• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, May 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Tragedi Siswa SD di NTT Bunuh Diri Jadi Alarm Nasional soal Pendidikan dan Kesejahteraan Anak

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
February 4, 2026
in Nasional
0
Tragedi Siswa SD di NTT Bunuh Diri Jadi Alarm Nasional soal Pendidikan dan Kesejahteraan Anak

JAKARTA, Cobisnis.com – Tragedi memilukan terjadi di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), seorang siswa SD kelas IV berinisial YBS (10) mengakhiri hidup karena orang tuanya tidak mampu membeli buku dan pena. Kejadian ini menjadi alarm serius bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih memperhatikan kesejahteraan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar kabar duka, tetapi sinyal keras bagi negara untuk meninjau ulang kebijakan pendidikan dan perlindungan sosial. “Ini adalah tragedi yang menyayat hati. Anak berusia 10 tahun seharusnya mendapat perlindungan dan dukungan dari negara, bukan sampai kehilangan harapan karena keterbatasan ekonomi,” ujar Hetifah, Rabu (4/2/2026).

Hetifah menambahkan, kasus ini menegaskan pentingnya evaluasi sistem pendidikan, bantuan sosial, serta kepedulian lingkungan sekitar. “Peristiwa ini menunjukkan perlunya koreksi menyeluruh pada sistem pendidikan dan perlindungan sosial agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa belajar dan berkembang dengan layak,” kata dia.

Ia menekankan bahwa pendidikan dasar seharusnya gratis dan inklusif, tanpa membebani anak dari keluarga miskin. “Ke depan, sistem pendidikan harus menjamin sekolah dasar gratis termasuk perlengkapan belajar. Perlindungan sosial harus aktif dan tepat sasaran bagi keluarga rentan tanpa menunggu tragedi terjadi. Kepedulian sosial juga wajib dibangun di sekolah dan masyarakat agar setiap anak yang kesulitan segera dibantu dan tidak merasa sendirian menghadapi kemiskinan,” tegas Hetifah.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian. Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), anggota Polres Ngada menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga dibuat korban sebelum meninggal dunia.

Surat itu ditujukan kepada sang ibu, ditulis menggunakan bahasa daerah Ngada, dan diakhiri dengan simbol wajah menangis. Isi surat menyampaikan permintaan agar sang ibu tidak menangis dan merelakan kepergiannya, memperkuat dugaan bahwa korban mengakhiri hidupnya dengan sadar.

Tragedi ini telah memicu perhatian publik dan diskusi tentang perlunya langkah konkret dari pemerintah dan masyarakat untuk melindungi anak-anak dari tekanan sosial-ekonomi yang ekstrem, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: Bukucobisnis.comHetifah SjaifudianhidupmembelimengakhiriNTTPerlengkapanSekolah gratisSepucuk suratSiswa SDYBS

Related Posts

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

by Rizki Meirino
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) resmi menjadi salah satu Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) first mover dalam implementasi...

KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

by Desti Dwi Natasya
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pimpinan Cabang Bank BJB Suci Bandung, Dadang Hamdani Djumayat, dalam kasus dugaan...

MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

by Hidayat Taufik
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Majelis Ulama Indonesia mengecam keras kasus kekerasan seksual di sebuah pesantren di Pati, Jawa Tengah. Oleh karena...

KPK Periksa Plt Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan THR

KPK Periksa Plt Bupati Cilacap Terkait Dugaan Pemerasan THR

by Desti Dwi Natasya
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, terkait kasus dugaan korupsi...

Arsenal Sempurna Menuju Final Liga Champions 2026, Atletico Jadi Korban

Arsenal Sempurna Menuju Final Liga Champions 2026, Atletico Jadi Korban

by Hidayat Taufik
May 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Arsenal melaju ke final Liga Champions UEFA musim 2025/26 tanpa kekalahan sejak fase grup. Oleh karena itu,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bocoran Xiaomi 17T dan 17T Pro, Spesifikasi dan Harga Mulai Terungkap

Bocoran Xiaomi 17T dan 17T Pro, Spesifikasi dan Harga Mulai Terungkap

May 5, 2026
Pemerintah Kembangkan CNG Pengganti LPG 3 Kg, Ini Penjelasannya

Wedding Expo GAS Hadirkan Akad Nikah Langsung di CFD Medan

May 5, 2026
Traveloka Umumkan Pemenang Gebyar 2025, Hadirkan Hadiah Mobil Listrik

Traveloka Umumkan Pemenang Gebyar 2025, Hadirkan Hadiah Mobil Listrik

May 5, 2026
Transjakarta Blok M–Bandara Soekarno Hatta Segera Dibuka

Pertalite Hilang di Sejumlah SPBU, Pertamina Ungkap Penyebabnya

May 5, 2026
Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

Netzme Jadi First Mover QRIS Antarnegara RI–Tiongkok, Dorong UMKM Go Global

May 6, 2026
KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

KPK Usut Dugaan Kerugian Rp222 Miliar, Pimpinan Cabang BJB Diperiksa

May 6, 2026
MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

MUI Kecam Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Pati 2026, Sebut Kejahatan Berat

May 6, 2026
.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

.389 Pekerja Kena PHK hingga April 2026, Ini Empat Solusi yang Diusulkan Ekonom

May 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved