• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Survei: Kaum Perempuan Paling Terdampak Covid-19, Mengganggu Kesehatan Mental dan Emosional

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 24, 2020
in Humaniora
0
Survei: Kaum Perempuan Paling Terdampak Covid-19, Mengganggu Kesehatan Mental dan Emosional

Cobisnis.com – Survei bertajuk “Menilai Dampak Covid-19 terhadap Gender dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) di Indonesia” mengungkap bagaimana pandemi Covid-19 telah mengekspos kerentanan perempuan terhadap guncangan ekonomi dan memperdalam ketidaksetaraan yang sudah ada di Indonesia sejak sebelum pandemi, yang kemungkinan dapat membalikkan kemajuan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s).

“Laporan ini memperlihatkan dengan jelas bahwa perempuan terdampak secara tidak proporsional oleh pandemi,” kata Jamshed Kazi, UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN, mengomentari laporan hasil survei yang dirilis Jumat (23 Oktober 2020).

Data yang dikumpulkan dalam survei ini sangat penting untuk memastikan bahwa intervensi yang ada dirancang untuk perempuan, terutama bagi mereka yang merupakan kelompok rentan.

Data terbaru ini diharapkan dapat membantu Satgas Penanganan Covid-19, mitra-mitra pembangunan, serta sektor swasta di Indonesia dalam membuat keputusan untuk mendukung respons kuat terhadap Covid-19 agar dapat memenuhi kebutuhan perempuan dan anak perempuan, serta dalam mempromosikan upaya pemulihan yang cepat.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengingatkan betapa penting data yang tersedia untuk diolah demi kepentingan kaum perempuan dan anak-anak.

Survei mengenai dampak sosio-ekonomi dari pandemi Covid-19 terhadap kaum perempuan dan laki-laki ini diluncurkan melalui pesan SMS dengan tautan survei, yang disebar melalui jaringan Indosat Ooredoo selama bulan April dan Juli 2020 kepada pengguna ponsel yang dipilih secara acak.

“Penyediaan data yang komprehensif terkait sejauh mana pandemi Covid-19 berdampak terhadap gender dan pencapaian SDGs di Indonesia sangat diperlukan untuk menentukan arah kebijakan ke depan yang lebih responsif dan efektif,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Metode ini juga menunjukkan betapa pentingnya teknologi untuk mengumpulkan data secara cepat dalam mendapatkan bukti-bukti untuk memahami dampak COVID-19 di Indonesia secara lebih baik, serta menjadi sumber informasi dalam pembuatan kebijakan.

Beberapa beberapa temuan yang digali dari hasil laporan survei:

1. Perempuan di Indonesia banyak bergantung dari usaha keluarga, tetapi 82% dari mereka mengalami penurunan dalam sumber pendapatan. Meskipun 80% laki-laki juga mengalami penurunan serupa, bukti menunjukkan bahwa laki-laki mendapatkan keuntungan dari sumber pendapatan yang lebih luas.

2. Sejak pandemi, 36% perempuan, dibandingkan dengan 30% laki-laki pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka.

3. Pembatasan sosial telah membuat pekerjaan rumah tangga tak berbayar menjadi layanan dasar penting, tetapi perempuan memikul beban terberat: 69% perempuan dan 61% laki-laki menghabiskan lebih banyak waktu mengerjakan pekerjaan rumah tangga tak berbayar. Demikian pula, 61% menghabiskan lebih banyak waktu untuk kerja pengasuhan tak berbayar, dibandingkan dengan 48% laki-laki.

4. Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental dan emosional perempuan secara tidak proporsional dengan 57% perempuan mengalami peningkatan stres dan kecemasan, dibandingkan dengan 48% laki-laki. Meningkatnya beban pekerjaan rumah tangga dan kerja pengasuhan, kecemasan karena kehilangan pekerjaan dan pendapatan, serta efek pembatasan pergerakan terhadap kekerasan berbasis gender dapat menjadi faktor penyebab.

“Kami berharap beberapa temuan utama dari laporan ini akan memfasilitasi diskusi antara berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan respon Covid-19 yang efektif untuk kelompok yang paling rentan, termasuk perempuan dan anak perempuan di Indonesia,” kata Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha.

Related Posts

Uni Eropa menyetujui aturan baru untuk memperkuat pemulangan warga non-UE yang tidak memiliki hak tinggal, termasuk pusat pemulangan di negara ketiga.

Uni Eropa Perketat Aturan Pemulangan Migran

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dewan Uni Eropa memberikan persetujuan akhir terhadap aturan baru yang memperkuat pemulangan warga negara non-Uni Eropa yang...

Erling Haaland

Haaland Gugat Maskapai Gara-gara Kuncir

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Striker Manchester City dan Timnas Norwegia Erling Haaland mengambil langkah hukum terhadap maskapai asal negaranya, Norwegian Air...

Rebusan Rambut Jagung Benarkah Baik untuk Kesehatan Ginjal?

Rebusan Rambut Jagung Benarkah Baik untuk Kesehatan Ginjal?

by Chodijah Febriani
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pelatih yoga dan kebugaran Radhesa baru-baru ini membahas manfaat kesehatan yang diklaim dari rambut jagung, yang juga...

Apple

Apple Siapkan HomePad Berlayar 6 Inci

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple dikabarkan tengah menyiapkan perangkat rumah pintar baru bernama HomePad yang akan dilengkapi layar sentuh berukuran 6...

Slowdive

Joyland Sessions 2026 Hadirkan 17 Musisi

by Desti Dwi Natasya
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Joyland Sessions 2026 kembali menghadirkan deretan musisi dari Indonesia dan mancanegara untuk tampil di GBK City Park,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026 berkat komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan kualitas layanan.

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

October 1, 2026
Uni Eropa menyetujui aturan baru untuk memperkuat pemulangan warga non-UE yang tidak memiliki hak tinggal, termasuk pusat pemulangan di negara ketiga.

Uni Eropa Perketat Aturan Pemulangan Migran

October 2, 2026
Erling Haaland

Haaland Gugat Maskapai Gara-gara Kuncir

October 2, 2026
Rebusan Rambut Jagung Benarkah Baik untuk Kesehatan Ginjal?

Rebusan Rambut Jagung Benarkah Baik untuk Kesehatan Ginjal?

October 2, 2026
Apple

Apple Siapkan HomePad Berlayar 6 Inci

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved