• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tips Sukses Menulis Jurnal ala Profesor Universitas Trunojoyo Madura

H. Fuad by H. Fuad
December 29, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Tips Sukses Menulis Jurnal ala Profesor Universitas Trunojoyo Madura

JAKARTA, Cobisnis.com – Berprofesi sebagai akademisi pasti tak jauh dari kegiatan penelitian dan menuliskannya di jurnal ilmiah. Sebagian kampus telah mewajibkan mahasiswanya untuk menulis jurnal sebagai syarat kelulusan. Sedangkan dosen, diwajibkan oleh Pemerintah untuk menulis jurnal dalam rangka kenaikan pangkat.

Sayangnya, menulis jurnal tak semudah yang dibayangkan. Tak jarang harus dilakukan bertahun-tahun, dan menghabiskan dana penerbitan sampai puluhan juta rupiah. Belum lagi jika terjebak calo yang meminta uang untuk penerbitan, atau biasa dikenal sebagai jurnal predator

Profesor Arif Muntasa dari Universitas Trunojoyo Madura, kampus negeri terbesar di Madura, menyatakan bahwa menulis jurnal tidak selalu harus seperti itu. Banyak penelitian yang bisa dilakukan secara gratis, bahkan bisa mendapat hibah atau uang bonus penelitian yang jumlahnya fantastis.

“Menulis sebuah jurnal memanglah bukan sebuah kegiatan yang mudah. Tapi sebenarnya ada banyak cara untuk membuat penulisan jurnal menjadi menyenangkan. Jangan sampai kita terjebak jurnal predator dan harus jual motor untuk meneliti!,” ungkap Arif didampingi Assoc.Prof. Wahyudi Agustiono, Dosen Universitas Trunojoyo Madura pada Webinar SEVIMA pada (28/12) sore.

Menurut Arif dan Wahyudi, sebelum melakukan publikasi jurnal ilmiah, seorang penulis harus memahami beberapa hal. Agar jurnal yang ditulis dapat terpublikasi, baik di tingkat internasional (Terindeks SCOPUS), maupun di tingkat nasional (Terindeks SINTA). Berikut tips untuk menulis jurnal ala Profesor Trunojoyo:

Tips Sukses Menulis Jurnal

Pertama, akademisi perlu pandai dalam memilih jurnal dan penerbit. Banyak penerbit yang menyediakan secara gratis. Ada juga kegiatan hibah penelitian yang memberi dana untuk melakukan penulisan jurnal, dan mengikuti konferensi internasional.

Peluang-peluang ini tersedia luas dan bisa dengan mudah ditemui di internet. Walaupun demikian, memang perlu ketekunan dan ketelitian dalam mengumpulkan informasi tersebut.

“Beberapa publikasi gratis terindeks SCOPUS, bisa kita coba. Diantaranya seperti International Journal of Technology dari Universitas Indonesia (UI), International Journal on Electrical Engineering and Informatic dari Institut Teknologi Bandung (ITB), serta beberapa penerbit jurnal internasional Elsevier, Taylor and Francis, Sage, dan lainnya. Kesempatan itu sangat banyak, tapi tidak jarang karena terlalu banyak informasi, kita menjadi bingung,” kata Arif yang sudah menulis 44 artikel jurnal internasional.

Kedua, belajar dari penolakan. Mirip dengan menerbitkan opini di media massa, penerbitan jurnal juga bisa ditolak.

Arif menjelaskan bahwa penolakan sangat wajar. Setelah ditolak, akademisi harus bangkit dan refleksi diri. Anda harus belajar dari kenapa jurnal Anda ditolak.

“Biasanya terdapat beberapa alasan kenapa jurnal sering ditolak. Misalnya saja seperti naskah di luar area jurnal, unsur naskah kurang lengkap, tata bahasa yang digunakan tidak layak, hingga pembahasan tersebut terlalu dangkal. Itu kita jadikan pelajaran dan perbaikan,” jelas Arif yang di Kementerian Pendidikan (Kemendikbudristek) juga dipercaya sebagai reviewer (penyeleksi) hibah penelitian.

Ketiga, memilih target jurnal yang tepat dan sesuai kemampuan. Lagi-lagi, mirip dengan media massa dimana kolom opini di koran nasional ternama tentu lebih sulit ditembus dibanding media lainnya, hal yang sama juga terjadi untuk jurnal. Akademisi harus mengetahui bagaimana target jurnal yang dipilih. Mulai dari tingkat kesulitannya, gaya selingkung, preferensi redaksi, hingga batasan-batasan yang ada dalam jurnal tersebut.

Jangan sampai misalnya, penelitian terkait Teknologi, dikirimkan ke jurnal yang membahas seputar tanaman.

“Akademisi sebagai penulis ibaratnya anak tangga, kita bisa coba dulu jurnal yang peringkatnya lebih rendah, sambil bertahap meningkatkan kualitas tulisan kita dan profil kita. Nantinya pasti akan terbiasa sendiri,” ungkap Arif.

Tips-tips tersebut, sambung Wahyudi, dapat dipelajari dan diasah para akademisi seiring waktu. Ada banyak forum, sistem akademik, dan platform pembelajaran, yang bisa digunakan akademisi untuk meningkatkan diri. Termasuk dari SEVIMA, seperti Webinar pada Selasa (28/12) sore yang dihadiri 3.400 orang rektor dan dosen anggota Komunitas SEVIMA tersebut.
“Pada intinya, secara kualitas penelitian, kita sebagai akademisi Indonesia tidak kalah dan sudah terbukti pintar-pintar. Tinggal diasah saja untuk sukses menulis jurnal. Yang penting, ada kemauan kuat dari akademisi untuk terus belajar. Karena inilah kewajiban kita di kampus: untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban dengan cara ditulis!,” pungkas Wahyudi.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy free download
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
lynda course free download
Tags: Cobisnisdiskusi jurnalisJurnalJurnalis

Related Posts

Gaji CEO Baru Apple John Ternus Terungkap, Hampir Rp1 Triliun Setahun?

Gaji CEO Baru Apple John Ternus Terungkap, Hampir Rp1 Triliun Setahun?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple pada Selasa, 1 September 2026. Ia menggantikan Tim Cook yang...

Komdigi Ingin Industri Internet Nasional Tak Sekadar Jadi Penonton

Komdigi Minta Tambahan Rp3,23 Triliun untuk 2027, Mau Dipakai untuk Apa?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Komunikasi dan Digital, Komdigi, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp3,23 triliun untuk menjalankan sejumlah program pada 2027....

Ekonomi 2025 Tertekan, Ivan Tanjaya Ungkap Strategi Bisnis Hadapi 2026

Ekonomi 2025 Tertekan, Ivan Tanjaya Ungkap Strategi Bisnis Hadapi 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kondisi ekonomi 2025 disebut memberi tekanan cukup besar terhadap bisnis yang menyasar segmen masyarakat menengah ke atas....

Komisi XI DPR Pilih Destry Damayanti Jadi Gubernur BI hingga 2031

DPR Setujui Destry Damayanti Pimpin BI untuk Periode 2026-2031

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026 sampai...

1 Orang Tewas Ditikam di Times Square, Polisi Tembak Pelaku di Lokasi

1 Orang Tewas Ditikam di Times Square, Polisi Tembak Pelaku di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Insiden penikaman terjadi di kawasan Times Square, New York, Amerika Serikat, Senin (31/8). Seorang perempuan yang membawa...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

Akhir Pekan Makin Seru, Ini Film Baru di Bioskop

August 21, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Positif, Ahli Tekankan Pentingnya Pengawasan dan Profesionalisme

Pembenahan BGN Perkuat Tata Kelola Program MBG

September 1, 2026
Tokopedia dan TikTok Shop menghadirkan NYAM Awards 2026 untuk mengapresiasi pelaku F&B lokal sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis melalui #BeliLokal.

NYAM Awards 2026 Dorong Bisnis F&B Lokal Makin Berkembang

September 2, 2026
: Australia memvaksinasi 5.000 penguin kecil di Phillip Island dan St Kilda Beach untuk melindungi koloni dari ancaman flu burung H5N1.

Australia Vaksinasi 5.000 Penguin Cegah Flu Burung

September 2, 2026
Apple Maps mengikuti Google mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika untuk pengguna di AS, mengikuti perintah Presiden Donald Trump.

Apple Maps Ikuti Google, Danau Ontario Jadi Danau Amerika

September 2, 2026
Habiburokhman: Perampasan Aset di AS hingga Australia Tak Cuma Sasar Tipikor

Habiburokhman: Perampasan Aset di AS hingga Australia Tak Cuma Sasar Tipikor

September 2, 2026
Bernardo Tavares meminta Bonek dan Bonita tidak memberi tekanan berlebihan kepada Persebaya Surabaya yang akan tampil di Super League 2026/2027.

Bernardo Tavares Minta Bonek Tak Beri Tekanan Berlebih

September 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved