• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Trump Dorong Basis Data Pemilih Nasional, Pejabat Pemilu AS Khawatir Penyalahgunaan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
April 6, 2026
in News
0
Trump Dorong Basis Data Pemilih Nasional, Pejabat Pemilu AS Khawatir Penyalahgunaan

JAKARTA, Cobisnis.com — Langkah baru soal data pemilih federal di United States kembali memicu perdebatan politik nasional. Pemerintahan Donald Trump kini meminta negara bagian menyerahkan daftar pemilih lengkap untuk pemeriksaan federal.

Pemerintah menyebut kebijakan itu bertujuan menjaga integritas pemilu. Namun, sejumlah pejabat lokal menilai langkah tersebut bisa memperbesar risiko kesalahan identifikasi pemilih sah.

United States Department of Justice telah menyelesaikan kerja sama data dengan United States Department of Homeland Security. Melalui skema itu, data daftar pemilih akan dibandingkan dengan sistem SAVE milik federal.

Sistem SAVE selama ini dipakai untuk memeriksa status kewarganegaraan. Meski begitu, beberapa negara bagian menilai hasilnya belum selalu akurat.

Pekan lalu, pejabat federal juga membahas kemungkinan mengaitkan dana hibah keamanan dengan kewajiban berbagi data pemilih. Jika diterapkan, negara bagian yang menolak bisa kehilangan sebagian bantuan federal.

Trump juga menandatangani perintah eksekutif baru tentang data kewarganegaraan dan surat suara pos. Karena itu, banyak pihak menilai pemerintah federal sedang memperluas pengaruh langsung dalam administrasi pemilu.

Padahal, konstitusi United States menempatkan pengelolaan pemilu di tangan negara bagian. Inilah yang kemudian menjadi dasar gugatan hukum dari banyak pihak.

Saat ini, pemerintah federal menggugat 30 negara bagian dan District of Columbia karena menolak menyerahkan daftar pemilih tanpa sensor. Gugatan itu terus berjalan di berbagai pengadilan federal.

Menurut David Becker dari Center for Election Innovation and Research, langkah terbaru ini memperjelas arah kebijakan federal. Ia menilai pengadilan akan meneliti batas kewenangan pemerintah pusat secara ketat.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comdata pemilihpemilu AmerikaPolitik AS

Related Posts

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

by Hidayat Taufik
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan korporasi yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan. Perusahaan...

Wayne Rooney menjalani operasi hidung setelah mengalami patah hidung dua kali selama karier sepakbolanya. Begini kondisi terbaru mantan pemain Inggris itu.

Hidung Wayne Rooney Berubah, Ternyata Baru Jalani Operasi

by Desti Dwi Natasya
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan pesepakbola Inggris Wayne Rooney memperlihatkan perubahan pada bentuk hidungnya setelah menjalani operasi untuk memperbaiki kerusakan akibat...

Suga BTS dan Go Ara

Suga BTS dan Go Ara Digoda Pacaran, Ini Buktinya

by Desti Dwi Natasya
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Suga BTS dan aktris Korea Selatan Go Ara tengah menjadi sorotan setelah keduanya dirumorkan berpacaran dan diduga...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Pangeran Harry dan Sejumlah Selebritas Hadapi Biaya Hukum Usai Kalah Gugatan

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pangeran Harry dan enam tokoh terkenal lainnya harus membayar biaya hukum awal sekitar £9,5 juta atau US$13...

Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Olivia Dean Tampil Bak Diva Klasik dengan Gaya Glamour di Tur Dunia

by Zahra Zahwa
August 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Olivia Dean semakin mencuri perhatian lewat gaya panggungnya dalam tur dunia “The Art of Loving Live”. Penyanyi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gempa Flores Rusak 1.378 Sekolah, Ribuan Siswa Terdampak

Gempa Flores Rusak 1.378 Sekolah, Ribuan Siswa Terdampak

August 22, 2026
Netflix Hadapi Gugatan Terkait Merek ‘Demon Hunter’ dari Band Metal Kristen

Meghan Markle Dikabarkan Siap Comeback Akting di Serial “The Gentlemen”

August 22, 2026
Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

August 22, 2026
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Rp107 Juta, DPR Bereaksi

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Rp107 Juta, DPR Bereaksi

August 22, 2026
Merawat Rambut Keriting - pexels/Vlada Karpovich

4 Tips Merawat Rambut Keriting agar tetap Lembap Tidak Mudah Kusut

August 22, 2026
MYCL Hadirkan Inovasi Sirkulasi Berbasis Jamur dan Rumput Laut

MYCL Hadirkan Inovasi Sirkulasi Berbasis Jamur dan Rumput Laut

August 22, 2026
Turki minta Interpol tangkap Netanyahu

Turki Desak Interpol Tangkap Netanyahu atas Tuduhan Genosida

August 22, 2026
Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

Prabowo Ultimatum Korporasi Pembakar Hutan: Pasti Ditindak

August 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved