan kenaikan moderat. Faktor yang diwaspadai meliputi kenaikan suku bunga, dampak tarif Amerika Serikat, serta memburuknya hubungan Jepang dan China.

Kondisi ini menambah tantangan ekonomi Jepang yang tengah menghadapi penuaan penduduk dan penurunan angkatan kerja. Krisis tenaga kerja kini menjadi isu struktural yang berdampak langsung pada stabilitas dunia usaha.

Tags: asiaCobisnisEkonomi jepangKebangkrutan PerusahaanKrisis Tenaga KerjaPebisnismudaUMKM Jepang

Related Posts

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Volkswagen atau VW tengah menghadapi tekanan berat terhadap kondisi bisnisnya. Bos perusahaan menyebut situasi yang dihadapi VW...

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

Film Niu Lai Sukses Besar, Sutradara Siapkan Cerita Lanjutan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Film animasi China Niu Lai akan memiliki sekuel setelah sukses mengejutkan di box office. Sutradara Xin Yumeng...

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Coach Justin membagikan pandangannya soal kehidupan, kegagalan, hingga cara menghadapi masalah keuangan. Menurutnya, hidup tidak memiliki rumus...

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

Gelombang PHK 2026, 43.805 Pekerja Kehilangan Pekerjaan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 43.805 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK sepanjang Januari hingga Juli 2026. Data tersebut berasal...

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras bagi Perusahaan Pembakar Hutan

Prabowo Keluarkan Peringatan Keras bagi Perusahaan Pembakar Hutan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada korporasi yang terlibat dalam pembakaran hutan. Ia menegaskan izin perusahaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

Jepang Timur Diguncang Gempa M 5,9, 37 Orang Terluka

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
Elon Musk

Elon Musk Ramalkan Smartphone Punah Sebelum 2030

August 25, 2026
Lari Tak Sekadar Kejar Jarak, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Lari Tak Sekadar Kejar Jarak, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

August 25, 2026
Xi Jinping

Xi Jinping Ungkap Empat Prinsip Damai Palestina

August 25, 2026
Bekal Sekolah Anak - pexels/Katerina Holmes

Bun, Bekal Makan Siang Si Kecil Tidak dimakan? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

August 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved