• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, August 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Vaksin Kanker Kolorektal Mulai Diuji untuk Lindungi Pasien Berisiko Tinggi

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
August 10, 2026
in News
0
Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

JAKARTA, Cobisnis.com – Para ilmuwan mulai menguji vaksin yang bertujuan mencegah kanker usus besar sebelum berkembang menjadi tumor.

Vaksin tersebut menargetkan orang dengan risiko tinggi terkena kanker kolorektal. Salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah pengidap Lynch syndrome.

Lynch syndrome merupakan kelainan genetik yang seseorang warisi dari orang tua. Kondisi ini meningkatkan risiko kanker kolorektal dan beberapa jenis kanker lainnya. Stacy Norton, seorang dokter asal Houston, menjadi salah satu peserta dalam pengujian vaksin tersebut.

Norton kehilangan ibunya akibat kanker usus besar saat berusia tujuh tahun. Beberapa anggota keluarganya juga mengalami tumor agresif pada usia relatif muda. Karena itu, Norton berharap vaksin tersebut dapat membantu melindungi dirinya dan anak-anaknya dari kanker.

Para ahli memperkirakan sekitar satu juta warga Amerika Serikat mengalami Lynch syndrome. Mereka biasanya menjalani kolonoskopi setiap tahun untuk memantau kondisi usus. Pemeriksaan tersebut dapat menemukan sekaligus mengangkat polip yang berpotensi berkembang menjadi kanker.

Namun, para ilmuwan kini mencoba pendekatan yang lebih awal. Mereka mengembangkan vaksin yang melatih sistem kekebalan untuk mengenali tanda awal kanker.

Dengan pendekatan itu, sistem imun diharapkan dapat menyerang sel abnormal sebelum berkembang menjadi tumor. Saat ini, setidaknya tiga kandidat vaksin Lynch syndrome sedang dalam tahap pengembangan.

Dua kandidat sudah memasuki uji klinis awal di Amerika Serikat. Sementara itu, kandidat ketiga mulai menjalani pengembangan klinis di Inggris. Jika penelitian berhasil, vaksin tersebut berpotensi menjadi pendekatan baru untuk mencegah kanker pada kelompok berisiko tinggi.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comkanker kolorektalkanker usus besarKesehatanLynch syndromeMedispenelitian kankervaksinvaksin kanker

Related Posts

Amankan HUT RI ke-81, Panglima TNI dan Kapolri Koordinasi di DPR

Amankan HUT RI ke-81, Panglima TNI dan Kapolri Koordinasi di DPR

by Hidayat Taufik
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat koordinasi di kompleks parlemen,...

Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

Kisah Miami Hurricanes 1980-an dan Gaya Kontroversial yang Mengubah College Football

by Zahra Zahwa
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Banyak tim dominan menghiasi sejarah lebih dari 150 tahun sepak bola perguruan tinggi Amerika Serikat. Namun, hanya...

Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

Jackpot Powerball Tembus US$905 Juta, Terbesar Sepanjang 2026

by Zahra Zahwa
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jackpot Powerball mencapai estimasi US$905 juta menjelang pengundian Senin malam waktu Amerika Serikat. Hadiah tersebut meningkat setelah...

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

Kemnaker Ubah Istilah Pemulung Jadi Pemilah Sampah, Ini Alasannya

by Desti Dwi Natasya
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker akan menyiapkan perubahan nomenklatur pekerjaan pemulung menjadi pemilah sampah. Perubahan istilah tersebut dilakukan...

Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

by Zahra Zahwa
August 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengambil sikap tegas terhadap rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait gencatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menpar:  Sektor Pariwisata Semester I 2026 Tumbuh Positif

Menpar: Sektor Pariwisata Semester I 2026 Tumbuh Positif

August 9, 2026
INSA Yacht Festival 2026, Perkuat Posisi Indonesia jadi Wisata Bahari Kelas Dunia

INSA Yacht Festival 2026, Perkuat Posisi Indonesia jadi Wisata Bahari Kelas Dunia

August 9, 2026
Survei IPO Ungkap Menteri Berkinerja Terbaik, Purbaya Kalahkan Teddy dan Bahlil

Survei IPO Ungkap Menteri Berkinerja Terbaik, Purbaya Kalahkan Teddy dan Bahlil

August 9, 2026
Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

Mulai 2027 Rumah Kontrakan Masuk Sasaran Pajak Pemerintah

August 9, 2026
Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

UEFA Ungkap Pembayaran kepada Mantan Pegawai Saat Infantino Menjabat Sekjen

August 10, 2026
Amankan HUT RI ke-81, Panglima TNI dan Kapolri Koordinasi di DPR

Amankan HUT RI ke-81, Panglima TNI dan Kapolri Koordinasi di DPR

August 10, 2026
Netanyahu Nyatakan Israel Tidak Menerima Dokumen 15 Poin Trump untuk Gaza

Kisah Miami Hurricanes 1980-an dan Gaya Kontroversial yang Mengubah College Football

August 10, 2026
Mau Anak Jarang Sakit? Coba Biasakan Hal Sederhana Ini

Mau Anak Jarang Sakit? Coba Biasakan Hal Sederhana Ini

August 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved