• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Survei: Hampir Separuh Warga AS Anggap Trump Bertanggung Jawab atas Kenaikan Harga Bensin

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
March 14, 2026
in Nasional
0
AS Beri Izin Tahunan, Samsung dan SK Hynix Bisa Kirim Peralatan Chip ke China pada 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga bensin di Amerika Serikat memicu sorotan publik terhadap kebijakan pemerintah. Sebuah survei terbaru menunjukkan hampir separuh warga Amerika menyalahkan Presiden Donald Trump atas lonjakan harga bahan bakar tersebut.

Laporan yang dikutip oleh Axios dari hasil jajak pendapat Morning Consult mengungkapkan bahwa sekitar 74 persen responden menyatakan harga bensin meningkat sepanjang 2026.

Dari jumlah tersebut, sekitar 48 persen responden menilai kebijakan pemerintahan Trump menjadi penyebab utama kenaikan harga bahan bakar di negara tersebut.

Sementara itu, sebagian responden lainnya memiliki pandangan berbeda mengenai faktor yang memicu kenaikan harga bensin. Sebanyak 16 persen menyalahkan perusahaan minyak dan gas, 13 persen menilai kondisi pasar global sebagai penyebabnya, dan 11 persen menyebut kebijakan mantan Presiden Joe Biden sebagai faktor yang turut memengaruhi.

Survei tersebut dilakukan secara daring terhadap 1.002 orang dewasa di Amerika Serikat dengan margin kesalahan sekitar tiga poin persentase.

Data juga menunjukkan bahwa pada 12 Maret 2026, rata-rata harga bensin di Amerika Serikat mencapai sekitar 3,6 dolar AS per galon, meningkat dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 2,9 dolar AS sebelum terjadinya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Kenaikan harga energi tersebut terjadi setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran, pada 28 Februari.

Serangan itu memicu respons balasan dari Iran yang menargetkan wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Situasi tersebut turut berdampak pada jalur distribusi energi global, terutama karena aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz dilaporkan hampir terhenti akibat meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Tags: cobisnis.comDonald Trump harga bensinharga bensin AS naikkonflik AS Iran 2026survei Morning Consult

Related Posts

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, 3 Diaspora Belum Tampil di Klub

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah pemain Timnas Indonesia belum kembali merasakan menit bermain bersama klub masing-masing setelah membawa skuad Garuda menjuarai...

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

Tembus Perempatfinal French Open 2026, Raymond/Joaquin Siap Hadapi Wakil China

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil melaju ke perempatfinal French Open 2026. Meski pernah mengalahkan Hu...

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah, Petugas dan Relawan Capai 6 Orang

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru...

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

Pramono Buka Suara soal Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan peluang memperpanjang jangkauan Transjabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat. Saat ini,...

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

Minim Interaksi Sosial Bisa Memperpendek Masa Hidup Sehat

by Hidayat Taufik
October 23, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Minimnya interaksi sosial dan perasaan kesepian dikaitkan dengan berkurangnya masa hidup tanpa penyakit. Temuan penelitian yang diterbitkan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

October 22, 2026
KMP Batumandi terbakar di Selat Sunda saat membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Maruly Hendra Utama: Respons ASDP Tangani Kebakaran KMP Batumandi Diapresiasi

October 23, 2026
Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti saat Al-Nassr menang atas Neom SC. Isu perselisihannya dengan timnas Portugal kembali menjadi sorotan.

Ronaldo Gagal Penalti, Konflik Timnas Portugal Disorot

October 22, 2026
UMP 2027 Digodok, Upah Pekerja Masih Dibayangi Biaya Hidup

UMP 2027 Digodok, Upah Pekerja Masih Dibayangi Biaya Hidup

October 23, 2026
BTN Perkuat Transformasi, KPR Tembus Rp552 Triliun

BTN Perkuat Transformasi, KPR Tembus Rp552 Triliun

October 23, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

BSI dan Prudential Syariah Perkuat Sinergi Bancassurance

October 23, 2026
ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

ANTAM Catat Pendapatan Rp62,71 Triliun pada Semester I 2026

October 23, 2026
CDI Resmikan Tangki Bitumen Guna Perkuat Industri Konstruksi Nasional

CDI Resmikan Tangki Bitumen Guna Perkuat Industri Konstruksi Nasional

October 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved