• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Tingkatkan Kapasitas Produksi Alat Kesehatan Hingga Empat Kali Lipat, Proline Bangun Pabrik Baru Siap Penuhi Kebutuhan Nasional Dan Ekspansi Global

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
April 25, 2025
in Industri
0
Tingkatkan Kapasitas Produksi Alat Kesehatan Hingga Empat Kali Lipat,  Proline Bangun Pabrik Baru Siap Penuhi Kebutuhan Nasional Dan Ekspansi Global

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Prodia Diagnostic Line (Proline), perusahaan afiliasi dari PT Prodia Widyahusada
Tbk (kode saham: PRDA) sekaligus bagian usaha dari Prodia Group, meresmikan fasilitas produksi baru di Kawasan Industri Jababeka III, beralamat di Jl. Tekno Boulevard Blok A3 – 3A, 5, 6, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peresmian fasilitas produksi ini sebagai komitmen Proline untuk mendukung pemerintah mewujudkan pilar
transformasi kesehatan ketiga, yaitu sistem ketahanan kesehatan, dengan berkontribusi pada peningkatan
kemandirian produksi alat kesehatan dalam negeri, serta mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan.

Fasilitas produksi baru Proline diresmikan secara langsung oleh Lucia Rizka Andalusia selaku Direktur Jenderal
Kefarmasian & Alat Kesehatan Kementeri Kesehatan Republik Indonesia, serta dihadiri oleh Andi Widjaja selaku
Founder & Komisaris Utama PT Prodia Diagnostic Line (Proline), Endang W. Hoyaranda selaku Direktur PT Prodia
Utama, Cristina Sandjaja selaku Direktur PT Prodia Diagnostic Line (Proline), Liana Kuswandi selaku Direktur
Keuangan PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia), Günther Gorka selaku CEO DiaSys Diagnostic Systems GmbH,
segenap jajaran manajemen di bawah naungan Prodia Group, serta para pemangku kepentingan & mitra
strategis Proline.

Direktur Jenderal Kefarmasian & Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Lucia Rizka
Andalusia, mengapresiasi pembangunan fasilitas produksi baru milik Proline, sebagai langkah strategis dalam
memperkuat industri alat kesehatan nasional. Ia berharap keberadaan fasilitas ini dapat mendorong penggunaan alat kesehatan (alkes) dan reagen produksi dalam negeri dengan kualitas yang setara dengan produk impor.

Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk
luar serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Founder & Komisaris Utama Proline, Andi Widjaja, mengatakan fasilitas produksi baru ini merupakan salah satu
ide untuk semakin mendorong kemandirian produksi alkes dan reagen buatan dalam negeri. “Dengan
diresmikannya fasilitas produksi baru ini, Proline optimis dapat berkontribusi terhadap permintaan alkes dan
reagen yang terus meningkat setiap tahun sehingga rantai pasokan fasilitas kesehatan akan kebutuhan alkes dari dalam negeri tetap dapat terjaga.

Disisi lain, Proline juga siap berkontribusi mengamankan jumlah produksinya untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis dari pemerintah yang membutuhkan alkes dan reagen dalam jumlah banyak.” jelas Andi.
Direktur Proline, Cristina Sandjaja, menyampaikan, “Dengan perluasan fasilitas ini, kami dapat meningkatkan
kapasitas produksi untuk berbagai lini, termasuk Kimia Klinik, Hematologi, Rapid Test, dan Instrumen Diagnostik.

Saat ini, produk Proline telah digunakan oleh lebih dari 7.000 fasilitas kesehatan baik pemerintah maupun swasta termasuk puskesmas, rumah sakit, dan klinik di seluruh Indonesia. Kami terus memperkuat komitmen untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi buatan lokal yang mampu menjangkau lebih banyak fasilitas kesehatan.

” Ia juga menambahkan bahwa fasilitas produksi baru ini mampu mendongkrak peningkatan produksi berbagai lini, seperti pada produk Kimia Klinik yang naik 3 kali lipat menjadi 960.000 kit per tahun, Rapid Test meningkat 4,5 kali lipat menjadi 22,5 juta tes, dan instrumen naik 4 kali lipat menjadi 4.000 unit per tahun, serta

penambahan fasilitas baru untuk biomolekuler dengan kapasitas hingga 5 juta tes per tahun. Target jangka

panjangnya adalah memenuhi kebutuhan seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia serta memperluas penetrasi

pasar ekspor hingga 20% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Sebagai pemegang 39% saham Proline sejak tahun 2024, Prodia menyambut baik pengembangan fasilitas

produksi baru sebagai langkah strategis dalam memperkuat industri alat kesehatan nasional. Direktur Keuangan

Prodia, Liana Kuswandi, menyampaikan bahwa langkah ini diyakini akan memberikan nilai tambah bagi kedua

perusahaan. “Kami percaya bahwa pengembangan ini akan memberikan nilai strategis dan berdampak positif

bagi pertumbuhan Proline maupun Prodia,” ujar Liana. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar kedua

perusahaan ini untuk memperkuat ekosistem kesehatan yang berkelanjutan di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Günther Gorka selaku CEO DiaSys Diagnostic Systems GmbH, mitra global Proline,turut mengapresiasi langkah ekspansi Proline dalam menyediakan alkes dan reagen berstandar internasional di Indonesia. Ia berharap fasilitas baru ini mendorong Proline menjadi pemain kunci di pasar dalam dan luar negeri,serta siap mendukung inovasi Proline untuk memajukan industri alat kesehatan nasional.

Proline telah menjadi pionir produsen alkes dan reagen yang mengacu pada standar mutu nasional dan internasional. Hal ini dibuktikan dari penayangan Alat Kesehatan Dalam Negeri (AKD) untuk reagen kimia klinik di e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) sejak tahun 2015, dengan TKDN sebesar 42,10%-55,85%. Untuk terus mendorong peningkatan TKDN di atas 40%, Proline berupaya

memaksimalkan penggunaan bahan baku lokal, khususnya untuk bahan non-enzim dan bahan kemas, serta memproduksi sendiri komponen berbahan metal untuk seluruh instrumen yang dihasilkan. Proline konsisten dalam menjamin kualitas produksinya melalui sertifikasi ISO 13845:2016 yang telah diperoleh sejak tahun 2013 yang mencakup keseluruhan proses dari desain, produksi hingga manufaktur dan terus diperbaharui seiring ekspansi produk. 

Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy course download free
download intex firmware
Download WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comPabrik baruProduksi alat kesehatanPT proline

Related Posts

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Suharyanto dari jabatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk...

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

Karhutla Jadi Perhatian, Legislator Miris Ada OTT di BNPB

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyatakan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan...

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

Pulang Kerja Terasa Melelahkan? Ini Tips Pulihkan Energi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Rasa lelah setelah bekerja tidak selalu disebabkan oleh aktivitas fisik. Tekanan pekerjaan, komunikasi dengan banyak orang, hingga...

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

Polemik ‘Pasal Gibran Banget’ Memanas, Denny Adukan KPU ke DKPP

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana bersama sejumlah pihak melaporkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

Kemlu Monitor Kondisi WNI di Arab Saudi Usai Serangan Houthi

by Hidayat Taufik
October 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau perkembangan keamanan di Arab Saudi setelah serangan kelompok Houthi menyasar Bandara...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

AIA Healthiest Schools Kembali, Buka Ruang bagi Sekolah untuk Berinovasi

October 15, 2026
Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

Sinergi Multi Rangkul Denico, Ekspansi ke Pasar Global

October 15, 2026
OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

OTT KPK di BNPB: Rp3,3 Miliar, Aset Kripto, dan Emas Disita

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 digelar pada 23–25 Oktober di JICC dengan 426 tenant, promosi produk lokal, dan beragam aktivitas halal lifestyle.

BSI Ajak Gen Z Bawa Brand Lokal Mendunia

October 15, 2026
Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak - pexels/Vitaly Gariev

Seberapa Sering Pekerja Kantoran Harus Banyak Bergerak demi Menajaga Kesehatan?

October 15, 2026
Ilustrasi Seseorang Terkena Gangguan Kesehatan Mental - pexels/Liza Summer

Kelompok Muda Paling Rentan, Kemenkes: 9 dari 10 Orang dengan Depresi Belum Terjangkau Layanan Kesehatan

October 15, 2026
Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

Di Tengah Tekanan Geopolitik, Menpar Ajak GIPi Perkuat Ekosistem Pariwisata Nasional

October 15, 2026
Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

Prabowo Copot Suharyanto, Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB

October 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved