• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Dorong Basis Data Pemilih Nasional, Pejabat Pemilu AS Khawatir Penyalahgunaan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
April 6, 2026
in News
0
Trump Dorong Basis Data Pemilih Nasional, Pejabat Pemilu AS Khawatir Penyalahgunaan

JAKARTA, Cobisnis.com — Langkah baru soal data pemilih federal di United States kembali memicu perdebatan politik nasional. Pemerintahan Donald Trump kini meminta negara bagian menyerahkan daftar pemilih lengkap untuk pemeriksaan federal.

Pemerintah menyebut kebijakan itu bertujuan menjaga integritas pemilu. Namun, sejumlah pejabat lokal menilai langkah tersebut bisa memperbesar risiko kesalahan identifikasi pemilih sah.

United States Department of Justice telah menyelesaikan kerja sama data dengan United States Department of Homeland Security. Melalui skema itu, data daftar pemilih akan dibandingkan dengan sistem SAVE milik federal.

Sistem SAVE selama ini dipakai untuk memeriksa status kewarganegaraan. Meski begitu, beberapa negara bagian menilai hasilnya belum selalu akurat.

Pekan lalu, pejabat federal juga membahas kemungkinan mengaitkan dana hibah keamanan dengan kewajiban berbagi data pemilih. Jika diterapkan, negara bagian yang menolak bisa kehilangan sebagian bantuan federal.

Trump juga menandatangani perintah eksekutif baru tentang data kewarganegaraan dan surat suara pos. Karena itu, banyak pihak menilai pemerintah federal sedang memperluas pengaruh langsung dalam administrasi pemilu.

Padahal, konstitusi United States menempatkan pengelolaan pemilu di tangan negara bagian. Inilah yang kemudian menjadi dasar gugatan hukum dari banyak pihak.

Saat ini, pemerintah federal menggugat 30 negara bagian dan District of Columbia karena menolak menyerahkan daftar pemilih tanpa sensor. Gugatan itu terus berjalan di berbagai pengadilan federal.

Menurut David Becker dari Center for Election Innovation and Research, langkah terbaru ini memperjelas arah kebijakan federal. Ia menilai pengadilan akan meneliti batas kewenangan pemerintah pusat secara ketat.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download lenevo firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comdata pemilihpemilu AmerikaPolitik AS

Related Posts

Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktris Korea Selatan Song Hye Kyo dikabarkan telah menentukan langkah baru dalam kariernya setelah berpisah dengan United...

Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Nusantara Lewat Program #BeliLokal

Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Nusantara Lewat Program #BeliLokal

by Rizki Meirino
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sakha Coffee Roastery terus memperluas pasar kopi Nusantara melalui program #BeliLokal bersama Tokopedia dan TikTok Shop. Berawal...

Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

SEVENTEEN Kompak Bertahan di PLEDIS, Kontrak Baru Resmi Diumumkan

by Desti Dwi Natasya
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – SEVENTEEN resmi memperpanjang kontrak eksklusif mereka sebagai grup dengan PLEDIS Entertainment untuk kedua kalinya. Keputusan tersebut menegaskan...

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

by Hidayat Taufik
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat tertutup bersama jajaran pimpinan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH)...

Simba Sereal Ajak Ibu Biasakan Anak Sarapan Lewat Kampanye “Sereal Super untuk Anak Super”

Simba Sereal Ajak Ibu Biasakan Anak Sarapan Lewat Kampanye “Sereal Super untuk Anak Super”

by Rizki Meirino
July 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Simba Sereal, bagian dari Combiphar Group, menggelar kampanye “Sereal Super untuk Anak Super” di Summarecon Mall Bandung...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

BNI Rayakan HUT ke-80 Lewat Vision Run 2026, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

July 13, 2026
Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

Takeda Investasi Rp539 Miliar, Perkuat Ekosistem Plasma di Indonesia

July 13, 2026
Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

Gelombang Kebangkrutan Hantam Jepang, Lebih dari 5.300 Perusahaan Tutup Usaha

July 12, 2026
Auto Draft

Prediksi Ronaldo Menangis Saat Piala Dunia 2026 Jadi Taruhan Bernilai Jutaan Dolar

July 12, 2026
Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

July 13, 2026
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Nusantara Lewat Program #BeliLokal

Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Nusantara Lewat Program #BeliLokal

July 13, 2026
Song Hye Kyo Gabung Agensi Baru, Tolak Dirikan Perusahaan Sendiri

SEVENTEEN Kompak Bertahan di PLEDIS, Kontrak Baru Resmi Diumumkan

July 13, 2026
Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

Menhan Sjafrie Gelar Rapat Tertutup Satgas PKH, Kapolri Belum Terlihat Hadir

July 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved