• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, January 17, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 6, 2025
in News
0
Trump Janji Buat Amerika Terjangkau Lagi, Kini Sebut Krisis Affordability Sebagai Penipuan

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Donald Trump berulang kali menyebut isu keterjangkauan sebagai sebuah “penipuan besar” yang menurutnya diciptakan oleh Partai Demokrat. “Ini pekerjaan penipuan. Menurut saya, keterjangkauan adalah penipuan terbesar,” kata Trump dari Oval Office pada Selasa.

Pernyataan tersebut dianggap aneh karena Trump akan melakukan perjalanan ke Pennsylvania untuk mempromosikan agenda ekonominya dan menegaskan fokusnya pada “mengakhiri krisis inflasi Joe Biden”, Lebih membingungkan lagi karena isu keterjangkauan merupakan faktor utama yang mendorong Trump kembali ke Gedung Putih.

Janji kampanye Trump soal keterjangkauan

Pada Pemilu 2024, Trump memanfaatkan kemarahan publik terhadap tingginya biaya hidup dan berjanji akan segera menurunkan harga meskipun janji itu dinilai tidak realistis. Trump kerap menggunakan bahasa yang kini justru ia sebut sebagai tipuan. Dalam sebuah kampanye di North Carolina, ia mengatakan “inflasi menghancurkan negara ini” sambil menunjukkan contoh shrinkflation.

Trump berjanji pada masa kampanye bahwa ia akan mengarahkan kabinetnya memberikan hasil “dalam 100 hari pertama”. Ia juga berulang kali menyatakan akan menurunkan harga seluruh barang sejak hari pertama menjabat. Bahkan, platform Partai Republik 2024 mencantumkan janji nomor tiga: “Mengakhiri inflasi, dan membuat Amerika terjangkau kembali.”

Realitas ekonomi dan sentimen publik

Namun, menyebut isu keterjangkauan sebagai penipuan sulit dibenarkan jika melihat statistik resmi, riset independen, hingga jajak pendapat publik.
Survei Gallup terbaru menunjukkan hanya 21% orang dewasa di AS yang menilai kondisi ekonomi saat ini baik, turun dari bulan sebelumnya. Indeks Kepercayaan Ekonomi Gallup juga melemah ke titik terendah dalam 17 bulan.

Data Bank of America menunjukkan sekitar 24% rumah tangga AS hidup dari gaji ke gaji. Fitch Ratings menemukan keterlambatan pembayaran pinjaman mobil di kalangan peminjam berisiko tinggi telah meningkat hingga rekor tertinggi.

Moody’s Analytics mencatat bahwa rumah tangga rata-rata kini harus mengeluarkan tambahan US$208 per bulan dibandingkan September 2024 hanya untuk membeli barang dan jasa yang sama. Jika dibandingkan awal 2021, biaya rumah tangga naik US$1.043 per bulan.

Masalah tarif impor ala Trump

Tarif impor menjadi dilema lain bagi Trump. Selama ini, tarif merupakan alat favoritnya, namun kebijakan itu tidak populer dan dianggap berkontribusi pada kenaikan harga. Data Harvard Business School Pricing Lab menemukan harga barang pada 1 November berada 6% lebih tinggi dibanding tren pra-tarif, dengan beberapa kategori naik lebih signifikan seperti pakaian, perabot rumah, serta kopi dan teh.

Survei CBS News menunjukkan 62% warga AS menolak tarif baru terhadap barang impor. Ini menjadi tantangan karena Trump menyebut dirinya sebagai “Tariff Man”.

Krisis keterjangkauan tidak muncul tiba-tiba

Krisis keterjangkauan sudah berlangsung bertahun-tahun, dan mencapai puncaknya pada era Joe Biden ketika inflasi melonjak ke level tertinggi 40 tahun. Tingginya harga kini membuat uang belanja warga AS jauh berkurang nilainya.

Meskipun inflasi sudah turun ke 3%, harga tetap berada pada level yang jauh lebih tinggi daripada sebelum pandemi. Satu-satunya kabar baik adalah harga bensin yang sempat turun ke bawah US$3 per galon, pertama kali dalam empat setengah tahun.

Akhirnya, Trump kini berargumen bahwa krisis keterjangkauan tidak nyata bertolak belakang dengan pernyataannya sendiri saat menjadi kandidat. Bahkan, Trump pernah menulis di Truth Social pada 5 November: “Keterjangkauan adalah tujuan kami.”

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
Tags: cobisnis.comInflasiKeterjangkauanTrump

Related Posts

Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

by Desti Dwi Natasya
January 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu telah terdeteksi di Indonesia. Meski...

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

by Hidayat Taufik
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta sejumlah kapal perang pengawal menuju kawasan Timur Tengah....

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Terlalu dini bagi sebagian orang untuk memprediksi masa depan seorang sensasi olahraga berusia sembilan tahun. Banyak hal...

Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

Skandal Pengaturan Skor Melanda Atletik Perguruan Tinggi Amerika Di Tengah Arus Uang Ilegal

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Uang mengalir bebas dalam tatanan dunia baru atletik perguruan tinggi di Amerika Serikat, dan tidak mengejutkan jika...

Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

Restoran Bintang Dua Michelin Mendapat Peringkat Kebersihan Bintang Satu Setelah Inspeksi Standar Makanan

by Zahra Zahwa
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah restoran di Inggris yang menyandang dua bintang Michelin baru saja menerima peringkat kebersihan bintang satu setelah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

January 16, 2026
BSI Optimalkan Rantai Nilai UMKM untuk Perkuat Bisnis Ritel Syariah

BSI Optimalkan Rantai Nilai UMKM untuk Perkuat Bisnis Ritel Syariah

January 15, 2026
OJK

OJK Laporkan Temuan Fraud Dana Syariah Indonesia (DSI) ke Polisi

January 15, 2026
Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

Yusril: Pilkada Melalui DPRD Sah secara Konstitusi dan Lebih Mudah Diawasi

January 15, 2026
Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

Perlukah Waspada? Super Flu Subclade K Disebut Bukan Ancaman Pandemi Baru

January 17, 2026
Diejek Sejak Awal, Pria Ini Jadi Miliarder Rp 184,6 T Berkat Prinsip Nabi Nuh

Diejek Sejak Awal, Pria Ini Jadi Miliarder Rp 184,6 T Berkat Prinsip Nabi Nuh

January 17, 2026
Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

Situasi Memanas, Kapal Induk AS Menuju Kawasan Timur Tengah

January 16, 2026
Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

Vlada Hranchar: Bocah Pengungsi Perang Ukraina Yang Diprediksi Menjadi Superstar Tenis Dunia

January 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved