• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

WHO: India Masih Punya Pekerjaan Besar dalam Mengatasi Sirup Batuk Beracun Meski Ada Kemajuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
October 21, 2025
in Nasional
0
WHO: India Masih Punya Pekerjaan Besar dalam Mengatasi Sirup Batuk Beracun Meski Ada Kemajuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa India masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menghentikan penjualan sirup batuk beracun, meski telah menunjukkan beberapa kemajuan. Pernyataan ini disampaikan setelah sedikitnya 24 anak meninggal dunia akibat mengonsumsi obat batuk produksi dalam negeri.

Anak-anak tersebut meninggal setelah mengonsumsi sirup batuk Coldrif buatan Sresan Pharma. Hasil pengujian menunjukkan obat itu mengandung racun diethylene glycol hampir 500 kali lipat di atas batas aman. Tragedi ini terjadi hanya dua tahun setelah adanya komitmen global untuk memperketat pengawasan pasca kematian lebih dari 300 anak di seluruh dunia yang terhubung dengan racun serupa dalam obat sirup buatan India dan Indonesia.

Namun, WHO menegaskan bahwa masalah penegakan regulasi masih menjadi kendala.

“Mereka telah membuat beberapa kemajuan,” kata pejabat WHO Rutendo Kuwana, merujuk pada aturan baru di India yang mewajibkan pengujian kontaminan seperti diethylene dan ethylene glycol sebelum produk diekspor.

Meski begitu, aturan tersebut tidak berlaku untuk obat sirup yang dijual di dalam negeri celah pengawasan yang disebut WHO sebagai “kesenjangan regulasi.”

“Ini masih dalam proses,” tambah Kuwana, yang memimpin tim WHO untuk insiden obat palsu dan di bawah standar. “Masih banyak yang harus dilakukan. Pasarnya sangat besar, dengan puluhan ribu produsen dan banyak negara bagian yang harus diawasi.”

Pekan lalu Reuters melaporkan bahwa India berencana mencabut aturan ekspor tersebut setelah perusahaan farmasi meningkatkan fasilitas produksinya sesuai standar internasional sebelum akhir tahun ini.
Kementerian Kesehatan India dan badan pengawas farmasi federal, Central Drugs Standard Control Organisation (CDSCO), belum memberikan tanggapan. Pihak Sresan Pharma juga tidak menjawab panggilan telepon berulang kali.

Juru bicara WHO menyatakan bahwa lembaga tersebut menyambut baik setiap langkah untuk meningkatkan kualitas obat. Namun, menanggapi rencana pencabutan aturan uji ekspor, WHO menegaskan bahwa pengujian harus dilakukan sepanjang proses produksi, bukan hanya pada tahap akhir.

Kuwana menambahkan bahwa beberapa negara, termasuk Pakistan, telah mengikuti pelatihan WHO mengenai metode pengujian racun tersebut, dan kini telah tersedia versi uji yang lebih murah. Meski India tidak menghadiri pelatihan itu, negara tersebut telah mengonfirmasi kepada WHO bahwa mereka menggunakan metode pengujian yang sama.

Kuwana juga menyoroti kurangnya akuntabilitas dalam kasus sebelumnya, yang ia sebut sebagai “kekecewaan besar.” Hingga kini, belum ada catatan bahwa siapa pun di India telah dijatuhi hukuman penjara atas kasus kematian anak-anak tersebut.

“Ini bukan sekadar menjual sepatu palsu,” tegas Kuwana. “Ini adalah masalah moral dan jika aturan tidak dipatuhi, itu adalah tindak kriminal karena dampaknya sangat menghancurkan.”

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comindiasirup beracunWHO

Related Posts

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

by Hidayat Taufik
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Masa jabatan kepala desa kembali menjadi sorotan setelah kelompok Kepala Desa Akhir Masa Jabatan (Kades AMJ) menyampaikan...

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

by Rizki Meirino
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat pertumbuhan positif pada semester pertama 2026 dengan total pendapatan premi...

Brantas Abipraya Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat GRC sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

Brantas Abipraya Raih Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat GRC sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan

by Iwan Supriyatna
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Brantas Abipraya (Persero) kembali memperoleh pengakuan atas penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) melalui ajang...

no na bersiap merilis album debut island girl pada 18 September 2026 dengan film pendek speaker freaker the long song.

no na Rilis Film Jelang Debut Album

by Desti Dwi Natasya
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Girl grup pop global asal Indonesia, no na, bersiap merilis album debut bertajuk island girl pada 18...

Mahfud Nilai Judol Layak Masuk RUU Perampasan Aset

Mahfud Nilai Judol Layak Masuk RUU Perampasan Aset

by Hidayat Taufik
September 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Mahfud MD mendorong agar tindak pidana judi online (judol) turut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

September 10, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

September 10, 2026
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

September 10, 2026
Berishkan Isi Kulkas - pexels/Lucie Liz

Cara Bersihkan Freezer dengan Mudah, Mulai dari Rak hingga Tumpahan yang Lengket

September 10, 2026
BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

September 11, 2026
Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

Masa Jabatan Kades Diusulkan Tanpa Batas, Ini 12 Syaratnya

September 11, 2026
Teh Chamomile - pexels/Melike B

4 Jenis Teh yang Membantu Tidur Malam Menjadi Lebih Nyenyak

September 11, 2026
Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

Prudential Indonesia Raih Premi Rp12,2 Triliun

September 11, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved