• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump berulang kali menyebut isu keterjangkauan sebagai sebuah “penipuan besar” yang menurutnya diciptakan oleh Partai Demokrat. “Ini pekerjaan penipuan. Menurut saya, keterjangkauan adalah penipuan terbesar,” kata Trump dari Oval Office pada Selasa.

Pernyataan tersebut dianggap aneh karena Trump akan melakukan perjalanan ke Pennsylvania untuk mempromosikan agenda ekonominya dan menegaskan fokusnya pada “mengakhiri krisis inflasi Joe Biden”, Lebih membingungkan lagi karena isu keterjangkauan merupakan faktor utama yang mendorong Trump kembali ke Gedung Putih.

Janji kampanye Trump soal keterjangkauan

Pada Pemilu 2024, Trump memanfaatkan kemarahan publik terhadap tingginya biaya hidup dan berjanji akan segera menurunkan harga meskipun janji itu dinilai tidak realistis. Trump kerap menggunakan bahasa yang kini justru ia sebut sebagai tipuan. Dalam sebuah kampanye di North Carolina, ia mengatakan “inflasi menghancurkan negara ini” sambil menunjukkan contoh shrinkflation.

Trump berjanji pada masa kampanye bahwa ia akan mengarahkan kabinetnya memberikan hasil “dalam 100 hari pertama”. Ia juga berulang kali menyatakan akan menurunkan harga seluruh barang sejak hari pertama menjabat. Bahkan, platform Partai Republik 2024 mencantumkan janji nomor tiga: “Mengakhiri inflasi, dan membuat Amerika terjangkau kembali.”

Realitas ekonomi dan sentimen publik

Namun, menyebut isu keterjangkauan sebagai penipuan sulit dibenarkan jika melihat statistik resmi, riset independen, hingga jajak pendapat publik.
Survei Gallup terbaru menunjukkan hanya 21% orang dewasa di AS yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik, turun dari bulan sebelumnya. Indeks Kepercayaan Ekonomi Gallup juga melemah ke titik terendah dalam 17 bulan.

Data Bank of America menunjukkan sekitar 24% rumah tangga AS hidup dari gaji ke gaji. Fitch Ratings menemukan keterlambatan pembayaran pinjaman mobil di kalangan peminjam berisiko tinggi telah meningkat hingga rekor tertinggi.

Moody’s Analytics mencatat bahwa rumah tangga rata-rata kini harus mengeluarkan tambahan US$208 per bulan dibandingkan September 2024 hanya untuk membeli barang dan jasa yang sama. Jika dibandingkan awal 2021, biaya rumah tangga naik US$1.043 per bulan.

Masalah tarif impor ala Trump

Tarif impor menjadi dilema lain bagi Trump. Selama ini, tarif merupakan alat favoritnya, namun kebijakan itu tidak populer dan dianggap berkontribusi pada kenaikan harga. Data Harvard Business School Pricing Lab menemukan harga barang pada 1 November berada 6% lebih tinggi dibanding tren pra-tarif, dengan beberapa kategori naik lebih signifikan seperti pakaian, perabot rumah, serta kopi dan teh.

Survei CBS News menunjukkan 62% warga AS menolak tarif baru terhadap barang impor. Ini menjadi tantangan karena Trump menyebut dirinya sebagai “Tariff Man”.

Krisis keterjangkauan tidak muncul tiba-tiba

Krisis keterjangkauan sudah berlangsung bertahun-tahun, dan mencapai puncaknya pada era Joe Biden ketika inflasi melonjak ke level tertinggi 40 tahun. Tingginya harga kini membuat uang belanja warga AS jauh berkurang nilainya.

Meskipun inflasi sudah turun ke 3%, harga tetap berada pada level yang jauh lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Satu-satunya kabar baik adalah harga bensin yang sempat turun ke bawah US$3 per galon, pertama kali dalam empat setengah tahun.

Akhirnya, Trump kini berargumen bahwa krisis keterjangkauan tidak nyata bertolak belakang dengan pernyataannya sendiri saat menjadi kandidat. Bahkan, Trump pernah menulis di Truth Social pada 5 November: “Keterjangkauan adalah tujuan kami.”

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: cobisnis.comInflasiKeterjangkauanTrump

Related Posts

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

by Hidayat Taufik
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa secara umum persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 berjalan...

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

Panduan Istilah Misi Artemis II Sebelum Peluncuran ke Bulan

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Misi Artemis II akan membawa empat astronaut mengitari bulan dalam perjalanan selama 10 hari. Karena itu, banyak...

Celine Dion Kembali ke Panggung dengan 10 Konser di Paris pada 2026

Celine Dion Kembali ke Panggung dengan 10 Konser di Paris pada 2026

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Celine Dion memastikan kembali tampil di panggung lewat rangkaian 10 konser baru yang akan digelar di Paris...

Jalur Alternatif Minyak Saudi Arabia Terancam Setelah Serangan Houthi movement di Laut Merah

Jalur Alternatif Minyak Saudi Arabia Terancam Setelah Serangan Houthi movement di Laut Merah

by Zahra Zahwa
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Saudi Arabia meningkatkan pengiriman minyak mentah melalui pelabuhan Yanbu Port di Laut Merah setelah jalur utama di...

Serangan Israel ke UNIFIL Dinilai Langgar Resolusi DK PBB

Serangan Israel ke UNIFIL Dinilai Langgar Resolusi DK PBB

by Desti Dwi Natasya
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan Israel ke UNIFIL dinilai melanggar Resolusi DK PBB Nomor 1701. Hal ini disampaikan oleh pejabat Perserikatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

March 30, 2026
RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

March 30, 2026
Catat, Libur Panjang di Awal April 2026 Bertepatan dengan Jumat Agung dan Paskah

Catat, Libur Panjang di Awal April 2026 Bertepatan dengan Jumat Agung dan Paskah

March 30, 2026
Diplomat Inggris Dideportasi Rusia, Diduga Mata-mata

Diplomat Inggris Dideportasi Rusia, Diduga Mata-mata

March 30, 2026
Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

March 31, 2026
Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

March 31, 2026
Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Tidak Bebani Jemaah

March 31, 2026
BBM Subsidi

Pemerintah Atur Kuota BBM Subsidi, Pertalite dan Solar Maksimal 50 Liter Per Kendaraan

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved