• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 8, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Survei Populix: 67% Masyarakat Indonesia Antusias Menyambut Promosi di Platform Belanja Online Tahun Ini

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 9, 2023
in Uncategorized
0
Survei Populix: 67% Masyarakat Indonesia Antusias Menyambut Promosi di Platform Belanja Online Tahun Ini

JAKARTA,Cobisnis.com – Perusahaan riset Populix mengeluarkan hasil survei terbaru berjudul “Indonesian Shopper Behavior on Promotion Week in the Face of Economic Uncertainty 2023” yang membahas tentang perilaku berbelanja, serta pengaruh kampanye promosi terhadap gaya belanja masyarakat Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi 2023.

Berdasarkan hasil survei, ditemukan bahwa setengah dari masyarakat Indonesia cenderung membeli barang di luar dari daftar belanja mereka, baik untuk pembelian secara online maupun offline.

“Survei kami menemukan bahwa orang Indonesia memiliki tendensi melakukan pembelian produk secara spontan di luar daftar belanja mereka, atau yang dikenal dengan istilah impulsif buying. Hal ini terutama didorong oleh adanya kesempatan untuk memiliki produk yang sudah lama diinginkan tetapi baru bisa dibeli sekarang, dan sebagai bentuk apresiasi untuk diri sendiri (self-reward). Selain itu, kampanye promosi juga menjadi faktor pendorong kuat bagi masyarakat dalam melakukan impulsive buying, misalnya promo khusus dari penjual atau diskon spesial pada momentum festival belanja,” ujar Dr. Timothy Astandu, Co-Founder dan CEO Populix.

Perilaku Belanja Masyarakat Indonesia Saat Ini

Dari survei yang dilakukan terhadap 1.086 laki-laki dan perempuan berusia 18-55 tahun, ditemukan bahwa meskipun masyarakat Indonesia saat ini sudah terbiasa dengan berbelanja secara online maupun offline, tetapi 63% di antara mereka mengatakan lebih menyukai berbelanja secara online. Beberapa alasan masyarakat lebih menyukai berbelanja secara online adalah hemat waktu dan tenaga (75%), dapat membandingkan harga produk dengan toko lainnya (63%), bisa mendapatkan cashback (60%), gratis ongkos kirim (53%), lebih banyak opsi metode pembayaran (48%), memiliki lebih banyak variasi produk (47%), dan dapat membaca review terkait penjual (47%).

Sementara itu, 37% masyarakat yang lebih memilih berbelanja langsung di toko menyatakan lebih menyukainya karena dapat melihat produk secara langsung (78%), dapat langsung membawa pulang barang yang dibeli (68%), meminimalisasi risiko barang rusak atau hilang (61%), dapat mencoba barang sebelum membelinya (57%), kegiatan berbelanja tersebut menjadi bentuk refreshing untuk diri sendiri/keluarga (42%), bisa mendapatkan penjelasan lengkap dari penjual (38%), dan mendapatkan inspirasi untuk membeli produk lain yang ada di toko (26%).

Selanjutnya, kategori produk yang sering dibeli oleh masyarakat adalah produk kebutuhan utama seperti makanan dan minuman (69%), kebutuhan sehari-hari (68%), fashion & pakaian olahraga (59%) serta bahan makanan segar (41%).

Selain itu, produk lain yang juga banyak dibeli oleh masyarakat adalah produk-produk perawatan diri seperti produk perawatan tubuh (48%) dan kosmetik (39%).

Menariknya, selain berbelanja produk kebutuhan utama dan perawatan diri, survei memperlihatkan bahwa 52% masyarakat juga menyatakan pernah membeli voucher promo dari platform online dengan alasan untuk mendapatkan diskon (79%), ingin mencoba (38%), dan memang sudah terbiasa membeli voucher promo (22%). Adapun mayoritas voucher yang dibeli tersebut biasanya ditukarkan di restoran (34%), hotel (29%), dan bioskop (21%).

Dalam survei yang sama, ditemukan juga bahwa lebih dari setengah masyarakat Indonesia memiliki tendensi perilaku berbelanja secara impulsif.

Faktor-faktor yang menjadi alasan pendorong masyarakat berbelanja di luar perencanaan adalah sudah ada keinginan membeli tetapi baru dapat membelinya saat ini (40%), bentuk apresiasi untuk diri sendiri atau self-reward (39%), tergiur dengan promo menarik dari penjual (35%), tergiur dengan diskon dari platform saat momentum festival belanja, seperti diskon tanggal kembar (34%), gratis ongkos kirim (31%), mendapatkan cashback (31%), serta mendapatkan voucher belanja (25%).

Antusiasme Belanja Masyarakat di Tengah Kampanye Promosi

Mayoritas (91%) masyarakat mengatakan pernah berbelanja saat kampanye promosi berlangsung di platform belanja online, seperti pada momentum tanggal kembar, Harbolnas, payday, dan sebagainya.

Bahkan, 67% responden survei mengatakan sangat antusias dalam menyambut kampanye promosi karena bisa mendapatkan tambahan gratis ongkos kirim (75%), flash sale (69%), dan diskon ganda (60%).

Berikut beberapa temuan utama seputar rencana masyarakat Indonesia dalam menyambut kampanye-kampanye promosi di tahun ini:
Sebanyak 5 dari 10 masyarakat mengatakan pasti akan berbelanja pada kampanye promosi di tahun ini dengan kategori produk yang paling diincar meliputi fashion dan pakaian olahraga (67%), kebutuhan sehari-hari (45%), perawatan tubuh (41%), kosmetik (40%), makanan dan minuman (29%), teknologi dan gadget (27%), serta barang elektronik (23%).

Tiga alasan utama masyarakat membeli produk tersebut pada momen kampanye promosi adalah ingin mendapatkan harga terendah (77%), mendapatkan gratis ongkos kirim (62%), dan bukan kebutuhan darurat (22%).

Masyarakat sudah mempersiapkan anggaran hingga Rp 500.000, dengan metode pembayaran yang paling banyak dipilih adalah melalui e-wallet (48%) dan cash-on-delivery (20%) untuk berbelanja di momen kampanye promosi tahun ini.

Beberapa platform belanja online yang dinantikan masyarakat:
E-commerce (99%): Shopee (85%), Tokopedia (51%), dan Lazada (25%).
Social commerce (84%): TikTok Shop (57%), Instagram Shopping (26%), dan WhatsApp (22%).

Aplikasi perjalanan (75%): Traveloka (59%) dan Tiket.com (31%).

Sebelum kampanye promosi berlangsung, masyarakat juga sudah menyusun strategi untuk mempermudah mereka dalam mendapatkan produk incarannya, seperti memasukan produk ke dalam keranjang sebelum kampanye promosi dimulai (67%), membandingkan harga di berbagai platform online (47%), membuat daftar belanja (40%), mencatat harga normal produk yang akan dibeli (31%), hingga memasang alarm pengingat (25%).

Di sisi lain, ada juga beberapa hal yang membuat masyarakat tidak tertarik mengikuti kampanye promosi, yakni khawatir akan membeli barang yang tidak dibutuhkan (50%), tidak memiliki anggaran (36%), dan perbedaan harga yang tidak terlalu jauh dari harga normal (31%).

Pengaruh Isu Resesi terhadap Perilaku Belanja Di tengah isu dan imbauan resesi tahun 2023, masyarakat Indonesia juga tengah bersiap dan menyusun strategi dalam aktivitas belanja mereka. Sebanyak 43% masyarakat mengatakan hanya akan membeli barang kebutuhan utama, 22% masyarakat akan mencari barang yang lebih murah dengan merek yang sama, 12% akan mencari barang yang lebih murah meskipun harus berganti merek, 2% akan mengumpulkan stok sebelum resesi benar-benar terjadi, dan 1% mengatakan akan lebih banyak menggunakan cicilan. Menariknya, terdapat juga 20% masyarakat yang mengatakan tidak akan ada perubahan dalam perilaku belanja mereka, terutama para Generasi Z, serta masyarakat menengah ke bawah yang memang sudah berbelanja secara minim.

Selain itu, masyarakat akan lebih mengutamakan untuk membeli produk kebutuhan sehari-hari (62%), makanan dan minuman (50%), dan perawatan tubuh (31%). Sedangkan, fashion dan pakaian olahraga (24%), produk elektronik (9%), serta teknologi dan gadget (8%) akan cenderung ditunda pembeliannya selama resesi karena bukan kebutuhan utama (64%) dan tidak mendesak (53%).

Untuk melihat laporan lengkap “Indonesian Shopper Behavior on Promotion Week in the Face of Economic Uncertainty 2023”, silakan mengunjungi tautan berikut ini.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: cobisnis.comPopulix

Related Posts

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

Ketua KPK Sentil Nusron soal Ketidakhadiran di KPK

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menanggapi ketidakhadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)...

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

Hati-hati, Kekurangan Nutrisi Ini Bisa Memicu Cemas

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kondisi kecemasan tidak hanya berkaitan dengan faktor psikologis. Asupan nutrisi juga menjadi salah satu hal yang mulai...

Mikel Arteta resmi memperpanjang kontrak bersama Arsenal hingga 2030 setelah membawa The Gunners meraih gelar Premier League musim lalu.

Mikel Arteta Bertahan di Arsenal hingga 2030

by Desti Dwi Natasya
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com -  Mikel Arteta resmi memperpanjang kontraknya bersama Arsenal hingga 2030 setelah sebelumnya kesepakatannya bersama klub akan berakhir pada...

Prabowo kepada 800 Jenderal: Pertahankan Kepercayaan Rakyat, Utamakan Warga

Prabowo kepada 800 Jenderal: Pertahankan Kepercayaan Rakyat, Utamakan Warga

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan kepada sekitar 800 perwira tinggi TNI dan Polri dalam pertemuan...

Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

Golkar: Keputusan Politik soal Gibran Bergantung Kesepakatan Ketum Parpol

by Hidayat Taufik
October 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyatakan tindak lanjut politik atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK)...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IFG Life dan Bank Sulselbar menjalin kerja sama bancassurance untuk memperluas akses perlindungan asuransi jiwa bagi nasabah.

IFG Life Gandeng Bank Sulselbar Perluas Proteksi

October 7, 2026
Risiko penyakit kritis dapat datang tanpa peringatan. Simak langkah menjaga kesehatan, menyiapkan biaya, dan memahami perlindungan asuransi.

Cara Siapkan Finansial Hadapi Penyakit Kritis

October 7, 2026
Standard Chartered dan Konservasi Indonesia membahas pembiayaan, inovasi, dan kolaborasi untuk mendorong investasi ekonomi biru Indonesia di IISF 2026.

Standard Chartered Dorong Investasi Ekonomi Biru

October 7, 2026
Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat, Dibuka di Level Rp17.866 per Dolar AS

October 7, 2026
Kemenpar Kenalkan Keberagaman Desa Wisata Sebagai Edutrip Unggulan di 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026

Kemenpar Kenalkan Keberagaman Desa Wisata Sebagai Edutrip Unggulan di 9th Annual Convention SPK Indonesia 2026

October 8, 2026
Putusan MK soal Gibran, PDIP Minta Komisioner KPU Mundur

Putusan MK soal Gibran, PDIP Minta Komisioner KPU Mundur

October 8, 2026
Jamkrindo Syariah dan Privy Perkuat Sinergi Digital Penjaminan

Jamkrindo Syariah dan Privy Perkuat Sinergi Digital Penjaminan

October 8, 2026
Houthi memperingatkan serangan lebih luas terhadap infrastruktur Arab Saudi jika konflik Yaman terus meningkat dan negara asing ikut terlibat.

Houthi Ancam Serang Infrastruktur Arab Saudi

October 8, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved