JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah video latihan militer Rusia menjadi perhatian publik setelah memperlihatkan seorang tentara yang baru direkrut terlempar saat mengoperasikan senapan mesin berat. Insiden itu nyaris membahayakan instruktur dan personel lain yang berada di lokasi.
Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan prajurit pemula tersebut bersiap melakukan latihan menembak. Ia tampak gugup sebelum mulai menarik pelatuk senjata.
Menurut laporan media Australia, senjata yang digunakan merupakan senapan mesin helikopter YakB 12,7 yang dipasang di atas dudukan khusus untuk latihan. Senjata itu memiliki hentakan yang sangat kuat ketika ditembakkan.
Saat tembakan pertama dilepaskan, tentara tersebut tidak mampu menahan recoil dari senapan mesin. Tubuhnya langsung ikut berputar mengikuti arah senjata yang terus menembak.
Beberapa detik kemudian, prajurit itu terlempar hingga keluar dari jangkauan kamera. Senapan mesin tetap berputar sambil memuntahkan peluru ke berbagai arah tanpa kendali.
Tentara lain yang berada di sekitar lokasi langsung berlindung untuk menghindari arah tembakan. Situasi sempat menegangkan karena senjata belum berhasil dihentikan.
Seorang tentara yang diduga menjadi instruktur akhirnya mendekati senjata tersebut. Ia berhasil menghentikan putaran dudukan senapan sehingga situasi kembali aman.
Setelah kondisi terkendali, beberapa personel segera menghampiri tentara yang terlempar. Dalam video juga terdengar suara tawa dari sejumlah orang yang berada di lokasi latihan.
Insiden tersebut kembali menjadi sorotan karena muncul di tengah konflik Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung. Rusia terus berupaya memperkuat jumlah personel militernya di tengah tingginya kebutuhan pasukan.
Media independen Rusia, Mediazona, sebelumnya memperkirakan lebih dari 350.000 tentara Rusia tewas sejak perang dimulai pada 2022. Pemerintah Rusia sendiri tidak mempublikasikan angka resmi korban di pihak militernya.













