• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, September 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Tanah Anaknya Diserobot, Musisi Senior Syaiful Bachri Curhat

Nina Karlita by Nina Karlita
April 3, 2022
in Nasional
0
Tanah Anaknya Diserobot, Musisi Senior Syaiful Bachri Curhat

Syaiful Bachri alias Ancha curhat soal tanah anaknya di Cisarua Bogor yang diduga diserobot mafia tanah.

JAWA BARAT, Cobisnis.com – Indonesia darurat mafia tanah karena terjadi banyak kasus penyerobotan tanah. Kali ini dialami oleh Nadya Adilla Putri, anak dari musisi senior Syaiful Bachri alias Ancha. Tanah seluas 4855 m2 dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 959/Desa Tugu Selatan milik Nadya diklaim H. Djedjen Teteng.

Yang membuat Syaiful Bachri marah dan kesal, H. Djedjen Teteng hanya dengan bermodal draft jual beli yang belum terdaftar dan tercatat baik di Kantor Desa Tugu Selatan maupun di Kantor Kecamatan Cisarua, PTUN Bandung menerima gugatan tersebut dan tetap menggelar sidang demi sidang dengan dokumen kepemilikan yang tidak kuat secara hukum.

Bahkan menurut Syaiful Bachri, tanda tangan H. Arifin Aziz lurah Desa Tugu Selatan yang tertera pada draft jual beli bodong tersebut ditandatangani pada tahun 2021 pada saat dirinya sudah tidak menjabat lurah lagi. Padahal saat itu SHM tanah tersebut sudah terdaftar atas nama Nadya Adilla Putri dengan status peningkatan dari tanah milik adat Girik Leter C Kohor No. 2215.

“H. Arifin Aziz mengakui khilaf telah menandatangani draft jual beli tanah pada Juni 2021 karena tekanan H. DJEDJEN Teteng dan anggota ormas ” ungkap Syaiful Bachri ditemui usai sidang di PTUN pada Rabu (30/3) lalu.

Syaiful Bachri juga bingung, obyek tanah yang dimaksud H Djedjen Teteng adalah Draft Jual Beli tersebut adalah Girik Leter ‘C’ Kohir No. 397. Sementara SHM No. 959 /Desa Tugu Selatan atas nama Nadya Adilla Putri berasal dari Girik Leter ‘C’ No. 2215. Perbedaan Girik/No. Kohir sama dengaan perbedaan obyek tanah.

Secara gamblang, mantan musisi Musica Studio itu menuturkan riwayat pembelian tanah milik Nadya Adilla Putri sampai H. Djedjen Teteng menyerobot dan mengajukan ke PTUN.

Pada tanggal 20 Desember 2012, Syaiful Bachri membeli sebidang tanah dari TERRY KASSEN TANIZAR, dengan status tanah telah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 959/Desa Tugu Selatan tanggal 01 Agustus 2003, Surat Ukur No. 10/Tugu Selatan/2011, tanggal 30 Mei 2011, seluas 4.855 m². Tanah itu kemudian dibalik nama atas nama anak Syaiful Bacri, NADYA ADILLA PUTRI. Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 959/Desa Tugu Selatan tersebut merupakan peningkatan hak dari tanah milik adat Girik Leter “C” Kohir No. 2215.

Akta Jual Beli PPAT No. 126/2012 tanggal 20 Desember 2012 yang dibuat di hadapan Fuzi Markunah, SH. (PPAT di Kab. Bogor) antara TERRY KASSEN TANIZAR dengan NADYA ADILLA PUTRI, yang dalam jual-beli tersebut Nadya Adilla Putri diwakili oleh SYAIFUL BACHRI, selaku ayah.

Pada tanggal 17 Juli 2021, ada segerombolan orang yang memaksa masuk dan menguasai tanah tersebut. Mereka adalah H. Djedjen Teteng dan sebuah ormas, mengklaim bahwa tanah tersebut adalah milik H. Djedjen Teteng dengan bukti kepemilikan draft Jual Beli (yang tidak bernomor dan tidak bertanggal), dan belum terdaftar di Kantor Desa maupun Kantor Kecamatan dengan no. Kohir 397.

Dalam surat tersebut terdapat tanda tangan pihak penjual (H. MUNAJAT KURTUBI) dan Pihak Pembeli (H. TETENG DJEDJEN) dan Kepala Desa sebagai saksi (H. ARIFIN AZIS).

Peristiwa segerombolan orang yang memaksa masuk ke tanah tersebut sama persis seperti yang disampaikan Muhammad Amin saksi fakta pemilik tanah di hadapan majelis hakim PTUN pada Rabu (30/3) lalu yang terdiri dari Ardoyo Wardhana (Hakim Ketua), Gugum Surya Gumilar SH, MH (Hakim) dan Liza Valianty (Hakim).

“Sebelum masuk bersama ormas dan menguasai tanah, sempat menanyakan apakah tanah ini akan dijual? Dan berniat akan membeli,” kata Muhammad Amin memberi kesaksian.

Sebelumnya Saksi Ahli dari pihak tergugat Zaenal Mutaqin seorang dosen luar biasa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung mengatakan bahwa peradilan ini tidak dapat dilakukan di PTUN tetapi harus di Peradilan Umum.

Masih menurut Muhammad Amin, untuk mengesankan seolah olah H. Djedjen Teteng mengusai tanah sejak tahun 1994, setiap kali ada peninjauan tanah dari pihak berwajib orang – orang suruhan H. Djedjen Teteng pura – pura bekerja di tanah itu.

Tentu saja Syaiful Bachri tidak tinggal diam. Hanya berselang sehari, dari tindakan biadab H. Djedjen Teteng tersebut Syaiful Bachri kemudian melaporkan ke Polres Kabupaten Bogor dengan laporan No. Pol: STPL/B/1081/VII/2021/JBR/RES BGT tanggal 19 Juli 2021
yang kemudian pihak Polres Kabupaten Bogor menindaklanjuti laporan tersebut dan H. Djedjen Teteng telah berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini. Dan H. Arifin Aziz juga mengakui telah berbuat khilaf karena mendapat tekanan dari H. Djedjen Teteng.

“Yang saya merasa heran, hanya dengan bukti draft jual beli yang tidak terdaftar, PTUN mau menerima laporan tersebut dan memprosesnya. Hingga pada tanggal 5 Februari 2022 kami menerima 2 buah surat panggilan No: 127/G/2021/PTUN.BDG

tentang Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) memanggil Nadya Adilla Putri, disebut Terkait Pihak ketiga, untuk hadir di PTUN Bandung pada tangal 19 Januari 2022, sehubungan dengan gugatan yang diajukan oleh H. Djedjen Teteng melawan Kepala Kantor Pertanahan, ” tutur Syaiful Bachri.

Masih menurut Syaiful Bachri , sidang di PTUN tidak perlu terjadi. Sebab surat yang dijadikan dasar gugatan ke kantor Pertanahan tersebut berupa draft jual beli yang tidak terdaftar. Secara administrasi sudah cacat.

“Tapi sekali lagi, pihak PTUN tetap menggelar sidang. Dan lagi draft Jual beli milik H. Djedjen Teteng itu nomor Girik yang berbeda. Jadi salah obyek juga. Saya membeli tanah tersebut dari Terry Kassen Tanizar sudah pernah diroya di Bank, ” tutur Syaiful Bachri.***

Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: BogorCisaruaDesa Tugu Selatanmafia tanahSyaiful Bachri

Related Posts

Pemuda Bawa Sajam di Bogor Viral, Polisi Minta Warga Aktif Ronda

Pemuda Bawa Sajam di Bogor Viral, Polisi Minta Warga Aktif Ronda

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Video sekelompok pemuda membawa senjata tajam masuk ke kawasan permukiman di Sukaraja, Bogor, viral di media sosial....

Ilustrasi Hujan (Freepik)

Cuaca Jabodetabek 25-26 Agustus, Ini Prediksinya

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) perlu memperhatikan potensi perubahan cuaca pada 25-26 Agustus 2026....

Residivis Bobol 4 Kotak Amal di Bogor, Siasatnya Cari Masjid yang Sepi

Residivis Bobol 4 Kotak Amal di Bogor, Siasatnya Cari Masjid yang Sepi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi menangkap pria berinisial R yang diduga membobol empat kotak amal di wilayah Kecamatan Gunung Putri, Bogor,...

Kekeringan di Kabupaten Bogor Kian Parah, 140 Ribu Jiwa Kesulitan Air Bersih

Kekeringan di Kabupaten Bogor Kian Parah, 140 Ribu Jiwa Kesulitan Air Bersih

by Hidayat Taufik
August 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus memperparah krisis air bersih. Berdasarkan data terbaru dari...

Kemarau Picu Risiko Kebakaran, Damkar Bogor Beberkan Penyebab yang Paling Sering Terjadi

Kemarau Picu Risiko Kebakaran, Damkar Bogor Beberkan Penyebab yang Paling Sering Terjadi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

Dokter Tirta: Orang Bernilai Bisa Membuat Jam Murah Terlihat Mahal

September 2, 2026
Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

Krisis Energi AI Makin Besar, Elon Musk Mulai Melirik Data Center di Orbit

September 1, 2026
Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

Indonesia Dilirik Jadi Pabrik AI Dunia, Investasi Capai Rp800 Triliun

September 6, 2026
Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

Ferry Bahas Perjalanan Ilmu Ekonomi dan Pelajaran dari Berbagai Krisis

September 3, 2026
Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

Kontroversi! Negara Ini Larang Hijab bagi Siswi di Sekolah

September 8, 2026
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved