• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Toba Pulp Lestari Bantah Jadi Biang Kerok Penyebab Bencana Ekologi

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
December 2, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Bencana Ekologi

Ilustrasi Bencana di Aceh.

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) membantah tudingan bahwa operasional perusahaan sebagai penyebab bencana ekologi sebagaimana dituduhkan sejumlah pihak.

Dilansir dari Keterbukaan Informasi, Selasa (2/12/2025) perusahaan menyatakan seluruh kegiatan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah melalui penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) oleh pihak ketiga untuk memastikan penerapan prinsip pengelolaan hutan lestari.

Dari total areal konsesi seluas 167.912 hektare, perusahaan mengembangkan tanaman eucalyptus sekitar 46.000 hektare, sementara sisanya dialokasikan sebagai kawasan konservasi dan lindung.

Selama lebih dari 30 tahun beroperasi, INRU mengklaim selalu menjaga komunikasi melalui dialog dan kemitraan dengan pemerintah, masyarakat adat, tokoh masyarakat, akademisi, dan organisasi sipil.

Perusahaan menekankan bahwa seluruh tuduhan lingkungan harus didasarkan pada data akurat dan terverifikasi, serta menyatakan tetap membuka ruang dialog konstruktif demi keberlanjutan yang bertanggung jawab di wilayah PBPH.

Rencana rekomendasi penutupan usaha yang muncul dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut bermula dari aksi unjuk rasa Sekretariat Bersama Gerakan Ekumenis Keadilan Ekologi Sumatera Utara pada 10 November 2025, yang dipimpin oleh sejumlah tokoh agama dan aktivis lingkungan.

INRU menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima salinan rekomendasi tersebut karena masih berupa rencana yang akan disusun setelah gubernur menyelesaikan proses evaluasi operasional perusahaan. Ruang lingkup dan substansi rekomendasi pun belum diketahui.

Sebagai langkah responsif, perusahaan telah mengirim surat permohonan audiensi kepada Gubernur Sumatera Utara untuk menyampaikan klarifikasi dan posisi perusahaan.

INRU secara tegas menolak tuduhan pencemaran atau kerusakan lingkungan akibat operasi perusahaan. Beberapa poin klarifikasi yang disampaikan antara lain:

  1. Seluruh operasional mengikuti izin dan regulasi pemerintah, serta dipantau secara periodik bekerja sama dengan lembaga independen tersertifikasi.
  2. Peremajaan pabrik pada 2018 bertujuan meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan melalui teknologi ramah lingkungan.
  3. Audit KLHK tahun 2022–2023 menyatakan perusahaan “TAAT” terhadap seluruh regulasi tanpa temuan pelanggaran lingkungan maupun sosial.
  4. Tuduhan deforestasi dibantah dengan penjelasan bahwa seluruh kegiatan tanam–panen dilakukan sesuai RKU, RKT, dan tata ruang yang telah ditetapkan, dengan jeda maksimal satu bulan antara pemanenan dan penanaman kembali.
  5. Dari total konsesi, sekitar 48.000 hektare telah ditetapkan sebagai area konservasi dan kawasan lindung yang dijaga oleh perusahaan.

INRU juga menegaskan bahwa tidak ada gugatan hukum berulang dari masyarakat maupun kasus hukum dengan masyarakat adat.

Perusahaan menyatakan tetap mengupayakan dialog konstruktif dan kemitraan dengan masyarakat sebagai strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk merespons kekhawatiran publik.

INRU menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada dampak dari rencana rekomendasi penutupan terhadap operasional, pendapatan, arus kas, atau kewajiban kontraktual kepada pembeli dan pemasok. Aktivitas ekonomi masyarakat sekitar juga dilaporkan belum terdampak.

Dalam aspek keberlanjutan, perusahaan menjelaskan bahwa kebijakan ESG tercantum dalam Kebijakan Keberlanjutan perusahaan. Kebijakan ini mencakup pengelolaan hutan berkelanjutan, perlindungan kawasan konservasi, pengurangan emisi, pengendalian limbah, dan kebijakan tanpa bakar.

Pada aspek sosial, INRU menjalankan program pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi desa, dukungan pendidikan dan kesehatan, hingga kemitraan dengan kelompok etnis lokal. Perusahaan juga memastikan mekanisme pengaduan yang transparan dan terstruktur.

INRU menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasional yang bertanggung jawab serta terus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui dialog dan kemitraan inklusif.

Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: bencana ekologicobisnis.comINRUToba Pulp Lestari

Related Posts

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan sepanjang tahun 2025 terkait dugaan penyembunyian omzet...

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sari Yuliati resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Ia menggantikan Adies...

PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Patra Drilling Contractor (PDC) memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus strategi bisnis 2026 dalam kegiatan...

PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui Sales and Operation Region II (SOR...

PHM

PHM Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2.000 bph

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatatkan pencapaian positif pada awal tahun 2026 ini melalui tambahan produksi minyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

January 20, 2026
Bank Mandiri Salurkan 70% Dana Pemerintah, Purbaya Beri Sinyal Tambahan Stimulus

Pemerintah Tawarkan ORI029, Targetkan Penghimpunan Dana Rp25 Triliun

January 27, 2026
PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

January 29, 2026
Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

January 29, 2026
PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

January 29, 2026
PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved