• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Asuransi

Yayasan Jiva Svastha Nusantara Gencarkan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Sumedang, Tekankan Urgensi Air Berkualitas

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 26, 2025
in Asuransi
0
Yayasan Jiva Svastha Nusantara Gencarkan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Sumedang, Tekankan Urgensi Air Berkualitas

JAKARTA, Cobisnis.com — Yayasan Jiva Svastha Nusantara kembali melanjutkan komitmennya dalam mengadvokasi hak atas air bersih dan pencegahan stunting melalui kegiatan penyuluhan di Kabupaten Sumedang. Bertajuk Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu, kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan digelar sebagai bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi air minum yang aman dan bebas kontaminasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dikdik Sadikin A.Ks, M.Si, serta Camat Cimalaka yang juga menjabat sebagai Plt. Camat Sumedang Utara, Ayuh Hidayat, S.IP.

Dalam sambutannya, Dikdik menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Yayasan Jiva yang secara konsisten mengadvokasi hak masyarakat atas air minum yang layak dan aman.

Menurutnya, inisiatif semacam ini merupakan bagian penting dari strategi pencegahan stunting yang harus dimulai sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun pertama anak.

Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Kabupaten Sumedang, Rahmat Hendra, S.KM, S.AP, menegaskan bahwa banyak penyakit menular yang bersumber

dari air tercemar, seperti diare, tifoid, kolera, giardiasis, hingga hepatitis A.

“Kita harus mulai dari hulunya. Air minum yang sehat dan bebas kontaminasi adalah fondasi utama tumbuh kembang anak yang optimal. Sebagai contoh, diare yang disebabkan air terkontaminasi dapat merusak usus halus anak, menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi, dan berujung pada malnutrisi serta stunting, ” jelasnya.

Yayasan Jiva Svastha Nusantara mencatat bahwa banyak masyarakat di wilayah Jawa Barat, termasuk Sumedang, mengandalkan air minum dari depot isi ulang. Hal ini menjadi perhatian serius karena berdasarkan pengujian yang dilakukan di wilayah Bandung, sebanyak 74 persen depot air minum isi ulang diketahui terkontaminasi bakteri E.coli dan coliform.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Surya Putra,

menyampaikan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pengujian kualitas air dari sumber-sumber yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Ia menegaskan bahwa air minum isi ulang adalah bisnis yang harus bertanggung jawab atas kualitas produk yang dijual kepada publik.

Rahmat Hendra menambahkan bahwa depot air minum isi ulang seharusnya hanya menggunakan air baku dari mata air pegunungan, bukan air sumur atau PDAM. Ia juga menekankan bahwa air yang telah diolah harus dijual langsung dalam waktu maksimal 24 jam untuk menjaga kualitasnya. Namun berdasarkan temuan Yayasan Jiva Svastha Nusantara, masih banyak pelaku usaha depot yang tidak mematuhi ketentuan tersebut.

“Masyarakat harus aktif. Konsumen berhak menanyakan hasil uji laboratorium, memeriksa kebersihan depot, dan memastikan karyawan menjalankan SOP sesuai regulasi,” tegas Hendra.

Ketua Yayasan Jiva Svastha Nusantara, Felicia Annelide, menutup kegiatan dengan menyampaikan komitmen yayasan untuk terus memperluas penyuluhan dan edukasi di berbagai daerah.

“Kami percaya bahwa air berkualitas adalah hak setiap warga. Kami akan terus mendorong Ladanya regulasi yang benar-benar melindungi masyarakat dan menjamin kualitas air minum yang mereka konsumsi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Jiva berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga kualitas air konsumsi masyarakat, sehingga upaya pencegahan stunting bisa berjalan lebih efektif dan berkelanjutan di tingkat akar rumput.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download huawei firmware
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Cegah stuntingcobisnis.comJiva svastha

Related Posts

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

by Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berperan dalam penyerahan 600 unit Hunian Danantara (huntara)...

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

by Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketimpangan akses terhadap pangan bergizi masih menjadi persoalan besar di Indonesia. Laporan The State of Food Security...

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertandingan penuh gengsi bertajuk El Clasico Indonesia kembali mewarnai akhir pekan ini. Persib Bandung dijadwalkan menjamu Persija...

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

by Hidayat Taufik
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bencana longsor terjadi di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menyebabkan jalur pendakian menuju sejumlah...

Korea Utara Gelar Uji Rudal Hipersonik, Kim Jong-un Tegaskan Kesiapan Nuklir

Super Flu Vs Covid-19, Mana Yang Sebenarnya Lebih Berbahaya?

by Desti Dwi Natasya
January 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Belakangan ini, isu soal penyakit pernapasan kembali ramai dibicarakan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah influenza A...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

Saham DADA Naik 35% di Awal Tahun, Pasar Nilai Ada Fase Kebangkitan Baru

January 9, 2026
Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

Wilmar Dorong Akses Pendidikan Anak di Kawasan Perkebunan Sawit

January 9, 2026
Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

Dorong UMKM dan Ekonomi Rakyat, Bank Mandiri Salurkan KUR Hampir Rp41 Triliun hingga Akhir 2025

January 9, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku di Tiga Provinsi Awal 2026

January 9, 2026
BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

BNI Ambil Bagian dalam Penyerahan 600 Hunian Danantara untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

January 10, 2026
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

Longsor Terjang Gunung Papandayan, Pendaki Diminta Jauhi Jalur Pondok Saladah

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved