• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

UNTR Caplok Tambang Emas Rp 8,8 Triliun dari PSAB, Meski Belum Produksi

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
September 22, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Tambang emas

Ilustrasi tambang emas.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengirimkan surat permintaan klarifikasi kepada PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) terkait rencana penjualan tambang emas milik anak perusahaannya, PT Avocet Sumbawa Abadi (ASA), kepada entitas anak dari PT United Tractors Tbk. (UNTR).

Transaksi tersebut bernilai USD540 juta atau sekitar Rp8,8 triliun.

BEI mempertanyakan alasan di balik keputusan strategis ini, sebab per 30 Juni 2025, aset ASA tercatat senilai USD213,21 juta—sekitar 25% dari total aset PSAB yang mencapai USD853,72 juta.

Selain itu, BEI juga meminta penjelasan mengenai dampak penjualan aset tersebut terhadap kondisi keuangan PSAB.

Menanggapi permintaan tersebut, Corporate Secretary PSAB, Edi Permadi, menyatakan bahwa kesepakatan yang tercantum dalam Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) termasuk dalam kategori Transaksi Material.

Karena itu, proses penjualan akan mengacu pada aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17/POJK.04/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

“Dengan melepas ASA, perusahaan akan memusatkan perhatian pada tambang-tambang yang telah beroperasi. Meski begitu, JRN masih terbuka terhadap peluang bisnis baru,” ujar Edi dalam surat tanggapan kepada BEI, yang dikutip pada Senin (22/9/2025).

PSAB juga menekankan bahwa penjualan ASA tidak akan langsung memengaruhi aktivitas operasional karena tambang tersebut masih dalam tahap pembangunan dan belum mulai berproduksi.

Adapun nilai USD540 juta merupakan enterprise value yang disepakati antara PSAB dan UNTR. Detail transaksi akan diumumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari OJK.

Manajemen PSAB menambahkan bahwa saat ini tidak ada informasi penting lain yang belum diumumkan ke publik dan yang bisa berdampak terhadap harga saham perusahaan.

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
online free course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: CobisnisPSABPT J Resources Asia Pasifik TbkPT United Tractors Tbktambang emasUNTR

Related Posts

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – BNI menegaskan Koperasi Swadharma Pematangsiantar merupakan entitas independen dan tidak memiliki keterkaitan hukum dengan perseroan. Klarifikasi ini...

Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

Lonjakan Penumpang KRL Tunjukkan Perubahan Gaya Hidup Warga Perkotaan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jumlah penumpang KRL Commuter Line di Jabodetabek terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring perbaikan layanan dan...

Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

Kibarkan Merah Putih, Kiandra Ramadhipa Menang Dramatis di Rookies Cup 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, mencetak kemenangan impresif di Race 2 Red Bull Rookies Cup 2026 di...

Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

Kelangkaan Plastik Ganggu Produksi, Beras SPHP Diizinkan Pakai Kemasan Lama

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberikan kelonggaran penggunaan kemasan lama untuk beras SPHP 2026 menyusul kelangkaan bahan baku plastik yang menghambat...

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas diproyeksikan kembali menguat pada pekan depan setelah sebelumnya mengalami pelemahan cukup dalam dalam beberapa waktu...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

Maskapai Pertahankan Harga Tiket Tinggi Meski Biaya Bahan Bakar Turun

April 27, 2026
Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

April 27, 2026
CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

April 27, 2026
Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved