• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Survei Populix: 67% Masyarakat Indonesia Antusias Menyambut Promosi di Platform Belanja Online Tahun Ini

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 9, 2023
in Uncategorized
0
Survei Populix: 67% Masyarakat Indonesia Antusias Menyambut Promosi di Platform Belanja Online Tahun Ini

JAKARTA,Cobisnis.com – Perusahaan riset Populix mengeluarkan hasil survei terbaru berjudul “Indonesian Shopper Behavior on Promotion Week in the Face of Economic Uncertainty 2023” yang membahas tentang perilaku berbelanja, serta pengaruh kampanye promosi terhadap gaya belanja masyarakat Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi 2023.

Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa setengah dari masyarakat Indonesia cenderung membeli barang di luar dari daftar belanja mereka, baik untuk pembelian secara online maupun offline.

“Survei kami menemukan bahwa orang Indonesia memiliki tendensi melakukan pembelian produk secara spontan di luar daftar belanja mereka, atau yang dikenal dengan istilah impulsif buying. Hal ini terutama didorong oleh adanya kesempatan untuk memiliki produk yang sudah lama diinginkan tetapi baru bisa dibeli sekarang, dan sebagai bentuk apresiasi untuk diri sendiri (self-reward). Selain itu, kampanye promosi juga menjadi faktor pendorong kuat bagi masyarakat dalam melakukan impulsive buying, misalnya promo khusus dari penjual atau diskon spesial pada momentum festival belanja,” ujar Dr. Timothy Astandu, Co-Founder dan CEO Populix.

Perilaku Belanja Masyarakat Indonesia Saat Ini

Dari survei yang dilakukan terhadap 1.086 laki-laki dan perempuan berusia 18-55 tahun, ditemukan bahwa meskipun masyarakat Indonesia saat ini sudah terbiasa dengan berbelanja secara online maupun offline, tetapi 63% di antara mereka mengatakan lebih menyukai berbelanja secara online. Beberapa alasan masyarakat lebih menyukai berbelanja secara online adalah hemat waktu dan tenaga (75%), dapat membandingkan harga produk dengan toko lainnya (63%), bisa mendapatkan cashback (60%), gratis ongkos kirim (53%), lebih banyak opsi metode pembayaran (48%), memiliki lebih banyak variasi produk (47%), dan dapat membaca review terkait penjual (47%).

Sementara itu, 37% masyarakat yang lebih memilih berbelanja langsung di toko menyatakan lebih menyukainya karena dapat melihat produk secara langsung (78%), dapat langsung membawa pulang barang yang dibeli (68%), meminimalisasi risiko barang rusak atau hilang (61%), dapat mencoba barang sebelum membelinya (57%), kegiatan berbelanja tersebut menjadi bentuk refreshing untuk diri sendiri/keluarga (42%), bisa mendapatkan penjelasan lengkap dari penjual (38%), dan mendapatkan inspirasi untuk membeli produk lain yang ada di toko (26%).

Selanjutnya, kategori produk yang sering dibeli oleh masyarakat adalah produk kebutuhan utama seperti makanan dan minuman (69%), kebutuhan sehari-hari (68%), fashion & pakaian olahraga (59%) serta bahan makanan segar (41%).

Selain itu, produk lain yang juga banyak dibeli oleh masyarakat adalah produk-produk perawatan diri seperti produk perawatan tubuh (48%) dan kosmetik (39%).

Menariknya, selain berbelanja produk kebutuhan utama dan perawatan diri, survei memperlihatkan bahwa 52% masyarakat juga menyatakan pernah membeli voucher promo dari platform online dengan alasan untuk mendapatkan diskon (79%), ingin mencoba (38%), dan memang sudah terbiasa membeli voucher promo (22%). Adapun mayoritas voucher yang dibeli tersebut biasanya ditukarkan di restoran (34%), hotel (29%), dan bioskop (21%).

Dalam survei yang sama, ditemukan juga bahwa lebih dari setengah masyarakat Indonesia memiliki tendensi perilaku berbelanja secara impulsif.

Faktor-faktor yang menjadi alasan pendorong masyarakat berbelanja di luar perencanaan adalah sudah ada keinginan membeli tetapi baru dapat membelinya saat ini (40%), bentuk apresiasi untuk diri sendiri atau self-reward (39%), tergiur dengan promo menarik dari penjual (35%), tergiur dengan diskon dari platform saat momentum festival belanja, seperti diskon tanggal kembar (34%), gratis ongkos kirim (31%), mendapatkan cashback (31%), serta mendapatkan voucher belanja (25%).

Antusiasme Belanja Masyarakat di Tengah Kampanye Promosi

Mayoritas (91%) masyarakat mengatakan pernah berbelanja saat kampanye promosi berlangsung di platform belanja online, seperti pada momentum tanggal kembar, Harbolnas, payday, dan sebagainya.

Bahkan, 67% responden survei mengatakan sangat antusias dalam menyambut kampanye promosi karena bisa mendapatkan tambahan gratis ongkos kirim (75%), flash sale (69%), dan diskon ganda (60%).

Berikut beberapa temuan utama seputar rencana masyarakat Indonesia dalam menyambut kampanye-kampanye promosi di tahun ini:
Sebanyak 5 dari 10 masyarakat mengatakan pasti akan berbelanja pada kampanye promosi di tahun ini dengan kategori produk yang paling diincar meliputi fashion dan pakaian olahraga (67%), kebutuhan sehari-hari (45%), perawatan tubuh (41%), kosmetik (40%), makanan dan minuman (29%), teknologi dan gadget (27%), serta barang elektronik (23%).

Tiga alasan utama masyarakat membeli produk tersebut pada momen kampanye promosi adalah ingin mendapatkan harga terendah (77%), mendapatkan gratis ongkos kirim (62%), dan bukan kebutuhan darurat (22%).

Masyarakat sudah mempersiapkan anggaran hingga Rp 500.000, dengan metode pembayaran yang paling banyak dipilih adalah melalui e-wallet (48%) dan cash-on-delivery (20%) untuk berbelanja di momen kampanye promosi tahun ini.

Beberapa platform belanja online yang dinantikan masyarakat:
E-commerce (99%): Shopee (85%), Tokopedia (51%), dan Lazada (25%).
Social commerce (84%): TikTok Shop (57%), Instagram Shopping (26%), dan WhatsApp (22%).

Aplikasi perjalanan (75%): Traveloka (59%) dan Tiket.com (31%).

Sebelum kampanye promosi berlangsung, masyarakat juga sudah menyusun strategi untuk mempermudah mereka dalam mendapatkan produk incarannya, seperti memasukan produk ke dalam keranjang sebelum kampanye promosi dimulai (67%), membandingkan harga di berbagai platform online (47%), membuat daftar belanja (40%), mencatat harga normal produk yang akan dibeli (31%), hingga memasang alarm pengingat (25%).

Di sisi lain, ada juga beberapa hal yang membuat masyarakat tidak tertarik mengikuti kampanye promosi, yakni khawatir akan membeli barang yang tidak dibutuhkan (50%), tidak memiliki anggaran (36%), dan perbedaan harga yang tidak terlalu jauh dari harga normal (31%).

Pengaruh Isu Resesi terhadap Perilaku Belanja Di tengah isu dan imbauan resesi tahun 2023, masyarakat Indonesia juga tengah bersiap dan menyusun strategi dalam aktivitas belanja mereka. Sebanyak 43% masyarakat mengatakan hanya akan membeli barang kebutuhan utama, 22% masyarakat akan mencari barang yang lebih murah dengan merek yang sama, 12% akan mencari barang yang lebih murah meskipun harus berganti merek, 2% akan mengumpulkan stok sebelum resesi benar-benar terjadi, dan 1% mengatakan akan lebih banyak menggunakan cicilan. Menariknya, terdapat juga 20% masyarakat yang mengatakan tidak akan ada perubahan dalam perilaku belanja mereka, terutama para Generasi Z, serta masyarakat menengah ke bawah yang memang sudah berbelanja secara minim.

Selain itu, masyarakat akan lebih mengutamakan untuk membeli produk kebutuhan sehari-hari (62%), makanan dan minuman (50%), dan perawatan tubuh (31%). Sedangkan, fashion dan pakaian olahraga (24%), produk elektronik (9%), serta teknologi dan gadget (8%) akan cenderung ditunda pembeliannya selama resesi karena bukan kebutuhan utama (64%) dan tidak mendesak (53%).

Untuk melihat laporan lengkap “Indonesian Shopper Behavior on Promotion Week in the Face of Economic Uncertainty 2023”, silakan mengunjungi tautan berikut ini.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download lenevo firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: cobisnis.comPopulix

Related Posts

Prabowo Ancam Larang Vape di Indonesia Jika Risiko Penyalahgunaan Terus Meningkat

Prabowo-Pramono Saling Puji, Peluang Koalisi 2029?

by Hidayat Taufik
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PDI Perjuangan (PDIP) merespons wacana kemungkinan membangun koalisi bersama Partai Gerindra pada Pemilu 2029. Wacana tersebut mencuat...

Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

by Hidayat Taufik
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi agar tidak...

Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

by Hidayat Taufik
September 18, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Purbaya Yudhi Sadewa resmi mengakhiri tugasnya sebagai Menteri Keuangan setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara untuk...

Pemerintah diminta memberi kepastian produksi tambang dan penugasan pasokan sejak dini untuk menjaga kebutuhan batu bara pembangkit listrik pada 2027.

Pemerintah Diminta Pastikan Produksi Tambang

by Rizki Meirino
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah perlu memberikan kepastian lebih awal kepada perusahaan tambang terkait rencana produksi dan penugasan pasokan untuk kebutuhan...

Pentingnya Investasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Peningkatan PAD Kabupaten Dairi

Pentingnya Investasi Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Serta Peningkatan PAD Kabupaten Dairi

by Rizki Meirino
September 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Investasi dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Selain mendorong aktivitas ekonomi, investasi juga...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

September 17, 2026
SAR Resmi Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

SAR Resmi Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

September 17, 2026
Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan Dokumen dan Elektronik

September 17, 2026
Prabowo Ancam Larang Vape di Indonesia Jika Risiko Penyalahgunaan Terus Meningkat

Prabowo-Pramono Saling Puji, Peluang Koalisi 2029?

September 18, 2026
Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

Bahlil Larang Orang Kaya Pakai BBM Subsidi

September 18, 2026
Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

Purbaya Tak Lagi Menteri, Segini Perkiraan Uang Pensiunnya

September 18, 2026
Pemerintah diminta memberi kepastian produksi tambang dan penugasan pasokan sejak dini untuk menjaga kebutuhan batu bara pembangkit listrik pada 2027.

Pemerintah Diminta Pastikan Produksi Tambang

September 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved