• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 20, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Via Program DAPATI, Kemenperin Optimalkan Serat Alam Jadi Bahan Baku Tesktil

Fathi by Fathi
November 6, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Via Program DAPATI, Kemenperin Optimalkan Serat Alam Jadi Bahan Baku Tesktil

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan kemampuan industri dalam negeri agar bisa berdaya saing global. Sektor yang turut dipacu adalah industri kecil dan menengah (IKM) karena dari jumlah unit usahanya yang mendominasi di tanah air, akan berperan besar dalam mendongrak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jumlah pelaku IKM mencapai 4,4 juta unit usaha atau berkontribusi sebesar 99,77% dari total sektor industri secara keseluruhan. Selama ini IKM menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (4/11).

Salah satu langkah strategis yang telah dijalankan Kemenperin dalam meningkatkan kapabilitas sektor IKM adalah melalui kegiatan konsultansi dan bimbingan teknis. Kegiatan ini dilaksanakan lewat program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI).

“Selama ini, program konsultansi teknologi DAPATI mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk industri dalam negeri, termasuk dari sektor IKM,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi.

Kepala BSKJI menjelaskan, optimalisasi teknologi serta rekayasa proses dan produk dinilai dapat meningkatkan penggunaan bahan baku sumber daya alam atau hasil industri hulu menjadi pendukung utama produk industri manufaktur dalam negeri. “Hal ini sejalan dengan kebijakan pengoptimalan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dan substitusi impor,” ujarnya.

Salah satu unit kerja di bawah BSKJI Kemenperin, Balai Besar Tekstil (BBT), pada tahun 2021 ini telah melaksanakan konsultansi DAPATI sebanyak dua kali untuk meningkatkan produktivitas dan perbaikan kualitas produk.

Konsultansi tersebut diberikan kepada Kelompok Tunas Mekar Batu Bura, Kampung Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur dan PT. Cofo Kreatif Indonesia, Kecamatan Beo Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

“Kedua produk kain tenun Ulap Doyo Kalimantan Timur dan kain tenun Koffo khas Sangihe-Talaud merupakan warisan budaya asli yang masih dipertahankan masyarakat setempat,” ungkap Doddy. Menurutnya, serat alam memiliki potensi untuk dijadikan bahan baku tekstil alternatif.

“Dalam kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan target substitusi impor 35% pada tahun 2022, membutuhkan percepatan dalam upaya pengembangan industri serat alam yang mengedepankan kemampuan pemenuhan kebutuhan bahan baku (kapasitas produksi) serta kualitas mutu yang memadai,” paparnya.

Pengembangan tersebut memerlukan kolaborasi pentahelix, yaitu kolaborasi lima unsur pemangku kepentingan (stakeholder), yang meliputi pemerintah, akademisi, pebisnis, komunitas dan media.

Namun demikian, permasalahan yang dialami industri kriya tekstil berbasis serat alam adalah rendahnya kualitas warna dan kain yang tidak nyaman digunakan untuk sandang karena cenderung kaku dan teknik pemintalan yang dilakukan secara manual sehingga kapasitas produksi terhitung rendah.

Oleh karena itu, melalui kegiatan DAPATI, dilakukan pendampingan untuk peningkatan kualitas serat tekstil dengan jalan memperbaiki kehalusan serat sehingga proses pemintalan dan pertenunan menjadi lebih mudah, dan produk akhir kain akan lebih baik dari sisi kehalusan dan kenyamanannya.

“Dengan kualitas serat yang lebih baik, akan meningkatkan nilai tambah produk dan dapat diaplikasikan pada produk akhir yang lebih banyak,” imbuhnya.

Guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi, tim DAPATI BBT menggunakan kombinasi mekanik, kimiawi serta pengenalan metode biologi terbaru yang lebih ramah lingkungan dan menggunakan bahan baku lokal seperti singkong dan kentang.

Selain itu, tim DAPATI memberikan konsultansi proses optimalisasi teknologi melalui peningkatan performa mesin pengolah serat alam yang dimiliki IKM serta memberikan bimbingan teknis cara perawatan dan pemeliharaan mesin yang mudah dilakukan secara mandiri sehingga mengurangi ketergantungan pada teknisi mesin dari kota besar.

BSKJI akan terus memberikan kontribusi dalam percepatan pengembangan industri serat alam nasional, melalui pendampingan konsultansi, rekayasa peralatan serta transfer teknologi dalam lingkup pengolahan serat hingga ke daerah pelosok Indonesia.

“Kajian standar mutu kain tenun tradisional pun sedang dipersiapkan tim konseptor bekerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional, hal ini tentu mendukung Pengembangan Industri Serat Indonesia,” jelas Doddy.

Menurut Pembina Kelompok Tunas Mekar Batu Bura yang diwakili oleh Myra Widiono, permasalahan untuk industri kriya tekstil adalah lamanya proses di setiap tahapan pengolahan serat dari proses pelunakan serat hingga pencelupan warna yang harus diulang hingga beberapa kali.

“Dengan metode biodegumming ini, kami cukup melakukan satu kali proses saja dan sudah dapat memperoleh hasil serat yang halus sekaligus penyerapan warnanya lebih sempurna,” jelasnya.

Di lokasi lain, perwakilan PT. Cofo Kreatif Indonesia, Sam Pantouw menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi adalah hasil tenunan kain yang masih kasar dan kurang nyaman digunakan.

“Dengan adanya bimbingan teknis dari BBT diharapkan produk akhir kain dapat lebih halus dan nyaman digunakan, serta mampu menaikkan kapasitas produksi. Hal ini akan membuka potensi ekspor bagi kain tenun Koffo,” jelasnya.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: CobisnisKemenperinkementerian perindustrian

Related Posts

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menuai kritik dari DPR RI karena dinilai dilakukan tanpa...

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

Bangladesh Naikkan Harga BBM 15 Persen di Tengah Tekanan Biaya Energi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bangladesh resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar 10% hingga 15% akibat lonjakan harga minyak global...

Terungkap! Dampak Perang AS-Iran, 500 Juta Barel Minyak Hilang dari Dunia

Terungkap! Dampak Perang AS-Iran, 500 Juta Barel Minyak Hilang dari Dunia

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Lebih dari 500 juta barel minyak mentah dilaporkan hilang dari pasar global sejak konflik antara Amerika Serikat,...

Tawaran Minyak Rusia ke Indonesia Muncul di Tengah Dinamika Global

Jalur Minyak Dunia Tersendat, Kapal Pertamina Masih Menunggu di Teluk Arab

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran kembali menahan pergerakan kapal tanker, termasuk dua armada milik Pertamina yang...

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca 18-19 April 2026: Wilayah Sumatera, Jawa, dan Sulawesi Berpotensi Dilanda Hujan Lebat

by Hidayat Taufik
April 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga di sejumlah daerah Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

April 19, 2026
FIFA Siapkan Coldplay untuk Tampil di Final Piala Dunia 2026

FIFA Siapkan Coldplay untuk Tampil di Final Piala Dunia 2026

April 19, 2026
Super Indo Berbagi Kebahagiaan Lebaran untuk 3.000 Warga di 6 Kota

Super Indo Berbagi Kebahagiaan Lebaran untuk 3.000 Warga di 6 Kota

April 19, 2026
Polisi Beberkan Perkembangan Baru Kasus Video Asusila Lisa Mariana, Singgung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Polisi Beberkan Perkembangan Baru Kasus Video Asusila Lisa Mariana, Singgung Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

April 20, 2026
BSI Ajak 2.750 Pelari Bandung Investasi Lewat “Langkah Emas”

BSI Ajak 2.750 Pelari Bandung Investasi Lewat “Langkah Emas”

April 20, 2026
Ratusan Santri Demak Diduga Keracunan Menu MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara

Ratusan Santri Demak Diduga Keracunan Menu MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara

April 20, 2026
BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

BytePlus Dorong Transformasi Digital Perusahaan lewat Solusi AI di Indonesia

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved