• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Via Program DAPATI, Kemenperin Optimalkan Serat Alam Jadi Bahan Baku Tesktil

Fathi by Fathi
November 6, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Via Program DAPATI, Kemenperin Optimalkan Serat Alam Jadi Bahan Baku Tesktil

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan kemampuan industri dalam negeri agar bisa berdaya saing global. Sektor yang turut dipacu adalah industri kecil dan menengah (IKM) karena dari jumlah unit usahanya yang mendominasi di tanah air, akan berperan besar dalam mendongrak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jumlah pelaku IKM mencapai 4,4 juta unit usaha atau berkontribusi sebesar 99,77% dari total sektor industri secara keseluruhan. Selama ini IKM menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melalui keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (4/11).

Salah satu langkah strategis yang telah dijalankan Kemenperin dalam meningkatkan kapabilitas sektor IKM adalah melalui kegiatan konsultansi dan bimbingan teknis. Kegiatan ini dilaksanakan lewat program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI).

“Selama ini, program konsultansi teknologi DAPATI mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk industri dalam negeri, termasuk dari sektor IKM,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi.

Kepala BSKJI menjelaskan, optimalisasi teknologi serta rekayasa proses dan produk dinilai dapat meningkatkan penggunaan bahan baku sumber daya alam atau hasil industri hulu menjadi pendukung utama produk industri manufaktur dalam negeri. “Hal ini sejalan dengan kebijakan pengoptimalan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dan substitusi impor,” ujarnya.

Salah satu unit kerja di bawah BSKJI Kemenperin, Balai Besar Tekstil (BBT), pada tahun 2021 ini telah melaksanakan konsultansi DAPATI sebanyak dua kali untuk meningkatkan produktivitas dan perbaikan kualitas produk.

Konsultansi tersebut diberikan kepada Kelompok Tunas Mekar Batu Bura, Kampung Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur dan PT. Cofo Kreatif Indonesia, Kecamatan Beo Utara, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

“Kedua produk kain tenun Ulap Doyo Kalimantan Timur dan kain tenun Koffo khas Sangihe-Talaud merupakan warisan budaya asli yang masih dipertahankan masyarakat setempat,” ungkap Doddy. Menurutnya, serat alam memiliki potensi untuk dijadikan bahan baku tekstil alternatif.

“Dalam kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan target substitusi impor 35% pada tahun 2022, membutuhkan percepatan dalam upaya pengembangan industri serat alam yang mengedepankan kemampuan pemenuhan kebutuhan bahan baku (kapasitas produksi) serta kualitas mutu yang memadai,” paparnya.

Pengembangan tersebut memerlukan kolaborasi pentahelix, yaitu kolaborasi lima unsur pemangku kepentingan (stakeholder), yang meliputi pemerintah, akademisi, pebisnis, komunitas dan media.

Namun demikian, permasalahan yang dialami industri kriya tekstil berbasis serat alam adalah rendahnya kualitas warna dan kain yang tidak nyaman digunakan untuk sandang karena cenderung kaku dan teknik pemintalan yang dilakukan secara manual sehingga kapasitas produksi terhitung rendah.

Oleh karena itu, melalui kegiatan DAPATI, dilakukan pendampingan untuk peningkatan kualitas serat tekstil dengan jalan memperbaiki kehalusan serat sehingga proses pemintalan dan pertenunan menjadi lebih mudah, dan produk akhir kain akan lebih baik dari sisi kehalusan dan kenyamanannya.

“Dengan kualitas serat yang lebih baik, akan meningkatkan nilai tambah produk dan dapat diaplikasikan pada produk akhir yang lebih banyak,” imbuhnya.

Guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi, tim DAPATI BBT menggunakan kombinasi mekanik, kimiawi serta pengenalan metode biologi terbaru yang lebih ramah lingkungan dan menggunakan bahan baku lokal seperti singkong dan kentang.

Selain itu, tim DAPATI memberikan konsultansi proses optimalisasi teknologi melalui peningkatan performa mesin pengolah serat alam yang dimiliki IKM serta memberikan bimbingan teknis cara perawatan dan pemeliharaan mesin yang mudah dilakukan secara mandiri sehingga mengurangi ketergantungan pada teknisi mesin dari kota besar.

BSKJI akan terus memberikan kontribusi dalam percepatan pengembangan industri serat alam nasional, melalui pendampingan konsultansi, rekayasa peralatan serta transfer teknologi dalam lingkup pengolahan serat hingga ke daerah pelosok Indonesia.

“Kajian standar mutu kain tenun tradisional pun sedang dipersiapkan tim konseptor bekerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional, hal ini tentu mendukung Pengembangan Industri Serat Indonesia,” jelas Doddy.

Menurut Pembina Kelompok Tunas Mekar Batu Bura yang diwakili oleh Myra Widiono, permasalahan untuk industri kriya tekstil adalah lamanya proses di setiap tahapan pengolahan serat dari proses pelunakan serat hingga pencelupan warna yang harus diulang hingga beberapa kali.

“Dengan metode biodegumming ini, kami cukup melakukan satu kali proses saja dan sudah dapat memperoleh hasil serat yang halus sekaligus penyerapan warnanya lebih sempurna,” jelasnya.

Di lokasi lain, perwakilan PT. Cofo Kreatif Indonesia, Sam Pantouw menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi adalah hasil tenunan kain yang masih kasar dan kurang nyaman digunakan.

“Dengan adanya bimbingan teknis dari BBT diharapkan produk akhir kain dapat lebih halus dan nyaman digunakan, serta mampu menaikkan kapasitas produksi. Hal ini akan membuka potensi ekspor bagi kain tenun Koffo,” jelasnya.

Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download samsung firmware
Premium WordPress Themes Download
online free course
Tags: CobisnisKemenperinkementerian perindustrian

Related Posts

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Tertekan, Ditutup di Level Rp17.547 per Dolar AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.547 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 10 September 2026 sore....

2.000 Rumah Sewa di Shinjuku Terancam Dibatasi, Ini Penyebabnya

2.000 Rumah Sewa di Shinjuku Terancam Dibatasi, Ini Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Distrik Shinjuku di Tokyo, Jepang, bersiap memperketat operasional penginapan sewa jangka pendek setelah keluhan warga terkait perilaku...

Rekening 200 Juta Warga Masih Dikaji, Purbaya Ungkap Anggarannya

Rekening 200 Juta Warga Masih Dikaji, Purbaya Ungkap Anggarannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran program pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta warga belum final....

Harga Masker di E Commerce Mulai Normal, Ini Perkembangannya

Harga Masker di E Commerce Mulai Normal, Ini Perkembangannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga masker di sejumlah platform e commerce mulai menunjukkan penurunan setelah sebelumnya mengalami kenaikan. Kondisi tersebut terjadi...

Remaja Singapura Bobol Bitcoin Rp4,2 Triliun, 28 Mobil Mewah Ikut Disita

Remaja Singapura Bobol Bitcoin Rp4,2 Triliun, 28 Mobil Mewah Ikut Disita

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Remaja asal Singapura, Malone Lam, terlibat dalam pencurian Bitcoin senilai US$245 juta atau sekitar Rp4,2 triliun di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Honda Bawa Semangat “Culture. Evolved.” Ke GIIAS Bandung

Honda Bawa Semangat “Culture. Evolved.” Ke GIIAS Bandung

September 10, 2026
Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

Apple Resmi Rilis iPhone Duo, HP Lipat Pertama Dibanderol Rp35 Jutaan

September 10, 2026
500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

500 Profesional Sales Kumpul di KopDar Sales #3, Bahas Strategi Jualan di Era AI

September 10, 2026
Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk

September 10, 2026
Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang, TNI AL Temukan Pelampung

Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang, TNI AL Temukan Pelampung

September 11, 2026
Entitas Merdeka Gold (EMAS) dan BKSDA Sulut Perkuat Konservasi Cagar Alam Panua

Entitas Merdeka Gold (EMAS) dan BKSDA Sulut Perkuat Konservasi Cagar Alam Panua

September 11, 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.

Laba MSIG Life Tumbuh 69 Persen

September 10, 2026
Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

Misteri 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Drone Termal

September 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved