• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Target Baru Industri Otomotif China: 32,3 Juta Mobil di 2025

Kaysan Usmani by Kaysan Usmani
September 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Pengembangan Baterai Kendaraan Listrik Mampu Serap Ribuan Tenaga Kerja

JAKARTA, Cobisnis – Pemerintah China kembali menetapkan target baru untuk industri otomotif tahun 2025. Kali ini, sasaran penjualan mobil ditetapkan sebesar 32,3 juta unit, angka yang ternyata sedikit lebih rendah dibanding perkiraan Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) yang sebelumnya memproyeksikan 32,9 juta unit.

Target ini diumumkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) bersama tujuh lembaga pemerintah lainnya. Tujuannya jelas: menjaga pertumbuhan industri otomotif tetap stabil di tengah persaingan ketat dan kondisi pasar yang dinamis.

Untuk kendaraan energi baru (New Energy Vehicles/NEV) yang mencakup mobil listrik, plug-in hybrid, hingga hidrogen, pemerintah menargetkan penjualan 15,5 juta unit pada 2025. Angka ini naik sekitar 20% dari tahun sebelumnya, meski masih di bawah proyeksi CAAM yang memperkirakan bisa tembus 16 juta unit.

Selain soal angka, rencana besar ini juga mencakup aturan baru terkait kendaraan otonom. Pemerintah mulai membuka pintu bagi penggunaan mobil Level 3 dengan persetujuan bersyarat. Level ini memungkinkan mobil berjalan sendiri dalam kondisi tertentu, meski pengemudi tetap harus siap mengambil alih.

Bukan hanya itu, pemerintah juga berencana memperkuat regulasi di berbagai sisi, mulai dari keselamatan jalan, sistem asuransi, hingga kerangka hukum yang mendukung perkembangan teknologi baru. Dengan begitu, pasar bisa tumbuh lebih sehat tanpa meninggalkan faktor keamanan.

Rencana tersebut menekankan pentingnya persaingan yang adil. Pemerintah ingin menciptakan iklim pasar yang lebih teratur sehingga semua pelaku industri, baik pemain lama maupun pendatang baru, bisa bersaing di level yang sama.

Latar belakang kebijakan ini tak lepas dari kondisi pasar sebelumnya. Pada Mei lalu, otoritas China sudah mengetatkan aturan setelah perang harga panjang melanda industri otomotif. Perang harga itu membuat banyak produsen, pemasok, hingga dealer kesulitan menjaga margin keuntungan.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah China seakan ingin menegaskan bahwa pertumbuhan industri otomotif bukan hanya soal volume penjualan. Regulasi, keadilan pasar, hingga perlindungan konsumen juga menjadi fokus utama.

Sumber: www.reuters.com

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download karbonn firmware
Free Download WordPress Themes
online free course
Tags: Chinacobisnis.comMobilOtomotif

Related Posts

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan mencengangkan sepanjang tahun 2025 terkait dugaan penyembunyian omzet...

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

by Hidayat Taufik
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sari Yuliati resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Ia menggantikan Adies...

PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Patra Drilling Contractor (PDC) memaparkan capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025 sekaligus strategi bisnis 2026 dalam kegiatan...

PGN

PGN Salurkan Gas Perdana ke Pabrik Baterai Kendaraan Listrik CATIB di Karawang

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui Sales and Operation Region II (SOR...

PHM

PHM Dongkrak Produksi Minyak Lapangan Handil hingga 2.000 bph

by Iwan Supriyatna
January 29, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatatkan pencapaian positif pada awal tahun 2026 ini melalui tambahan produksi minyak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

RLCO Masuk Suspend di Tengah Gejolak Pasar Saham

January 28, 2026
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

Deretan Film Bioskop Februari 2026: dari Horor Mencekam hingga Animasi Keluarga

January 20, 2026
Mengundurkan diri

Wakil Presdir Bussan Auto Finance Mengundurkan Diri

January 28, 2026
AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

January 29, 2026
PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

PPATK Karyawan Sembunyikan Rp 12,49 Triliun Siapa Menampung !

January 29, 2026
Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

Sosok Sari Yuliati, Wakil Ketua DPR RI Pengganti Adies Kadir

January 29, 2026
PDC

PDC Bukukan Pendapatan Rp 2,83 Triliun dan Laba Bersih Rp 141 Miliar di 2025

January 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved