• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Yaman Jadi Negara dengan Jam Kerja Terpendek, Bagaimana di Indonesia?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 2, 2025
in News
0
Yaman Jadi Negara dengan Jam Kerja Terpendek, Bagaimana di Indonesia?

JAKARTA, Cobisnis.com – Yaman tercatat sebagai negara dengan jam kerja paling singkat di dunia pada 2025, hanya sekitar 25,9 jam per minggu. Angka ini setara dengan kurang lebih 4 jam kerja per hari, jauh lebih rendah dibanding banyak negara lainnya.

Durasi tersebut menunjukkan pola kerja yang lebih ringan dan fleksibel, dipengaruhi situasi ekonomi serta struktur tenaga kerja yang didominasi sektor informal. Kondisi ini otomatis membuat rata-rata jam kerja nasional menurun signifikan.

Di bawah Yaman, negara Eropa seperti Belanda dan Norwegia juga mencatat jam kerja rendah, berada di rentang 27–29 jam per minggu. Negara-negara ini dikenal punya kebijakan kerja yang menekankan keseimbangan hidup dan produktivitas.

Sementara itu, Indonesia berada jauh di atas kelompok jam kerja terpendek. Rata-rata jam kerja nasional tercatat sekitar 37,7 jam per minggu, menempatkan Indonesia di peringkat 74 dunia.

Angka tersebut masih tergolong moderat secara global. Namun dibanding negara dengan work-life balance tinggi, beban kerja Indonesia relatif lebih padat meskipun masih sesuai regulasi nasional.

Dengan durasi 37,7 jam per minggu, mayoritas pekerja Indonesia bekerja sekitar 7–8 jam per hari dalam sistem lima hari kerja. Ini konsisten dengan aturan ketenagakerjaan di berbagai sektor formal.

Perbedaan besar antara Yaman dan Indonesia memperlihatkan bagaimana struktur ekonomi dan regulasi berdampak langsung terhadap pola kerja masyarakat. Yaman cenderung fleksibel, sementara Indonesia lebih terstruktur.

Bagi banyak pekerja Indonesia, durasi kerja saat ini masih dianggap “wajar”. Namun dibanding negara-negara dengan durasi rendah, jam kerja cenderung lebih menekan sisi waktu istirahat dan keseimbangan hidup.

Situasi global ini membuka ruang evaluasi bagi kebijakan ketenagakerjaan dan kualitas produktivitas. Jam kerja panjang tidak selalu sebanding dengan output yang tinggi apabila tidak dibarengi efisiensi.

Data perbandingan ini diharapkan menjadi bahan refleksi bagi pemerintah dan pelaku industri untuk menata kembali strategi kesejahteraan tenaga kerja, terutama dalam meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kesehatan dan kualitas hidup.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: CobisnisduniaIndonesiaJam KerjaPebisnismudaWorkLifeBalanceYaman

Related Posts

Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Puasa Ramadan tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga memberi manfaat kesehatan bagi tubuh. Praktik menahan makan...

Komisi Pemberantasan Korupsi Perpanjang Larangan Luar Negeri Yaqut Cholil Qoumas

Komisi Pemberantasan Korupsi Perpanjang Larangan Luar Negeri Yaqut Cholil Qoumas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa larangan bepergian ke luar negeri bagi Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf...

Efek Messi: Pendapatan Inter Miami Meledak ke Rp 3,3 Triliun

Efek Messi: Pendapatan Inter Miami Meledak ke Rp 3,3 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kedatangan Lionel Messi ke Inter Miami CF bukan sekadar soal prestasi di lapangan. Klub milik David Beckham...

Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Perbatasan RI–Malaysia, Warga Lihat Asap Tebal

Pesawat Kargo Pelita Air Jatuh di Perbatasan RI–Malaysia, Warga Lihat Asap Tebal

by Hidayat Taufik
February 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat charter milik Pelita Air mengalami kecelakaan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, tepatnya di kawasan dataran tinggi...

AS Kirim Puluhan Jet Tempur Dekat Wilayah Iran di Tengah Negosiasi Nuklir

AS Kirim Puluhan Jet Tempur Dekat Wilayah Iran di Tengah Negosiasi Nuklir

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mengerahkan lebih dari 50 jet tempur ke kawasan Timur Tengah dalam 24 jam terakhir. Langkah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Ari Askhara

Mantan Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara Mundur dari GTSI, Kenapa?

February 19, 2026
Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

Kesaksian Perdana Mark Zuckerberg Soal Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak

February 20, 2026
Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia, Jumat 20 Februari 2026

Prakiraan Cuaca Ibu Kota Provinsi se-Indonesia, Jumat 20 Februari 2026

February 20, 2026
Puasa Perdana Usai Mualaf Ruben Onsu Targetkan Tahun Depan Lancar Mengaji

Puasa Perdana Usai Mualaf Ruben Onsu Targetkan Tahun Depan Lancar Mengaji

February 20, 2026
Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

Puasa Menyehatkan Tubuh, Tapi Menu Buka yang Kalap Bisa Membalikkan Dampaknya

February 20, 2026
Komisi Pemberantasan Korupsi Perpanjang Larangan Luar Negeri Yaqut Cholil Qoumas

Komisi Pemberantasan Korupsi Perpanjang Larangan Luar Negeri Yaqut Cholil Qoumas

February 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved