• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ustaz Hanan Attaki Bagikan 3 Cara Hadapi Toxic

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
August 28, 2026
in Lifestyle
0
Ustaz Hanan Attaki Bagikan 3 Cara Hadapi Toxic

Ustaz Hanan Attaki Bagikan 3 Cara Hadapi Toxic

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap orang pasti pernah berhadapan dengan lingkungan atau individu yang membuat tidak nyaman, mulai dari orang yang suka menyalahkan, memfitnah, merendahkan, hingga memberikan komentar buruk.

Ustaz Hanan Attaki menjelaskan bahwa menghadapi orang-orang toxic merupakan bagian dari realitas kehidupan yang perlu dipahami agar seseorang tidak mudah kehilangan ketenangan.

“Betapun kalian baik, betapun kalian sukses, hidup selalu menyuguhkan orang-orang yang toksik dalam kehidupan kita,” kata Ustaz Hanan Attaki dalam video di kanal YouTube Hanan Attaki, dikutip Cobisnis Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, terdapat tiga pelajaran yang dapat diambil ketika seseorang berada dalam situasi tersebut.

Pertama, belajar menjaga lisan.

Ustaz Hanan Attaki mengingatkan bahwa seseorang tidak seharusnya merendahkan atau membicarakan orang lain karena belum tentu dirinya lebih baik.

Ia mengutip Surah Al-Hujurat ayat 11 yang mengingatkan orang-orang beriman agar tidak saling menghina dan memanggil dengan panggilan buruk.

“Karena bisa jadi orang yang dihina itu lebih baik daripada orang yang menghina,” ujarnya.

Karena itu, seseorang perlu belajar menahan lisan dan tidak mudah membicarakan keburukan orang lain.

Ustaz Hanan Attaki juga mengingatkan bahwa tidak ada yang mengetahui seluruh kebaikan seseorang yang dilakukan secara tersembunyi selain Allah SWT.

Kedua, memahami bahwa orang toxic merupakan bagian dari realitas kehidupan.

Menurutnya, seseorang tidak boleh berharap seluruh orang akan selalu menyukai, menyetujui, atau memuliakan dirinya.

“Hidup itu memang keras, Teman-teman. Kalian tuh jangan selalu berharap semua orang agree sama kalian, semua orang menyanjung kalian, semua orang memuliakan kalian,” tuturnya.

Ia mengatakan, semakin seseorang terlihat, memiliki eksistensi, atau menunjukkan kebaikan, peluang mendapatkan kritik dan perlakuan buruk dari orang lain juga semakin besar.

Karena itu, seseorang perlu mempersiapkan mental dan tidak terlalu terkejut ketika menghadapi orang yang iri, tidak setuju, salah memahami, bahkan merendahkan.

“Makanya jangan heran dengan hal yang kayak gitu dalam hidup,” katanya.

Ustaz Hanan Attaki mencontohkan bahwa bahkan di lingkungan yang baik sekalipun, konflik, salah paham, kecemburuan, atau perbedaan pendapat tetap mungkin terjadi.

Menurutnya, hal tersebut tidak selalu berarti seseorang harus langsung meninggalkan lingkungan atau hubungan yang sedang dijalani.

Ketiga, membangun personal dan emotional boundaries.

Ustaz Hanan Attaki mengajak seseorang untuk belajar tidak peduli terhadap hal-hal toxic yang tidak benar-benar mengancam dirinya.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan kisah Nabi Muhammad SAW ketika pulang dari Thaif setelah mendapatkan perlakuan buruk, mulai dari dicela hingga dilempari batu.

Menurutnya, terdapat pelajaran mengenai sikap Nabi yang tetap menyerahkan urusannya kepada Allah SWT dan tidak menjadikan perlakuan buruk manusia sebagai sesuatu yang menguasai dirinya.

“Kalau itu enggak benar-benar mengganggu dan mengancam keselamatan kita, ya udah enggak usah peduli,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa sikap tidak peduli bukan berarti seseorang tidak memiliki kepedulian sama sekali.

Menurutnya, kepedulian tetap perlu diberikan kepada orang yang membutuhkan, seperti orang miskin, anak yatim, dan mereka yang berada dalam kesulitan.

Sebaliknya, terhadap komentar atau perlakuan toxic yang tidak membawa dampak serius, seseorang perlu memiliki batasan emosional agar tidak terus-menerus terjebak dalam penilaian orang lain.

“Jadilah seseorang yang punya pendirian, punya prinsip, punya idealisme, punya target, fokus,” katanya.

Dengan memiliki batasan emosional, seseorang dapat menentukan komentar mana yang perlu diperhatikan dan mana yang sebaiknya dilepaskan.

Ustaz Hanan Attaki menilai, terlalu memikirkan seluruh komentar dan penilaian orang lain justru dapat membuat seseorang kehilangan fokus terhadap kehidupannya sendiri.

“Jangan semuanya kalian take note gitu. Capek hidup kalian kalau kayak gitu,” tuturnya.

Ia kemudian kembali menekankan tiga hal utama yang perlu diingat ketika menghadapi orang toxic, yakni menjaga lisan, memahami bahwa perlakuan tidak menyenangkan merupakan bagian dari realitas hidup, serta membangun pertahanan diri melalui personal dan emotional boundaries.

“Boundaries-nya adalah la ubali. Aku gak peduli kalau itu toks,” ujarnya.

Menurutnya, sikap tersebut bukan berarti menjadi pribadi yang tidak peduli terhadap sesama, melainkan kemampuan untuk menentukan hal-hal yang memang layak mendapatkan perhatian dan hal-hal yang sebaiknya dilepaskan.

“Semoga ini bisa menjadi nasehat buat kita lebih kuat menjalani realitas hidup kita di dunia. Barakallahu fikum,” pungkas Ustaz Hanan Attaki.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: cara menghadapi orang toxiccobisnis.comemotional boundariesorang toxicUstaz Hanan Attaki

Related Posts

: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasangan aktor Park Shin Hye dan Choi Tae Joon tengah berbahagia setelah menyambut kelahiran anak kedua mereka....

Tim renang Indonesia lolos final nomor 4x100m medley relay Asian Games 2026. Erick Thohir meminta perenang tampil maksimal dan membidik emas.

Tim Renang Indonesia Tembus Final Asian Games

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tim renang Indonesia berhasil melaju ke final nomor men’s 4x100m medley relay Asian Games 2026 yang berlangsung...

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

by Rizki Meirino
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan Pilihan BuSan, produk lokal yang dikurasi langsung...

ASABRI menyalurkan dukungan pendidikan Rp98 juta kepada 28 anak peserta berprestasi melalui Program GENERASI 2026.

ASABRI Salurkan Rp98 Juta untuk Pendidikan

by Rizki Meirino
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT ASABRI (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan manfaat bagi peserta dan keluarga melalui Program Tanggung Jawab...

Mitsubishi kembali memasarkan L200 di Eropa dan Inggris setelah lima tahun absen, dengan mesin diesel biturbo 2,4 liter dan pilihan 4WD.

Mitsubishi L200 Kembali ke Pasar Eropa

by Desti Dwi Natasya
September 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mitsubishi kembali membawa pikap L200 ke pasar Eropa dan Inggris setelah lima tahun absen. Model yang menjadi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

Jantung Sehat hingga Tingkat Seluler, Mengapa Mitokondria Penting?

September 22, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Waduh, Syarat Pendidikan Gibran Dipersoalkan, Status Wapres Dipertanyakan

September 22, 2026
IFG Life Bayarkan Klaim Rp9,4 Triliun

IFG Life Bayarkan Klaim Rp9,4 Triliun

September 21, 2026
Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

Kasihan, Manajer Kopdes Masih Nganggur Kena PHP

September 22, 2026
Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

Minyak Dunia Tembus US$104, Mendag Khawatir Surplus Dagang Tergerus

September 22, 2026
: Park Shin Hye dan Choi Tae Joon

Park Shin Hye Melahirkan Anak Kedua

September 22, 2026
Tim renang Indonesia lolos final nomor 4x100m medley relay Asian Games 2026. Erick Thohir meminta perenang tampil maksimal dan membidik emas.

Tim Renang Indonesia Tembus Final Asian Games

September 22, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal kurasi Kemendag melalui kolaborasi #BeliLokal.

Produk Lokal Kurasi Kemendag Hadir di Platform Digital

September 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved