• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 28, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Surat Utang Indonesia Kurang Diminati, ini Sebabnya

Saeful Imam by Saeful Imam
October 15, 2023
in Ekonomi Bisnis
0
Surat Utang Indonesia Kurang Diminati, ini Sebabnya

Surat utang sepi peminat, ini sebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat ini pasar Surat Berharga Negara (SBN) masih lesu. Hal tersebut terlihat dari minimnya tawaran masuk pada pada lelang surat utang pemerintah Republik Indonesia (RI).

Hal ini diungkapkan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyatakan total penawaran masuk SBN dan SBSN pada bulan September sekitar Rp 108,03 triliun. Padahal pada bulan Agustus ada penawaran sebesar Rp 130,65 triliun, lalu dua bulan sebelumnya sebesar Rp 136,864 triliun.

Kabar terbaru, lelang SBSN atau sukuk terpantau minat investor sangat rendah pada Selasa (10/10) kemarin. Penawaran masuk pada lelang Sukuk hanya tercatat Rp 10,75 triliun. Ini angka terendah yang masuk pada lelang SBN ataupun SBSN di tahun 2023.

Ada analisa, kurangnya peminat lelang SBN dalam beberapa minggu terakhir disebabkan oleh meningkatnya sentimen eksternal, yang mana mendorong arus keluar modal dari pasar SBN. Salah satu faktor utamanya adalah kenaikan yield obligasi di Amerika Serikat (AS).

Imbal hasil obligasi AS yang terus bergerak naik itu seiring dengan kenaikan tingkat inflasi dalam dua bulan berturut-turut, dari 3,0% di Juni menjadi 3,2% di Juli dan 3,7% di Agustus. Kenaikan ini telah mendorong lebih banyak ekspektasi bahwa era suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama daripada yang diantisipasi.

Bagi Indonesia, kenaikan yield tersebut turut mendorong kenaikan yield domestik. Meski tingkat inflasi naik, real yield AS telah kembali positif setelah di tahun sebelumnya berada di teritori negatif.

Kenaikan yield baru-baru ini pun berpotensi mendorong kembali kupon untuk bergerak naik saat lelang pada pekan-pekan mendatang. Sehingga hal ini akan menarik kembali minat investor.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download lava firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: pasar surat utangSBN sepiSBSN lesu

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal, Dana Rp825,2 Miliar Berhasil Diblokir

October 27, 2026
Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

Antisipasi Macet Libur Akhir Tahun, Kemenhub Usulkan WFA 3 Hari

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
Trent Alexander-Arnold kesulitan mendapat menit bermain reguler di Real Madrid. Namun, ia dan Liverpool dikabarkan belum mempertimbangkan reuni.

Trent Alexander-Arnold Belum Berpikir Kembali ke Liverpool

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Penting! Denda Pajak Bisa Lenyap 100%, Cek Syarat dan Batas Waktunya

DJP Buka Pengurangan Sanksi Pajak hingga 100%, Ini Batas Waktunya

October 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved