• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Terapkan IoT untuk Operasional dan Keberlanjutan Usaha, TPA dorong transformasi di Industri Kelapa Sawit

Indra Purnama by Indra Purnama
January 20, 2022
in Industri
0
Terapkan IoT untuk Operasional dan Keberlanjutan Usaha, TPA dorong transformasi di Industri Kelapa Sawit

JAKARTA, Cobisnis.com Direktur Utama PT Teladan Prima Agro (TPA), Wishnu Wardhana, menyampaikan visinya tentang bagaimana perusahaan kelapa sawit yang bertanggung jawab dapat meningkatkan efisiensi produksi secara berkelanjutan untuk pengembangan industri secara jangka panjang. Wishnu memaparkan inisiatif TPA yang telah menerapkan Internet of Things (IoT) sebagai inovasi dalam pengelolaan operasional usahanya di Kalimantan Timur. 

Dengan lahan konsesi seluas lebih dari 60.000 hektar, TPA memiliki cakupan skala yang memadai dan menguntungkan bagi langkah-langkah pengembangan usaha melalui berbagai pendekatan inovatif. “TPA memiliki luas lahan yang ideal secara skala, tidak menuntut perubahan yang rumit dan berbiaya tinggi serta pendekatan inovatif yang kami lakukan dapat diuji secara komprehensif,” kata Wishnu.

Mulai beroperasi sejak tahun 2004, TPA menerapkan teknologi untuk operasional usaha pengelolaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit. “Banyak industri seperti perbankan, layanan kesehatan dan transportasi telah mengalami disrupsi dan secara keseluruhan mereka kemudian bertransformasi melalui teknologi digital. Kami juga mulai menerapkan pendekatan inovatif berupa ‘precision agriculture’ pada konsesi TPA. Inisiatif ini memungkinkan TPA untuk mengeksplorasi langkah efisiensi lebih lanjut dalam proses produksi kami sekaligus mengurangi beban kegiatan usaha kami terhadap lingkungan,” kata Wishnu, yang telah terjun dalam industri kelapa sawit sejak tahun 2004. 

Salah satu contoh precision agriculture terletak pada penggunaan pupuk, yang merupakan faktor utama untuk mencapai hasil produksi yang lebih tinggi. Pemakaian pupuk yang tidak tepat baik secara kualitas dan kuantitas, bukan hanya merupakan suatu pemborosan namun juga menyebabkan bahaya terhadap lingkungan. Dalam visinya, Wishnu menugaskan para manajer untuk mengumpulkan dan melacak informasi tentang kondisi tanah secara rinci, tidak berdasarkan pada ukuran per blok atau per hektar tetapi sampai ke titik pohon per pohon kelapa sawit di perkebunan. Drone yang menggunakan Geographic Information System (GIS) dan navigasi satelit akan memberikan informasi mengenai jenis dan jumlah pupuk yang tepat dan dibutuhkan masing-masing pohon tersebut secara akurat. 

Selain itu teknologi tersebut dapat mengidentifikasi penyakit, tingkat kesuburan dari masing-masing tanaman, memprediksi cuaca, mengetahui tingkat air di dalam tanah dan memprediksi produksi kebun secara berkala. Hal ini memberikan manfaat terhadap lingkungan dan memberikan TPA kemampuan untuk mengoptimalkan produksi yang berkelanjutan. Proses identifikasi dan monitoring ini sering dikatakan sebagai remote sensing, atau kemampuan untuk mengetahui karakteristik fisik area menggunakan refleksi dan radiasi yang dipancarkan dari jarak jauh.

Pendekatan progresif ini dibangun berdasarkan big data dan algoritma yang memberikan arus informasi terperinci secara real-time dan dapat diakses oleh para manajer. Tim operasional TPA memiliki pengalaman puluhan tahun di Kalimantan Timur, yang merupakan lokasi keseluruhan konsesi TPA, sehingga mereka dapat menafsirkan data dan menarik kesimpulan yang tepat untuk melandasi pengambilan keputusan bisnis secara efektif.

  

Wishnu menjelaskan visinya secara lebih rinci: “Suksesnya masa depan industri kelapa sawit bergantung pada pemanfaatan inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Ini akan mengurangi kebutuhan perluasan areal kegiatan usaha kelapa sawit karena perusahaan dapat meraih hasil lebih banyak dari jumlah lahan yang ada, dan dikelola secara berkelanjutan. Industri kelapa sawit memerlukan transformasi dengan menerapkan aspek transparansi sehingga para pemangku kepentingan yang berada di Samarinda, di Jakarta, dan dimanapun, semua dapat melihat bagaimana kami mengelola kegiatan operasi kami dari sisi agro-ekologi (agro-ecological), sosio-teritorial (socio-territorial), dan skala ekonomi (economic scale). Hal ini hanya dapat dicapai melalui langkah adopsi digitalisasi operasi kami secara rinci dan menyeluruh, dimana kami melakukan pengukuran terhadap semua aspek terkait.”

Salah satu prinsip manajemen bisnis yang dikenal luas adalah bahwa “apa yang dapat diukur secara akurat, dapat dikelola dengan baik.” Wishnu sangat menghargai nilai setiap data yang ada dan sekarang TPA memiliki teknologi serta peralatan yang tepat guna untuk mengumpulkan, memproses, dan menganalisis seluruh data dari lapangan, pabrik, dan lingkungan masyarakat sekitar pada tingkat dan dalam skala yang belum pernah digunakan sebelumnya.

Sesuai makna yang terkandung dalam namanya, Teladan Prima Agro senantiasa berusaha menanamkan nilai-nilai ‘keteladanan’ dalam menjalankan semua aksi usahanya, baik melalui peningkatan cara-cara yang sudah digunakan industri selama ini maupun melalui penerapan metode yang lebih modern. “Kami bangga dan senantiasa terpacu untuk menegakkan filosofi dan prinsip keteladanan kami ke dalam tindakan nyata aksi usaha kami. Setiap menyebut nama Teladan Prima Agro, kami diingatkan mengenai siapa kami dan nilai-nilai apa yang kami junjung tinggi,” kata Wishnu Wardhana.

Komitmen mendalam Perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan dalam penggunaan lahan dan sumber daya alam secara bertanggung jawab mendapatkan pengakuan di forum Konferensi Perubahan Iklim PBB (UNCCC) di Glasgow, Skotlandia. Pada konferensi COP26 Desember 2021 lalu, Gubernur Kalimantan Timur dan Bupati Berau menyampaikan pemaparan mereka dengan mengacu pada operasi usaha anak perusahaan TPA, yaitu PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation, yang telah sejak lama bekerja sama dengan pemerintah menerapkan best practice pengelolaan areal lahan dengan nilai konservasi tinggi atau High Conservation Value. Semua wilayah konsesi TPA menerapkan praktik “tanpa pembakaran” serta praktik-praktik asas keberlanjutan mendasar lainnya.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, TPA menjadikan kepekaan terhadap lingkungan dan masyarakat sebagai komponen utama dalam setiap proses kerja serta pengambilan keputusan. Fokus TPA dalam membangun industri kelapa sawit berkualitas baik dan bernilai keberlanjutan yang tinggi dituangkan dalam 11 poin Kebijakan Sawit Lestari. Kebijakan ini dirumuskan berdasarkan misi utama perusahaan yaitu membangun agribisnis yang berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan; menyediakan produk berkualitas terbaik; dan memberikan nilai tertinggi bagi seluruh pemangku kepentingan melalui inovasi.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy free download
download lenevo firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: CobisnisIndustryIoTkelapa sawit

Related Posts

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan kinerja keuangan pada semester I 2026. Laba bersih perusahaan mencapai Rp8,51...

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Program Makan Bergizi Gratis atau MBG telah berjalan lebih dari 1,5 tahun dengan cakupan penerima yang terus...

Bandara Soetta Tutup setelah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bandara Soetta Tutup setelah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah penumpang penerbangan internasional tertahan di Singapura akibat penutupan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9). Penutupan...

Empat Gunung Api Erupsi Pagi Ini Anak Krakatau Salah Satunya

Empat Gunung Api Erupsi Pagi Ini Anak Krakatau Salah Satunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Empat gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada Minggu, 6 September 2026. Keempatnya adalah Gunung Anak Krakatau,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

MBG Berjalan 1,5 Tahun Evaluasi Program Dinilai Tak Bisa Ditunda

September 7, 2026
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pakar menjelaskan apakah aktivitas vulkanik dapat memicu gempa megathrust Selat Sunda.

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Picu Megathrust?

September 7, 2026
Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

Mengulik “Islam Ala Prabowo” Buku Ini Sebenarnya Bahas Apa?

September 8, 2026
CapCut World Singapore mempertemukan lebih dari 300 kreator dan memperkenalkan inovasi AI serta fitur baru untuk mendukung proses kreatif.

CapCut Rayakan Pertumbuhan Komunitas di Singapura

September 8, 2026
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

September 8, 2026
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved