• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

WHO: India Masih Punya Pekerjaan Besar dalam Mengatasi Sirup Batuk Beracun Meski Ada Kemajuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 21, 2025
in Nasional
0
WHO: India Masih Punya Pekerjaan Besar dalam Mengatasi Sirup Batuk Beracun Meski Ada Kemajuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa India masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menghentikan penjualan sirup batuk beracun, meski telah menunjukkan beberapa kemajuan. Pernyataan ini disampaikan setelah sedikitnya 24 anak meninggal dunia akibat mengonsumsi obat batuk produksi dalam negeri.

Anak-anak tersebut meninggal setelah mengonsumsi sirup batuk Coldrif buatan Sresan Pharma. Hasil pengujian menunjukkan obat itu mengandung racun diethylene glycol hampir 500 kali lipat di atas batas aman. Tragedi ini terjadi hanya dua tahun setelah adanya komitmen global untuk memperketat pengawasan pasca kematian lebih dari 300 anak di seluruh dunia yang terhubung dengan racun serupa dalam obat sirup buatan India dan Indonesia.

Namun, WHO menegaskan bahwa masalah penegakan regulasi masih menjadi kendala.

“Mereka telah membuat beberapa kemajuan,” kata pejabat WHO Rutendo Kuwana, merujuk pada aturan baru di India yang mewajibkan pengujian kontaminan seperti diethylene dan ethylene glycol sebelum produk diekspor.

Meski begitu, aturan tersebut tidak berlaku untuk obat sirup yang dijual di dalam negeri celah pengawasan yang disebut WHO sebagai “kesenjangan regulasi.”

“Ini masih dalam proses,” tambah Kuwana, yang memimpin tim WHO untuk insiden obat palsu dan di bawah standar. “Masih banyak yang harus dilakukan. Pasarnya sangat besar, dengan puluhan ribu produsen dan banyak negara bagian yang harus diawasi.”

Pekan lalu Reuters melaporkan bahwa India berencana mencabut aturan ekspor tersebut setelah perusahaan farmasi meningkatkan fasilitas produksinya sesuai standar internasional sebelum akhir tahun ini.
Kementerian Kesehatan India dan badan pengawas farmasi federal, Central Drugs Standard Control Organisation (CDSCO), belum memberikan tanggapan. Pihak Sresan Pharma juga tidak menjawab panggilan telepon berulang kali.

Juru bicara WHO menyatakan bahwa lembaga tersebut menyambut baik setiap langkah untuk meningkatkan kualitas obat. Namun, menanggapi rencana pencabutan aturan uji ekspor, WHO menegaskan bahwa pengujian harus dilakukan sepanjang proses produksi, bukan hanya pada tahap akhir.

Kuwana menambahkan bahwa beberapa negara, termasuk Pakistan, telah mengikuti pelatihan WHO mengenai metode pengujian racun tersebut, dan kini telah tersedia versi uji yang lebih murah. Meski India tidak menghadiri pelatihan itu, negara tersebut telah mengonfirmasi kepada WHO bahwa mereka menggunakan metode pengujian yang sama.

Kuwana juga menyoroti kurangnya akuntabilitas dalam kasus sebelumnya, yang ia sebut sebagai “kekecewaan besar.” Hingga kini, belum ada catatan bahwa siapa pun di India telah dijatuhi hukuman penjara atas kasus kematian anak-anak tersebut.

“Ini bukan sekadar menjual sepatu palsu,” tegas Kuwana. “Ini adalah masalah moral dan jika aturan tidak dipatuhi, itu adalah tindak kriminal karena dampaknya sangat menghancurkan.”

Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
Tags: cobisnis.comindiasirup beracunWHO

Related Posts

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mulai menguji metode penyajian prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Gaji PNS Tetap Lewat Jalur Biasa, MenPAN-RB Beri Penjelasan

Gaji PNS Tetap Lewat Jalur Biasa, MenPAN-RB Beri Penjelasan

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini memastikan pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS)...

Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa usulan pembaruan aturan pemberantasan korupsi tidak mencakup...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

Terungkap! Penerima MBG Justru Didominasi Siswa dari Keluarga Kaya

October 21, 2026
Ilustrasi Makan Malam - pexels/Galina Yarovaya.

Girls, Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Kalau Sering Makan Tengah Malam

October 21, 2026
Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Direktur Keuangan Bank Jakarta Raih Innovative CFO Award 2026

Direktur Keuangan Bank Jakarta Raih Innovative CFO Award 2026

October 22, 2026
Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved