• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, July 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Survei: Kaum Perempuan Paling Terdampak Covid-19, Mengganggu Kesehatan Mental dan Emosional

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 24, 2020
in Humaniora
0
Survei: Kaum Perempuan Paling Terdampak Covid-19, Mengganggu Kesehatan Mental dan Emosional

Cobisnis.com – Survei bertajuk “Menilai Dampak Covid-19 terhadap Gender dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) di Indonesia” mengungkap bagaimana pandemi Covid-19 telah mengekspos kerentanan perempuan terhadap guncangan ekonomi dan memperdalam ketidaksetaraan yang sudah ada di Indonesia sejak sebelum pandemi, yang kemungkinan dapat membalikkan kemajuan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s).

“Laporan ini memperlihatkan dengan jelas bahwa perempuan terdampak secara tidak proporsional oleh pandemi,” kata Jamshed Kazi, UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN, mengomentari laporan hasil survei yang dirilis Jumat (23 Oktober 2020).

Data yang dikumpulkan dalam survei ini sangat penting untuk memastikan bahwa intervensi yang ada dirancang untuk perempuan, terutama bagi mereka yang merupakan kelompok rentan.

Data terbaru ini diharapkan dapat membantu Satgas Penanganan Covid-19, mitra-mitra pembangunan, serta sektor swasta di Indonesia dalam membuat keputusan untuk mendukung respons kuat terhadap Covid-19 agar dapat memenuhi kebutuhan perempuan dan anak perempuan, serta dalam mempromosikan upaya pemulihan yang cepat.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengingatkan betapa penting data yang tersedia untuk diolah demi kepentingan kaum perempuan dan anak-anak.

Survei mengenai dampak sosio-ekonomi dari pandemi Covid-19 terhadap kaum perempuan dan laki-laki ini diluncurkan melalui pesan SMS dengan tautan survei, yang disebar melalui jaringan Indosat Ooredoo selama bulan April dan Juli 2020 kepada pengguna ponsel yang dipilih secara acak.

“Penyediaan data yang komprehensif terkait sejauh mana pandemi Covid-19 berdampak terhadap gender dan pencapaian SDGs di Indonesia sangat diperlukan untuk menentukan arah kebijakan ke depan yang lebih responsif dan efektif,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Metode ini juga menunjukkan betapa pentingnya teknologi untuk mengumpulkan data secara cepat dalam mendapatkan bukti-bukti untuk memahami dampak COVID-19 di Indonesia secara lebih baik, serta menjadi sumber informasi dalam pembuatan kebijakan.

Beberapa beberapa temuan yang digali dari hasil laporan survei:

1. Perempuan di Indonesia banyak bergantung dari usaha keluarga, tetapi 82% dari mereka mengalami penurunan dalam sumber pendapatan. Meskipun 80% laki-laki juga mengalami penurunan serupa, bukti menunjukkan bahwa laki-laki mendapatkan keuntungan dari sumber pendapatan yang lebih luas.

2. Sejak pandemi, 36% perempuan, dibandingkan dengan 30% laki-laki pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka.

3. Pembatasan sosial telah membuat pekerjaan rumah tangga tak berbayar menjadi layanan dasar penting, tetapi perempuan memikul beban terberat: 69% perempuan dan 61% laki-laki menghabiskan lebih banyak waktu mengerjakan pekerjaan rumah tangga tak berbayar. Demikian pula, 61% menghabiskan lebih banyak waktu untuk kerja pengasuhan tak berbayar, dibandingkan dengan 48% laki-laki.

4. Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental dan emosional perempuan secara tidak proporsional dengan 57% perempuan mengalami peningkatan stres dan kecemasan, dibandingkan dengan 48% laki-laki. Meningkatnya beban pekerjaan rumah tangga dan kerja pengasuhan, kecemasan karena kehilangan pekerjaan dan pendapatan, serta efek pembatasan pergerakan terhadap kekerasan berbasis gender dapat menjadi faktor penyebab.

“Kami berharap beberapa temuan utama dari laporan ini akan memfasilitasi diskusi antara berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan respon Covid-19 yang efektif untuk kelompok yang paling rentan, termasuk perempuan dan anak perempuan di Indonesia,” kata Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha.

Related Posts

Perlukah Keramas saat Mandi Wajib setelah Haid? Ini Penjelasan Ulama

Hati-Hati, Ini 5 Jenis Sedekah yang Haram Menurut Islam

by Desti Dwi Natasya
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sedekah merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, tidak semua bentuk sedekah bernilai ibadah karena ada...

Perlukah Keramas saat Mandi Wajib setelah Haid? Ini Penjelasan Ulama

Perlukah Keramas saat Mandi Wajib setelah Haid? Ini Penjelasan Ulama

by Desti Dwi Natasya
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Mandi wajib setelah haid merupakan kewajiban bagi muslimah sebelum kembali menjalankan ibadah seperti salat dan puasa. Namun,...

Waspada, 15 Makanan Ini Dapat Menyebabkan Perut Kembung dan Banyak Gas

Waspada, 15 Makanan Ini Dapat Menyebabkan Perut Kembung dan Banyak Gas

by Hidayat Taufik
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perut kembung setelah makan tidak selalu disebabkan oleh porsi makan yang terlalu banyak. Beberapa jenis makanan yang...

Agent Kim Reactivated Jadi Serial Paling Banyak Ditonton di Netflix Pekan Ini

Agent Kim Reactivated Jadi Serial Paling Banyak Ditonton di Netflix Pekan Ini

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Drama Korea Agent Kim Reactivated kembali menunjukkan dominasinya di Netflix. Serial produksi SBS itu masih bertahan di...

GAPKI Catat Ekspor Sawit Merosot pada Mei 2026, Produksi Turun tapi Persediaan Melonjak

GAPKI Catat Ekspor Sawit Merosot pada Mei 2026, Produksi Turun tapi Persediaan Melonjak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kinerja ekspor minyak sawit Indonesia melemah pada Mei 2026. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

Hadapi El Nino 2026, Simak Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

July 14, 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Siap Berlabuh di Lampung, TNI AL Kebut Persiapan

SpaceX Kantongi Izin FAA, Uji Coba Starship ke-13 Siap Diluncurkan

July 14, 2026
Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

Produksi Rokok RI Kembali Melonjak, Tembus 28,1 Miliar Batang pada Juni 2026

July 13, 2026
AIA Luncurkan AIA Healthy Longevity di Jalur Distribusi BCA, Layanan Terpadu untuk Bantu Tingkatkan Periode Hidup Sehat (Healthspan)

AIA Luncurkan AIA Healthy Longevity di Jalur Distribusi BCA, Layanan Terpadu untuk Bantu Tingkatkan Periode Hidup Sehat (Healthspan)

July 13, 2026
Perlukah Keramas saat Mandi Wajib setelah Haid? Ini Penjelasan Ulama

Hati-Hati, Ini 5 Jenis Sedekah yang Haram Menurut Islam

July 15, 2026
Perlukah Keramas saat Mandi Wajib setelah Haid? Ini Penjelasan Ulama

Perlukah Keramas saat Mandi Wajib setelah Haid? Ini Penjelasan Ulama

July 15, 2026
Waspada, 15 Makanan Ini Dapat Menyebabkan Perut Kembung dan Banyak Gas

Waspada, 15 Makanan Ini Dapat Menyebabkan Perut Kembung dan Banyak Gas

July 15, 2026
Agent Kim Reactivated Jadi Serial Paling Banyak Ditonton di Netflix Pekan Ini

Agent Kim Reactivated Jadi Serial Paling Banyak Ditonton di Netflix Pekan Ini

July 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved