• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Warga Moldova Mulai Pemilu Parlemen Krusial, Pro-Rusia Tantang Arah Integrasi Eropa

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 29, 2025
in Nasional
0
Rusia Luncurkan Drone dan Rudal ke Ukraina, Hantam Kyiv Habis-habisan

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Moldova mulai memberikan suara dalam pemilu parlemen pada Minggu (28/9), dalam sebuah pemilihan penting yang dapat menentukan arah masa depan negara kecil ini: tetap melanjutkan jalan menuju keanggotaan Uni Eropa atau kembali ke pengaruh Rusia, yang masih kuat di wilayah tersebut.

Pemilu ini menjadi pertarungan utama antara pemerintah pro-Uni Eropa yang dipimpin Presiden Maia Sandu dan kelompok oposisi yang condong ke Rusia, termasuk Blok Patriotik yang semakin populer. Jika tidak ada pihak yang meraih mayoritas di parlemen beranggotakan 101 kursi, maka negosiasi koalisi politik diprediksi akan berlangsung sengit memperparah ketidakpastian politik di salah satu negara termiskin di Eropa.

Kontrol atas parlemen sangat krusial bagi pemerintah saat ini, karena diperlukan untuk meloloskan undang-undang jangka panjang terkait integrasi Eropa. Namun, kekuasaan di Moldova telah lama berayun antara kelompok pro-Eropa dan pro-Rusia.

Sekitar sepertiga wilayah Moldova Transnistria, yang terletak di timur Sungai Dniester masih dikuasai oleh pemerintahan separatis pro-Rusia dan menjadi basis bagi garnisun militer kecil Rusia.

Pemerintah Moldova Peringatkan Campur Tangan Rusia

Presiden Maia Sandu menyebut pemilu ini sebagai “ujian eksistensial” bagi Moldova, yang memiliki ikatan budaya dan bahasa yang erat dengan Rumania, negara tetangganya di barat. Ia menegaskan bahwa kampanye pengaruh Rusia yang luas menjelang pemilu adalah ancaman langsung terhadap kedaulatan nasional.

“Jika Rusia menguasai Moldova, konsekuensinya akan langsung terasa dan sangat berbahaya bagi negara kami dan seluruh kawasan,” tegas Sandu dalam pidatonya, Senin lalu.

Survei menunjukkan partai yang dipimpinnya, Party of Action and Solidarity (PAS), kemungkinan kesulitan mempertahankan mayoritas. Oposisi seperti Blok Patriotik memanfaatkan keresahan rakyat atas kesulitan ekonomi dan lambatnya reformasi. Pemerintah menuduh kampanye disinformasi pro-Rusia turut memperburuk situasi.

Dalam beberapa pekan terakhir, otoritas Moldova melakukan ratusan penggerebekan terhadap dugaan pendanaan ilegal partai dan jaringan yang didukung Rusia untuk memicu kekacauan menjelang pemilu.

Pada Jumat lalu, Komisi Pemilu Moldova melarang partai Heart of Moldova, bagian dari Blok Patriotik, untuk ikut serta dalam pemilu karena sedang diselidiki atas dugaan pendanaan gelap.

Moskow membantah ikut campur dan menuduh pemerintah Moldova menyebarkan histeria anti-Rusia demi menarik simpati pemilih.

Rakyat Terbelah Soal Masa Depan Moldova

Sandu dan PAS menegaskan bahwa integrasi dengan Uni Eropa adalah kunci bagi masa depan Moldova, termasuk untuk melepaskan diri dari bayang-bayang pengaruh Moskow. Namun, banyak pemilih lebih fokus pada persoalan dalam negeri, seperti ekonomi agraris Moldova yang rentan dan kesenjangan pendapatan antarwilayah.

Di ibu kota Chisinau, seorang pedagang buah bernama Viorica Burlacu (46) mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina membuat Moldova harus mencari perlindungan ke Eropa.

“Kami takut perang; tak ada yang menginginkannya. Jadi kami mendekat ke Eropa demi perlindungan,” ujarnya.

Namun di kota Balti, bagian utara Moldova, seorang pensiunan berusia 82 tahun, Maria Scotari, mengungkapkan nostalgia terhadap masa Uni Soviet.
“Apa yang salah dengan masa itu? Hidup begitu saja. Saya masih mahasiswa, semuanya baik-baik saja,” katanya.

Jika PAS kehilangan mayoritas, partai itu harus mencari mitra koalisi dari lawan politik seperti Blok Alternatif (berhaluan kiri tengah) atau partai populis Our Party, asalkan mereka melampaui ambang batas parlemen.

Survei terbaru menunjukkan persaingan ketat. Awal September lalu, satu jajak pendapat menunjukkan PAS turun ke posisi kedua dengan dukungan 34,7%, di bawah Blok Patriotik yang meraih 36%. Namun, diaspora Moldova yang tinggal di luar negeri yang biasanya mendukung kelompok pro-Eropa bisa menjadi penentu akhir, meski suara mereka tidak tercermin dalam survei.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Nulled WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: cobisnis.commeldovaPemiluRusia

Related Posts

Nusron Wahid Sudah Lama Mundur dari Kepengurusan Golkar

Nusron Wahid Sudah Lama Mundur dari Kepengurusan Golkar

by Hidayat Taufik
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dipastikan tidak lagi menjabat dalam struktur...

Bos MU Kritik Kondisi Ekonomi Inggris

Konflik Timur Tengah Tekan Ekonomi Australia

by Desti Dwi Natasya
September 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konflik yang berlangsung di Timur Tengah disebut mulai memberikan tekanan terhadap kondisi ekonomi Australia dan meningkatkan risiko...

Bos MU Kritik Kondisi Ekonomi Inggris

Raphinha Bela Julian Alvarez, Dukung Lamine Yamal

by Desti Dwi Natasya
September 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kapten Barcelona Raphinha angkat bicara mengenai situasi Julian Alvarez di Atletico Madrid sekaligus memberikan dukungan kepada Lamine...

Menang Tipis 1-0, Persija Tempel Madura United di Puncak

Menang Tipis 1-0, Persija Tempel Madura United di Puncak

by Hidayat Taufik
September 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Java United belum mampu memetik kemenangan pada awal kompetisi Super League 2026/2027. Bertemu Persija pada pekan ketiga,...

Bos MU Kritik Kondisi Ekonomi Inggris

Persib Siap Tempur Hadapi Persijap

by Desti Dwi Natasya
September 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung membawa modal kemenangan bersejarah atas FC Seoul saat bersiap menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Lintas Sektor, Kemenpar Optimalkan Pemanfaatan 4 Candi sebagai Pusat Wisata Religi

Sinergi Lintas Sektor, Kemenpar Optimalkan Pemanfaatan 4 Candi sebagai Pusat Wisata Religi

September 19, 2026
Ilustrasi Asam Urat - pexels/Michael Burrows

Kenali 5 Tanda Gejala Asam Urat yang Harus diwaspadai

September 19, 2026
Bio Farma Perluas Akses Vaksinasi HPV

Bio Farma Perluas Akses Vaksinasi HPV

September 19, 2026
Brentford Hantam Chelsea 3-0 di Premier League

PBB Desak Israel Buka Akses Alat Berat

September 19, 2026
Nusron Wahid Sudah Lama Mundur dari Kepengurusan Golkar

Nusron Wahid Sudah Lama Mundur dari Kepengurusan Golkar

September 20, 2026
Bos MU Kritik Kondisi Ekonomi Inggris

Konflik Timur Tengah Tekan Ekonomi Australia

September 19, 2026
Bos MU Kritik Kondisi Ekonomi Inggris

Raphinha Bela Julian Alvarez, Dukung Lamine Yamal

September 19, 2026
Menang Tipis 1-0, Persija Tempel Madura United di Puncak

Menang Tipis 1-0, Persija Tempel Madura United di Puncak

September 19, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved