• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Ukraina Klaim Rusia Kehilangan Lebih dari 400 Ribu Personel Sepanjang 2025 Demi Kuasai 0,8 Persen Wilayah

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
January 3, 2026
in Nasional
0
Ukraina Klaim Rusia Kehilangan Lebih dari 400 Ribu Personel Sepanjang 2025 Demi Kuasai 0,8 Persen Wilayah

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang Rusia–Ukraina menutup tahun 2025 dengan korban besar di pihak Moskow, sementara keuntungan wilayah yang dicapai dinilai sangat terbatas. Ukraina menuding Rusia menjalankan operasi informasi untuk menghindari perundingan damai dan melanjutkan agresi militernya, meski harus membayar mahal dari sisi korban jiwa.

Pada 29 Desember, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menuduh Ukraina berupaya menyerang kediaman Presiden Vladimir Putin di kawasan Danau Valdai, sekitar 140 kilometer dari Moskow. Ia mengklaim Ukraina meluncurkan 91 drone jarak jauh ke lokasi tersebut, yang seluruhnya disebut berhasil ditembak jatuh sistem pertahanan udara Rusia. Lavrov tidak menjelaskan apakah Putin berada di tempat saat itu.

Tuduhan tersebut langsung dibantah Kyiv. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyebut Rusia tidak memberikan bukti kredibel dan menegaskan tidak ada serangan seperti yang dituduhkan. Ia mengatakan klaim tersebut tidak berdasar dan tidak pernah terjadi.

Dua hari kemudian, Rusia merilis foto puing-puing drone di salju. Namun, lokasi jatuh, jenis drone, serta waktu penembakan tidak dapat diverifikasi secara independen. Media oposisi Rusia, Sota, bahkan menyebut insiden itu sebagai rekayasa Kremlin. Warga sekitar Valdai mengaku tidak mendengar aktivitas pertahanan udara, yang seharusnya terdengar jika puluhan drone ditembak jatuh.

Sota juga menyoroti bahwa wilayah menuju Valdai merupakan kawasan udara dengan pengamanan ketat, termasuk fasilitas strategis militer, sehingga kecil kemungkinan drone bisa menembusnya tanpa terdeteksi.

Klaim Lavrov juga dinilai tidak konsisten dengan laporan awal Kementerian Pertahanan Rusia yang hanya menyebut 41 drone ditembak jatuh di wilayah Novgorod pada malam yang sama. Versi terbaru kemudian menambahkan puluhan drone lain ditembak jatuh di Bryansk dan Smolensk, wilayah yang berjarak ratusan kilometer dari Valdai.

Lembaga kajian Institute for the Study of War (ISW) menyatakan tidak ada indikator khas serangan Ukraina, seperti rekaman video, laporan otoritas lokal, atau bukti visual yang biasanya muncul dalam serangan Kyiv. ISW membandingkan klaim ini dengan serangan Ukraina lain yang terdokumentasi jelas di media sosial.

Klaim Serangan Muncul Usai Pertemuan Zelenskyy–Trump

Tuduhan Rusia muncul sehari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Florida. Dalam pertemuan itu, Zelenskyy memperoleh janji bahwa AS bersedia terlibat dalam jaminan keamanan Ukraina pascaperdamaian, termasuk kemungkinan kehadiran pasukan Amerika.

Langkah ini memicu optimisme di Eropa. Perdana Menteri Polandia Donald Tusk bahkan menyatakan peluang perdamaian pada awal 2026 semakin terbuka. Namun, nada optimistis itu berubah setelah Lavrov menyatakan posisi negosiasi Rusia akan ditinjau ulang.

Di hari yang sama, Presiden Putin memerintahkan pasukannya di Ukraina selatan untuk melanjutkan upaya merebut sisa wilayah Zaporizhia yang belum diduduki. Saat ini, Rusia menguasai sekitar tiga perempat wilayah tersebut.

Zelenskyy menilai Moskow sengaja mencari alasan untuk meningkatkan eskalasi dan menghindari perundingan damai. Ia menyebut pernyataan Rusia sebagai upaya merusak kemajuan diplomasi bersama Amerika Serikat.

Meski Trump menyatakan ketidaksenangannya atas dugaan serangan terhadap kediaman Putin, sejumlah pejabat AS justru meragukan klaim Rusia. Duta Besar AS untuk NATO, Matthew Whitaker, mengatakan belum jelas apakah insiden itu benar-benar terjadi. Media AS juga melaporkan bahwa intelijen Amerika menyimpulkan Ukraina tidak menargetkan rumah Putin.

Korban Besar, Wilayah yang Direbut Minim

Menjelang akhir 2025, Putin menggelar pertemuan dengan staf militernya, di mana Panglima Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov mengklaim pasukannya merebut lebih dari 6.600 kilometer persegi wilayah Ukraina dan 334 permukiman sepanjang tahun.

Namun, ISW menyebut bukti lapangan menunjukkan Rusia hanya menguasai sekitar 4.952 kilometer persegi dan 245 permukiman. Panglima Ukraina Oleksandr Syrskyi menyatakan Rusia hanya berhasil merebut wilayah setara 0,8 persen dari total luas Ukraina, dengan harga hampir 420 ribu tentara Rusia tewas atau terluka sepanjang 2025.

Staf Umum Ukraina memperkirakan total korban Rusia sejak perang dimulai telah melampaui 1,2 juta personel, termasuk ribuan tank, kendaraan lapis baja, sistem artileri, pesawat, dan ribuan rudal yang hancur.

Meski mengklaim kemajuan, Rusia hingga akhir tahun belum berhasil merebut kota-kota penting seperti Pokrovsk dan Myrnohrad di Donetsk, serta belum sepenuhnya menguasai Hulyaipole di Zaporizhia. Bahkan, laporan militer pro-Kremlin mengakui pasukan Rusia terdesak di Kupiansk akibat laporan berlebihan soal keberhasilan di lapangan.

Sementara itu, serangan Rusia ke kota-kota Ukraina terus berlanjut. Dalam sepekan terakhir 2025, Moskow meluncurkan lebih dari 1.000 drone dan puluhan rudal. Angkatan Udara Ukraina menyebut sebagian besar drone dan mayoritas rudal berhasil dicegat.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
udemy free download
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comPerang Rusia UkrainaRusiaSergey LavrovUkraina

Related Posts

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan keluhan kepada DPR terkait belum adanya kepastian dari Kementerian Agraria dan...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ajang Emmy Awards ke-78 menghadirkan sejumlah kejutan dan catatan sejarah. Salah satu sorotan utama datang dari serial...

AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Senator Mitch McConnell Hadiri Sidang Senat untuk Pertama Kalinya Sejak Juni 2026

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Amerika Serikat Mitch McConnell kembali ke Capitol Hill pada Senin setelah absen selama tiga bulan karena...

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

Sah! Purbaya Serahkan Jabatan Menkeu kepada Suahasil Nazara

by Hidayat Taufik
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Keuangan menggelar serah terima jabatan Menteri Keuangan pada Selasa (15/9/2026) di Jakarta. Dalam agenda tersebut, Purbaya...

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

Pencipta Siri Kenang Visi Awal Asisten Digital Sebelum Diakuisisi Apple

by Zahra Zahwa
September 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Siri kini menjadi salah satu asisten digital paling dikenal di dunia. Namun, para penciptanya mengungkap bahwa visi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

Adythia Pratam Bongkar Alasan Banyak Orang Sulit Dapat Kerja

September 9, 2026
Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

Generasi Muda Makin Terkoneksi, Tapi Justru Makin Terputus

September 10, 2026
Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

Feri Irwandi Ungkap Alasan Buka Patungan untuk Hutan di Kalimantan

September 13, 2026
Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

Menurut Ferry Irwandi, Ekonomi Berawal dari Pilihan Manusia

September 8, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla

September 15, 2026
Pisang - pexels/Alleksana

Tingkat Kematangan Pisang Mempengaruhi Gula dan Serat

September 15, 2026
Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

Sherly Tjoanda Geram, Setahun Menunggu Kepastian Lahan dari Kementerian Nusron

September 15, 2026
AS dan China Tampilkan Visi Berbeda soal Pengembangan Kecerdasan Buatan pada 2026

Emmy Awards 2026 Umumkan Pemenang, “Widow’s Bay” dan “The Pitt” Jadi Sorotan

September 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved