• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Kasus ART WNI Diduga Dianiaya di Malaysia, Pemerintah Diminta Pastikan Pemulangan Aman

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
June 16, 2026
in News
0
Kasus ART WNI Diduga Dianiaya di Malaysia, Pemerintah Diminta Pastikan Pemulangan Aman

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, meminta pemerintah memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga mengalami penganiayaan di Malaysia.

Menurut Charles, pemerintah perlu bergerak cepat. Selain memberi pendampingan hukum, pemerintah juga perlu memastikan para korban dapat kembali ke Indonesia dengan aman.

Sementara itu, Komisi IX terus memantau perkembangan kasus. Komisi juga menjalin komunikasi dengan kementerian terkait untuk mengawal penanganan korban.

Di sisi lain, aparat penegak hukum di Malaysia mulai mengambil langkah hukum. Mereka mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Kasus ini menarik perhatian publik setelah video dugaan kekerasan terhadap warga negara Indonesia beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan tindakan kasar yang diduga dilakukan beberapa orang terhadap para korban.

Setelah menerima informasi tersebut, perwakilan Indonesia di Johor Bahru bergerak cepat. Salah satu korban berinisial YY lebih dulu menyampaikan laporan melalui saluran pengaduan resmi.

Kemudian, pihak konsulat berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Langkah itu bertujuan mempercepat proses penanganan dan perlindungan korban.

Kementerian Luar Negeri menyatakan aparat telah mengamankan empat orang untuk pemeriksaan awal. Namun, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh fakta.

Selain YY, dua korban lain berinisial YA dan SH juga melapor. Ketiganya mengaku mengalami perlakuan serupa dalam periode akhir 2025 hingga awal 2026.

Setelah kejadian itu, para korban disebut berada di wilayah Johor. Karena itu, pemerintah melalui perwakilan Indonesia di Malaysia terus memberikan pendampingan.

Meski begitu, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan setempat. Pemerintah juga mengupayakan perlindungan dan pemulangan korban secara aman.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download samsung firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: ART WNICharles Honoriscobisnis.comDprKemluMalaysianasionalPenganiayaan PMIPerlindungan WNI

Related Posts

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Malaysia setelah pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir...

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

Trump Tawarkan Senjata ke Xi Jinping, China Merespons?

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut sempat menanyakan kepada Presiden China Xi Jinping mengenai kemungkinan membeli...

Hasil Nations League: Yunani Tumbangkan Jerman

Blue Fire Papandayan Muncul, Kunjungan Wisatawan Menurun

by Desti Dwi Natasya
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kunjungan wisatawan ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menurun...

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

CitraRaya Jambi Hadirkan Wonderland, Fasilitas Wisata Baru

by Rizki Meirino
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ciputra Group melalui CitraRaya Jambi mengembangkan kawasan terpadu seluas 1.000 hektare dengan konsep Eco Culture yang memadukan...

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

Sidang Sengketa Pendidikan Gibran di MK Masuk Pembuktian

by Hidayat Taufik
September 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) akan melanjutkan pemeriksaan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

Garuda Indonesia Masuk 10 Besar Kru Kabin Terbaik Dunia 2026

September 27, 2026
Auto Draft

Avengers: Endgame Encore Raup US$26 Juta di Box Office

September 28, 2026
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Brent Naik 2%

Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Brent Naik 2%

September 28, 2026
Pagi Ini Emas Antam Naik Lagi, Harga Capai Rp2,598 Juta per Gram

Harga Emas Antam Turun, Berikut Daftar Harga Lengkap 28 September 2026

September 28, 2026
Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

Garuda Terbang, Harimau Menggeram, Gol Tak Kunjung Datang

September 28, 2026
Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

Tak Ada CCTV di Rumah Dinas Lapas Cibinong, DPR Pertanyakan Pengawasan

September 28, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

IHSG Anjlok 1,51%, BEI Bantah Penghapusan Batas Harga Rp50 Jadi Penyebab

September 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved