• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, May 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Survei: Kaum Perempuan Paling Terdampak Covid-19, Mengganggu Kesehatan Mental dan Emosional

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
October 24, 2020
in Humaniora
0
Survei: Kaum Perempuan Paling Terdampak Covid-19, Mengganggu Kesehatan Mental dan Emosional

Cobisnis.com – Survei bertajuk “Menilai Dampak Covid-19 terhadap Gender dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) di Indonesia” mengungkap bagaimana pandemi Covid-19 telah mengekspos kerentanan perempuan terhadap guncangan ekonomi dan memperdalam ketidaksetaraan yang sudah ada di Indonesia sejak sebelum pandemi, yang kemungkinan dapat membalikkan kemajuan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s).

“Laporan ini memperlihatkan dengan jelas bahwa perempuan terdampak secara tidak proporsional oleh pandemi,” kata Jamshed Kazi, UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN, mengomentari laporan hasil survei yang dirilis Jumat (23 Oktober 2020).

Data yang dikumpulkan dalam survei ini sangat penting untuk memastikan bahwa intervensi yang ada dirancang untuk perempuan, terutama bagi mereka yang merupakan kelompok rentan.

Data terbaru ini diharapkan dapat membantu Satgas Penanganan Covid-19, mitra-mitra pembangunan, serta sektor swasta di Indonesia dalam membuat keputusan untuk mendukung respons kuat terhadap Covid-19 agar dapat memenuhi kebutuhan perempuan dan anak perempuan, serta dalam mempromosikan upaya pemulihan yang cepat.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengingatkan betapa penting data yang tersedia untuk diolah demi kepentingan kaum perempuan dan anak-anak.

Survei mengenai dampak sosio-ekonomi dari pandemi Covid-19 terhadap kaum perempuan dan laki-laki ini diluncurkan melalui pesan SMS dengan tautan survei, yang disebar melalui jaringan Indosat Ooredoo selama bulan April dan Juli 2020 kepada pengguna ponsel yang dipilih secara acak.

“Penyediaan data yang komprehensif terkait sejauh mana pandemi Covid-19 berdampak terhadap gender dan pencapaian SDGs di Indonesia sangat diperlukan untuk menentukan arah kebijakan ke depan yang lebih responsif dan efektif,” kata I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Metode ini juga menunjukkan betapa pentingnya teknologi untuk mengumpulkan data secara cepat dalam mendapatkan bukti-bukti untuk memahami dampak COVID-19 di Indonesia secara lebih baik, serta menjadi sumber informasi dalam pembuatan kebijakan.

Beberapa beberapa temuan yang digali dari hasil laporan survei:

1. Perempuan di Indonesia banyak bergantung dari usaha keluarga, tetapi 82% dari mereka mengalami penurunan dalam sumber pendapatan. Meskipun 80% laki-laki juga mengalami penurunan serupa, bukti menunjukkan bahwa laki-laki mendapatkan keuntungan dari sumber pendapatan yang lebih luas.

2. Sejak pandemi, 36% perempuan, dibandingkan dengan 30% laki-laki pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka.

3. Pembatasan sosial telah membuat pekerjaan rumah tangga tak berbayar menjadi layanan dasar penting, tetapi perempuan memikul beban terberat: 69% perempuan dan 61% laki-laki menghabiskan lebih banyak waktu mengerjakan pekerjaan rumah tangga tak berbayar. Demikian pula, 61% menghabiskan lebih banyak waktu untuk kerja pengasuhan tak berbayar, dibandingkan dengan 48% laki-laki.

4. Covid-19 telah mempengaruhi kesehatan mental dan emosional perempuan secara tidak proporsional dengan 57% perempuan mengalami peningkatan stres dan kecemasan, dibandingkan dengan 48% laki-laki. Meningkatnya beban pekerjaan rumah tangga dan kerja pengasuhan, kecemasan karena kehilangan pekerjaan dan pendapatan, serta efek pembatasan pergerakan terhadap kekerasan berbasis gender dapat menjadi faktor penyebab.

“Kami berharap beberapa temuan utama dari laporan ini akan memfasilitasi diskusi antara berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan respon Covid-19 yang efektif untuk kelompok yang paling rentan, termasuk perempuan dan anak perempuan di Indonesia,” kata Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha.

Related Posts

Jakarta Matangkan Strategi Pengelolaan Sampah Jelang Penutupan TPA Bantar Gebang

Jakarta Matangkan Strategi Pengelolaan Sampah Jelang Penutupan TPA Bantar Gebang

by Hidayat Taufik
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi rencana penutupan TPA Bantar Gebang pada...

BTN Gelar Lelang 10.000 Hunian Second

BTN Gelar Lelang 10.000 Hunian Second

by Rizki Meirino
May 25, 2026
0

SEVP Assets Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Benjamen Sihombing (ketiga kanan), Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan...

Kabar Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Beredar, Begini Respons Pertamina

Kabar Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Beredar, Begini Respons Pertamina

by Hidayat Taufik
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Isu pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite kembali ramai dibahas di media sosial. Informasi yang beredar menyebut...

Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung membantah narasi yang menyebut ekonomi Indonesia menuju krisis seperti 1997–1998. Ia menegaskan...

Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jauh sebelum kulkas dikenal luas di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, masyarakat setempat sudah memiliki cara tradisional untuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Rayakan 31 Tahun Lewat Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026

Sun Life Rayakan 31 Tahun Lewat Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026

May 24, 2026
Geely EX2 Terbaru Hadir dengan Baterai Baru dan Logo Galaxy

Jangan Salah Paham, Ini Bedanya COVID-19 dengan Hantavirus

May 24, 2026
Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Niat, Arti, dan Keutamaannya

Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Arafah? Ini Niat, Arti, dan Keutamaannya

May 24, 2026
Bank Mandiri Bawa Semangat “More Than a Race” Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026

Bank Mandiri Bawa Semangat “More Than a Race” Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026

May 24, 2026
Jakarta Matangkan Strategi Pengelolaan Sampah Jelang Penutupan TPA Bantar Gebang

Jakarta Matangkan Strategi Pengelolaan Sampah Jelang Penutupan TPA Bantar Gebang

May 25, 2026
BTN Gelar Lelang 10.000 Hunian Second

BTN Gelar Lelang 10.000 Hunian Second

May 25, 2026
Kabar Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Beredar, Begini Respons Pertamina

Kabar Pembatasan Pertalite Mulai 1 Juni 2026 Beredar, Begini Respons Pertamina

May 25, 2026
Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

Ramai Isu Krisis Seperti 1998, Wamenkeu Jawab dengan Deretan Angka yang Solid

May 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved