• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, September 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Tak Perlu Simpan Batangan, Begini Cara Kerja ETF Emas

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 16, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Tak Perlu Simpan Batangan, Begini Cara Kerja ETF Emas

JAKARTA, Cobisnis.com – Emas kini punya cara baru untuk masuk ke kantong investor. Lewat ETF Emas, masyarakat bisa mendapatkan eksposur terhadap harga emas melalui Bursa Efek Indonesia tanpa harus menyimpan emas batangan sendiri.

ETF Emas merupakan produk investasi yang diperdagangkan di bursa. Sederhananya, investor membeli unit ETF melalui pasar modal, sementara emas menjadi aset dasar yang menopang produk tersebut.

Hal menariknya ada pada emas fisik yang berada di balik produk ini. Jadi, ETF Emas bukan sekadar angka yang bergerak mengikuti harga emas di layar perdagangan.

Dalam ekosistem tersebut, emas fisik terhubung dengan Electronic Gold Receipt atau EGR. Instrumen ini menjadi bukti kepemilikan emas dalam bentuk elektronik dan menghubungkan emas fisik dengan sistem pasar modal.

Setiap 1 gram emas direpresentasikan oleh 1.000 EGR. Dengan mekanisme tersebut, kepemilikan emas dapat tercatat secara digital tanpa membuat investor harus membawa pulang emas dalam bentuk batangan.

Pegadaian memiliki peran penting dalam ekosistem ini sebagai penyedia aset dasar ETF Emas. Emas fisik yang menjadi dasar produk tersebut berada dalam pengelolaan dan penyimpanan Pegadaian.

Kehadiran ETF Emas juga membuat emas tidak lagi hanya dipandang sebagai barang yang dibeli lalu disimpan. Aset tersebut kini bisa menjadi bagian dari instrumen pasar modal yang dapat diperdagangkan investor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan ETF Emas memiliki peran lebih luas dari sekadar menambah pilihan investasi.

“Emas bukan hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas,” ujar Airlangga dalam peringatan 49 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia dan Peluncuran ETF Emas di di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Menurut Airlangga, ETF Emas juga dapat menghubungkan berbagai bagian dalam industri keuangan. Mulai dari manajer investasi, bank kustodian, bank bullion, dealer emas hingga Bursa Efek Indonesia.

“Dan saya senang karena dengan ETF, maka asuransi bisa investasi emas. Sebelumnya kan asuransi tidak bisa investasi di bullion. Jadi ini salah satu yang akan terus kita dorong,” ujar Airlangga. dikutip dari beberapa sumber,Minggu (16/8//2026)

Dengan hadirnya ETF Emas, investor kini memiliki alternatif baru untuk mendapatkan eksposur terhadap emas. Perbedaannya, emas tersebut tidak perlu disimpan sendiri di rumah atau tempat penyimpanan pribadi.

Pada akhirnya, ETF Emas mempertemukan dua hal yang sebelumnya terasa berbeda, yaitu emas fisik dan pasar modal. Bagi masyarakat, ini menjadi cara baru untuk berinvestasi emas melalui sistem yang sudah dikenal dalam perdagangan efek.

Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download lava firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: Bursa Efek IndonesiaCobisnisEtf emasInvestasi emasPasar Modalpegadaian

Related Posts

Harga Emas Berpotensi Terus Menguat, Investor Diminta Waspadai Profit Taking

Belanda Geser 86 Ton Cadangan Emas ke Inggris, Antisipasi Ketidakpastian Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Bank Sentral Belanda atau DNB memindahkan 86 ton emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke Inggris di...

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

Ekonomi Didorong Tumbuh di Atas 6%, Purbaya Yakin Kelas Menengah Bangkit

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan masyarakat kelas menengah akan kembali tumbuh dalam 1 sampai 2...

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

Amran Pecat 13 Pejabat Kementan karena Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian karena dinilai tidak disiplin dan...

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

Kemensos Periksa Data 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Judi Online

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Sosial tengah mendalami data 1,4 juta penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat judi online. Data tersebut...

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

Api Meluas di Cagar Alam Merapi Ungup Ungup Tim BKSDA Turun Tangan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Ijen, tepatnya di area Cagar Alam Merapi Ungup Ungup. Kobaran...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar Rizki Handayani

Kemenpar Jadikan Wisata Wellness Program Unggulan Dukung Pariwisata Berkualitas

September 5, 2026
Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

Serena-Venus Williams Tersingkir Setelah Kalah Dramatis di US Open 2026

September 5, 2026
PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, Tunjukkan Kiprah Nyata dalam Transisi Energi Nasional

PLN Indonesia Power Borong 6 Penghargaan EBTKE 2026, Tunjukkan Kiprah Nyata dalam Transisi Energi Nasional

September 5, 2026
Sutradara Joe Russo mengungkap Avengers: Doomsday mulai menjalani syuting meski naskah belum sepenuhnya rampung dan mengandalkan improvisasi aktor.

Avengers: Doomsday Syuting Saat Naskah Belum Rampung

September 5, 2026
Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

Indonesia Sebut Pelaporan Kabut Asap Karhutla ke ASEAN Terus Dilakukan

September 5, 2026
Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

September 5, 2026
Melalui "Jelajah Indonesia Wastra Nusantara", Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Melalui “Jelajah Indonesia Wastra Nusantara”, Kemenpar Angkat Wastra jadi Daya Tarik Wisata Budaya

September 5, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Waktu Terbaik Makan Makanan Berprotein Waktu Sarapan atau Makan Malam?

September 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved