• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Surat Utang Indonesia Kurang Diminati, ini Sebabnya

Saeful Imam by Saeful Imam
October 15, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Surat Utang Indonesia Kurang Diminati, ini Sebabnya

Surat utang sepi peminat, ini sebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat ini pasar Surat Berharga Negara (SBN) masih lesu. Hal tersebut terlihat dari minimnya tawaran masuk pada pada lelang surat utang pemerintah Republik Indonesia (RI).

Hal ini diungkapkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyatakan total penawaran masuk SBN dan SBSN pada bulan September sekitar Rp 108,03 triliun. Padahal pada bulan Agustus ada penawaran sebesar Rp 130,65 triliun, lalu dua bulan sebelumnya sebesar Rp 136,864 triliun.

Kabar terbaru, lelang SBSN atau sukuk terpantau minat investor sangat rendah pada Selasa (10/10) kemarin. Penawaran masuk pada lelang Sukuk hanya tercatat Rp 10,75 triliun. Ini angka terendah yang masuk pada lelang SBN ataupun SBSN di tahun 2023.

Ada analisa, kurangnya peminat lelang SBN dalam beberapa minggu terakhir disebabkan oleh meningkatnya sentimen eksternal, yang mana mendorong arus keluar modal dari pasar SBN. Salah satu faktor utamanya adalah kenaikan yield obligasi di Amerika Serikat (AS).

Imbal hasil obligasi AS yang terus bergerak naik itu seiring dengan kenaikan tingkat inflasi dalam dua bulan berturut-turut, dari 3,0% di Juni menjadi 3,2% di Juli dan 3,7% di Agustus. Kenaikan ini telah mendorong lebih banyak ekspektasi bahwa era suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama daripada yang diantisipasi.

Bagi Indonesia, kenaikan yield tersebut turut mendorong kenaikan yield domestik. Meski tingkat inflasi naik, real yield AS telah kembali positif setelah di tahun sebelumnya berada di teritori negatif.

Kenaikan yield baru-baru ini pun berpotensi mendorong kembali kupon untuk bergerak naik saat lelang pada pekan-pekan mendatang. Sehingga hal ini akan menarik kembali minat investor.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: pasar surat utangSBN sepiSBSN lesu

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

January 20, 2024
Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

January 20, 2024
Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Jakarta dan Sekitarnya, Lengkap Waktu Sahur hingga Isya

Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Jakarta dan Sekitarnya, Lengkap Waktu Sahur hingga Isya

February 18, 2026
Sejarah Salat Tarawih: Dari Qiyam Ramadan hingga Tradisi Berjamaah

Sejarah Salat Tarawih: Dari Qiyam Ramadan hingga Tradisi Berjamaah

February 18, 2026
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh dan Harian Sesuai Pendapat Ulama

February 17, 2026
Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

February 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved