• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, November 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Tingkatkan Kapasitas Produksi Alat Kesehatan Hingga Empat Kali Lipat, Proline Bangun Pabrik Baru Siap Penuhi Kebutuhan Nasional Dan Ekspansi Global

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 25, 2025
in Industri
0
Tingkatkan Kapasitas Produksi Alat Kesehatan Hingga Empat Kali Lipat,  Proline Bangun Pabrik Baru Siap Penuhi Kebutuhan Nasional Dan Ekspansi Global

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Prodia Diagnostic Line (Proline), perusahaan afiliasi dari PT Prodia Widyahusada
Tbk (kode saham: PRDA) sekaligus bagian usaha dari Prodia Group, meresmikan fasilitas produksi baru di Kawasan Industri Jababeka III, beralamat di Jl. Tekno Boulevard Blok A3 – 3A, 5, 6, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peresmian fasilitas produksi ini sebagai komitmen Proline untuk mendukung pemerintah mewujudkan pilar
transformasi kesehatan ketiga, yaitu sistem ketahanan kesehatan, dengan berkontribusi pada peningkatan
kemandirian produksi alat kesehatan dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan.

Fasilitas produksi baru Proline diresmikan secara langsung oleh Lucia Rizka Andalusia selaku Direktur Jenderal
Kefarmasian & Alat Kesehatan Kementeri Kesehatan Republik Indonesia, serta dihadiri oleh Andi Widjaja selaku
Founder & Komisaris Utama PT Prodia Diagnostic Line (Proline), Endang W. Hoyaranda selaku Direktur PT Prodia
Utama, Cristina Sandjaja selaku Direktur PT Prodia Diagnostic Line (Proline), Liana Kuswandi selaku Direktur
Keuangan PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia), Günther Gorka selaku CEO DiaSys Diagnostic Systems GmbH,
segenap jajaran manajemen di bawah naungan Prodia Group, serta para pemangku kepentingan & mitra
strategis Proline.

Direktur Jenderal Kefarmasian & Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Lucia Rizka
Andalusia, mengapresiasi pembangunan fasilitas produksi baru milik Proline, sebagai langkah strategis dalam
memperkuat industri alat kesehatan nasional. Ia berharap keberadaan fasilitas ini dapat mendorong penggunaan alat kesehatan (alkes) dan reagen produksi dalam negeri dengan kualitas yang setara dengan produk impor.

Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk
luar serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Founder & Komisaris Utama Proline, Andi Widjaja, mengatakan fasilitas produksi baru ini merupakan salah satu
ide untuk semakin mendorong kemandirian produksi alkes dan reagen buatan dalam negeri. “Dengan
diresmikannya fasilitas produksi baru ini, Proline optimis dapat berkontribusi terhadap permintaan alkes dan
reagen yang terus meningkat setiap tahun sehingga rantai pasokan fasilitas kesehatan akan kebutuhan alkes dari dalam negeri tetap dapat terjaga.

Disisi lain, Proline juga siap berkontribusi mengamankan jumlah produksinya untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis dari pemerintah yang membutuhkan alkes dan reagen dalam jumlah banyak.” jelas Andi.
Direktur Proline, Cristina Sandjaja, menyampaikan, “Dengan perluasan fasilitas ini, kami dapat meningkatkan
kapasitas produksi untuk berbagai lini, termasuk Kimia Klinik, Hematologi, Rapid Test, dan Instrumen Diagnostik.

Saat ini, produk Proline telah digunakan oleh lebih dari 7.000 fasilitas kesehatan baik pemerintah maupun swasta termasuk puskesmas, rumah sakit, dan klinik di seluruh Indonesia. Kami terus memperkuat komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi buatan lokal yang mampu menjangkau lebih banyak fasilitas kesehatan.

” Ia juga menambahkan bahwa fasilitas produksi baru ini mampu mendongkrak peningkatan produksi berbagai lini, seperti pada produk Kimia Klinik yang naik 3 kali lipat menjadi 960.000 kit per tahun, Rapid Test meningkat 4,5 kali lipat menjadi 22,5 juta tes, dan instrumen naik 4 kali lipat menjadi 4.000 unit per tahun, serta

penambahan fasilitas baru untuk biomolekuler dengan kapasitas hingga 5 juta tes per tahun. Target jangka

panjangnya adalah memenuhi kebutuhan seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia serta memperluas penetrasi

pasar ekspor hingga 20% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Sebagai pemegang 39% saham Proline sejak tahun 2024, Prodia menyambut baik pengembangan fasilitas

produksi baru sebagai langkah strategis dalam memperkuat industri alat kesehatan nasional. Direktur Keuangan

Prodia, Liana Kuswandi, menyampaikan bahwa langkah ini diyakini akan memberikan nilai tambah bagi kedua

perusahaan. “Kami percaya bahwa pengembangan ini akan memberikan nilai strategis dan berdampak positif

bagi pertumbuhan Proline maupun Prodia,” ujar Liana. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar kedua

perusahaan ini untuk memperkuat ekosistem kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Günther Gorka selaku CEO DiaSys Diagnostic Systems GmbH, mitra global Proline,turut mengapresiasi langkah ekspansi Proline dalam menyediakan alkes dan reagen berstandar internasional di Indonesia. Ia berharap fasilitas baru ini mendorong Proline menjadi pemain kunci di pasar dalam dan luar negeri,serta siap mendukung inovasi Proline untuk memajukan industri alat kesehatan nasional.

Proline telah menjadi pionir produsen alkes dan reagen yang mengacu pada standar mutu nasional dan internasional. Hal ini dibuktikan dari penayangan Alat Kesehatan Dalam Negeri (AKD) untuk reagen kimia klinik di e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sejak tahun 2015, dengan TKDN sebesar 42,10%-55,85%. Untuk terus mendorong peningkatan TKDN di atas 40%, Proline berupaya

memaksimalkan penggunaan bahan baku lokal, khususnya untuk bahan non-enzim dan bahan kemas, serta memproduksi sendiri komponen berbahan metal untuk seluruh instrumen yang dihasilkan. Proline konsisten dalam menjamin kualitas produksinya melalui sertifikasi ISO 13845:2016 yang telah diperoleh sejak tahun 2013 yang mencakup keseluruhan proses dari desain, produksi hingga manufaktur dan terus diperbaharui seiring ekspansi produk. 

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy free download
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: cobisnis.comPabrik baruProduksi alat kesehatanPT proline

Related Posts

Suara Bioskop Terlalu Keras? Ini Tips Melindungi Pendengaran

Suara Bioskop Terlalu Keras? Ini Tips Melindungi Pendengaran

by Hidayat Taufik
November 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menonton film di bioskop menjadi salah satu pilihan hiburan bagi banyak orang. Namun, tingkat kebisingan suara yang...

Portugal Tak Terima Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Cara Seperti Ini

Portugal Tak Terima Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Cara Seperti Ini

by Hidayat Taufik
November 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Cristiano Ronaldo resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Tim Nasional Portugal pada Kamis (5/11/2026). Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri...

AS Gelontorkan Rp14 Triliun untuk Pengiriman 25 Ribu Drone ke Timur Tengah

AS Gelontorkan Rp14 Triliun untuk Pengiriman 25 Ribu Drone ke Timur Tengah

by Hidayat Taufik
November 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Amerika Serikat (AS) meningkatkan kekuatan pertahanannya di kawasan Timur Tengah dengan mengirim lebih dari 25.000 sistem nirawak...

Enam Rekomendasi Komnas HAM Terkait Penanganan Karhutla di Indonesia

Enam Rekomendasi Komnas HAM Terkait Penanganan Karhutla di Indonesia

by Hidayat Taufik
November 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan enam rekomendasi kepada pemerintah pusat dan daerah terkait penanganan...

Prabowo Minta Stasiun Gambir Direvitalisasi Setelah Puluhan Tahun

Prabowo Minta Stasiun Gambir Direvitalisasi Setelah Puluhan Tahun

by Hidayat Taufik
November 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan revitalisasi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pengembangan kawasan Monumen Nasional (Monas)....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

Bank Mandiri dan Visa Hadirkan Livin’ MARKT 2026

November 5, 2026
DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

DPR Siapkan Aturan agar Aset Rampasan Bisa Langsung Diterima Korban

November 5, 2026
Emiliano Martinez Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Chelsea Dapat Kabar Baik

SpaceX Gandeng Qualcomm Bangun Jaringan 5G Starlink Mobile

November 5, 2026
Emiliano Martinez Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Chelsea Dapat Kabar Baik

Kongres AS Selidiki Hubungan Gianni Infantino dengan Trump

November 5, 2026
Suara Bioskop Terlalu Keras? Ini Tips Melindungi Pendengaran

Suara Bioskop Terlalu Keras? Ini Tips Melindungi Pendengaran

November 6, 2026
Portugal Tak Terima Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Cara Seperti Ini

Portugal Tak Terima Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Cara Seperti Ini

November 6, 2026
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
AS Gelontorkan Rp14 Triliun untuk Pengiriman 25 Ribu Drone ke Timur Tengah

AS Gelontorkan Rp14 Triliun untuk Pengiriman 25 Ribu Drone ke Timur Tengah

November 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved