• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, August 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Toba Pulp Lestari Bantah Jadi Biang Kerok Penyebab Bencana Ekologi

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
December 2, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Bencana Ekologi

Ilustrasi Bencana di Aceh.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) membantah tudingan bahwa operasional perusahaan sebagai penyebab bencana ekologi sebagaimana dituduhkan sejumlah pihak.

Dilansir dari Keterbukaan Informasi, Selasa (2/12/2025) perusahaan menyatakan seluruh kegiatan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) oleh pihak ketiga untuk memastikan penerapan prinsip pengelolaan hutan lestari.

Dari total areal konsesi seluas 167.912 hektare, perusahaan mengembangkan tanaman eucalyptus sekitar 46.000 hektare, sementara sisanya dialokasikan sebagai kawasan konservasi dan lindung.

Selama lebih dari 30 tahun beroperasi, INRU mengklaim selalu menjaga komunikasi melalui dialog dan kemitraan dengan pemerintah, masyarakat adat, tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi sipil.

Perusahaan menekankan bahwa seluruh tuduhan lingkungan harus didasarkan pada data akurat dan terverifikasi, serta menyatakan tetap membuka ruang dialog konstruktif demi keberlanjutan yang bertanggung jawab di wilayah PBPH.

Rencana rekomendasi penutupan usaha yang muncul dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut bermula dari aksi unjuk rasa Sekretariat Bersama Gerakan Ekumenis Keadilan Ekologi Sumatera Utara pada 10 November 2025, yang dipimpin oleh sejumlah tokoh agama dan aktivis lingkungan.

INRU menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima salinan rekomendasi tersebut karena masih berupa rencana yang akan disusun setelah gubernur menyelesaikan proses evaluasi operasional perusahaan. Ruang lingkup dan substansi rekomendasi pun belum diketahui.

Sebagai langkah responsif, perusahaan telah mengirim surat permohonan audiensi kepada Gubernur Sumatera Utara untuk menyampaikan klarifikasi dan posisi perusahaan.

INRU secara tegas menolak tuduhan pencemaran atau kerusakan lingkungan akibat operasi perusahaan. Beberapa poin klarifikasi yang disampaikan antara lain:

  1. Seluruh operasional mengikuti izin dan regulasi pemerintah, serta dipantau secara periodik bekerja sama dengan lembaga independen tersertifikasi.
  2. Peremajaan pabrik pada 2018 bertujuan meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan melalui teknologi ramah lingkungan.
  3. Audit KLHK tahun 2022–2023 menyatakan perusahaan “TAAT” terhadap seluruh regulasi tanpa temuan pelanggaran lingkungan maupun sosial.
  4. Tuduhan deforestasi dibantah dengan penjelasan bahwa seluruh kegiatan tanam–panen dilakukan sesuai RKU, RKT, dan tata ruang yang telah ditetapkan, dengan jeda maksimal satu bulan antara pemanenan dan penanaman kembali.
  5. Dari total konsesi, sekitar 48.000 hektare telah ditetapkan sebagai area konservasi dan kawasan lindung yang dijaga oleh perusahaan.

INRU juga menegaskan bahwa tidak ada gugatan hukum berulang dari masyarakat maupun kasus hukum dengan masyarakat adat.

Perusahaan menyatakan tetap mengupayakan dialog konstruktif dan kemitraan dengan masyarakat sebagai strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk merespons kekhawatiran publik.

INRU menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada dampak dari rencana rekomendasi penutupan terhadap operasional, pendapatan, arus kas, atau kewajiban kontraktual kepada pembeli dan pemasok. Aktivitas ekonomi masyarakat sekitar juga dilaporkan belum terdampak.

Dalam aspek keberlanjutan, perusahaan menjelaskan bahwa kebijakan ESG tercantum dalam Kebijakan Keberlanjutan perusahaan. Kebijakan ini mencakup pengelolaan hutan berkelanjutan, perlindungan kawasan konservasi, pengurangan emisi, pengendalian limbah, dan kebijakan tanpa bakar.

Pada aspek sosial, INRU menjalankan program pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi desa, dukungan pendidikan dan kesehatan, hingga kemitraan dengan kelompok etnis lokal. Perusahaan juga memastikan mekanisme pengaduan yang transparan dan terstruktur.

INRU menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasional yang bertanggung jawab serta terus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui dialog dan kemitraan inklusif.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy course download free
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: bencana ekologicobisnis.comINRUToba Pulp Lestari

Related Posts

Cuaca Kering Belum Berakhir, BMKG Ungkap Prediksi Musim Hujan

Cuaca Kering Belum Berakhir, BMKG Ungkap Prediksi Musim Hujan

by Hidayat Taufik
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca kering masih akan berlangsung di sebagian besar wilayah...

Dr. Jimmy Ardian menjelaskan alasan hal kecil bisa memicu reaksi emosional yang besar dan kaitannya dengan luka masa lalu.

Dr. Jimmy Ardian Ungkap Pemicu Emosi Meledak

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pernah merasa sangat gelisah hanya karena pasangan ketiduran atau merasa tidak dihargai setelah mengalami sedikit ketidakpahaman dengan...

Zhu Rongji

Jejak Zhu Rongji Membangun Ekonomi China

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Zhu Rongji, mantan Perdana Menteri China, meninggal dunia pada usia 97 tahun pada 12 Agustus 2026 dan...

Klaim Dinasti Tang Tidak Pernah Ada Menyebar di Internet China

Kim Yo Jong Tak Konfirmasi Klaim Trump soal Komunikasi dengan Kim Jong Un

by Zahra Zahwa
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kim Yo Jong mengaku tidak mengetahui apakah Kim Jong Un baru-baru ini berkomunikasi dengan Donald Trump. Kim...

2,6 Ton Sabu Cair Disita di Bengkalis

Roberto Carlos Bantah Rumor Pindah Agama

by Desti Dwi Natasya
August 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Legenda Timnas Brasil Roberto Carlos membantah kabar yang menyebut dirinya telah memeluk agama Islam setelah menikah dengan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

Jakarta Tak Bisa Atasi Polusi Sendiri, Ini Alasannya

August 20, 2026
Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

Presiden Portugal Sahkan Larangan Cadar di Tempat Umum

August 19, 2026
Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Berlanjut ke Tahap Penyidikan

August 20, 2026
3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

3,4 Juta Meterai Palsu Disita, Polisi Ungkap Cara Mudah Mendeteksinya

August 19, 2026
Kemenpar Rilis Data Statistik Pariwisata 2025, Bali hingga Jogja Masih Jadi Favorit

Kemenpar Rilis Data Statistik Pariwisata 2025, Bali dan Jogja Masih Jadi Favorit

August 20, 2026
Roti Gandum dan Selai Kacang - pexels/Denis Liendo

Pakar Nutrisi Rekomendasikan Sarapan Sehat yang Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup

August 20, 2026
Membersihkan Toilet - pexels/https://kaboompics.com/

Seberapa Sering Harus Membersihkan Toilet? Ini Tipsnya

August 20, 2026
Peluncuran Indonesia Bullion Market Association

Peluncuran Indonesia Bullion Market Association

August 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved