• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

China Borong Batu Bara RI, 200 Juta Ton Senilai Rp20 Triliun di 2021

Gilang Praditya by Gilang Praditya
November 27, 2020
in Industri
0
China Borong Batu Bara RI, 200 Juta Ton Senilai Rp20 Triliun di 2021

Cobisnis.com – Realisasi penjualan batu bara Indonesia dipastikan bakal mendapatkan rapor hijau dalam waktu tiga tahun mendatang. Hal ini menyusul komitmen para importir China yang menyetujui pembelian batu bara Indonesia sebesar USD1,46 Miliar atau setara Rp20,6 triliun dan tertuang dalam perjanjian kerja sama antara Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) dengan CCTDA (China Coal Transportation and Distribution) pada Rabu (25/11/2020).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan, hasil kesepakatan akan mendongkrak nilai batubara yang sempat mengalami kelesuan di tengah pandemi Covid-19. “Saya optimis komoditas batubara akan kembali bergairah menyusul adanya kerja sama ini. Sebuah momen positif untuk mengembalikan realisasi produksi sesuai dengan proyeksi yang ditetapkan,” ungkap Agung di Jakarta pada Kamis (26/11/2020).

Agung menguraikan, kerja sama ini berawal dari hasil kunjungan kerja Pemerintah Indonesia ke Tiongkok yang diwakili oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi beberapa bulan lalu. “Upaya ini merupakan langkah konkrit pemerintah RI dan RRT dalam merayakan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia menguraikan, kesepakatan penjualan batu bara Indonesia ke China akan meningkatkan volume perdagangan. “Nilai kesepakatan antara perusahaan-perusahaan yang hadir pada saat penandatanganan kerjasama adalah senilai USD1,46 miliar. Ini merupakan bagian dari kesepakatan untuk meningkatkan kerjasama anatara kedua negara untuk mencapai volume perdagangan 200 juta ton di 2021” kata Hendra.

Selain menyepakati kebijakan ekspor jangka panjang, sambung Hendra, kerja sama ini juga memfasilitasi para produsen batubara di Indonesia dengan pihak pembeli di RRT dan meningkatkan perdagangan bilateral kedua negara.

Kesepakatan ini sendiri dilaksanakan dalam acara China-Indonesia Coal Procurement Matchmaking Meeting yang diselenggarakan secara virtual.

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Direktur Jenderal Departemen Urusan Asia Kementerian Perdagangan RRT Mr. Peng Gang, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RRT untuk RI Mr. Xiao Qian, dan Duta Besar Berkuasa Penuh RI untuk RRT dan Mongolia Djauhari Oratmangun.

Penandatanganan kerjasama antara APBI dengan CCTDA juga dihadiri oleh anggota APBI yang menjadi eksportir batubara ke RRT yaitu Adaro, Bukit Asam, Kideco, Indo Tambangraya Megah, Multi Harapan Utama, Berau dan Toba Bara. Turut hadir pula perwakilan dari Kedutaan RRT, serta CNCA (China National Coal Association).

Saat ini, Pemerintah Indonesia juga sedang menggalakkan program hilirisasi yang merupakan langkah maju untuk membantu perekonomian dan mendorong energi hijau.

“Kebijakan hilirisasi batu bara ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang investasi bagi investor dari China yang dikenal sudah sangat maju dalam penguasaan teknologi pengolahan batu bara termasuk gasifikasi,” tegas Agung.

Ketua Umum APBI Pandu Sjahrir mengapresiasi dukungan dari pemerintah dalam mendorong kerjasama perdagangan dan investasi di sektor industri batu bara yang merupakan industri yang berkontribusi signifikan tidak hanya bagi penerimaan negara tetapi juga bagi ketahanan energi nasional.

“Dengan kerjasama ini, produsen batubara nasional optimis menatap 2021 meskipun pasar batu bara global diperkirakan belum akan pulih sepenuhnya seperti di tahun 2018-2019,” ungkap Pandu.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kepabeanan China, total ekspor Indonesia ke Tiongkok untuk produk Batu bara, khususnya HS 2702, HS 2701 dan HS 2704, untuk periode Januari – September 2020 mencapai USD 4,9 miliar, menurun dibandingkan dengan total ekspor 2019 dalam periode yang sama, sebesar USD 5,8 miliar.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download

Related Posts

Trump Ajak Iran Nego Lagi, Teheran Justru Bilang Ogah

Trump Ajak Iran Nego Lagi, Teheran Justru Bilang Ogah

by Hidayat Taufik
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perseteruan antara Amerika Serikat dan Iran belum mereda. Kedua negara masih belum mencapai titik temu terkait upaya...

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah di pasar spot...

Harga Minyak Kembali Naik, Brent Tembus US$106,77 per Barel

Harga Minyak Naik 14% pada September, Brent Tembus US$103,73

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga minyak kembali menguat pada perdagangan Rabu, 30 September 2026. Pergerakan tersebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat...

Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

by Hidayat Taufik
September 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mempercepat penataan kabel yang masih terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan Ibu...

Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

Kick-Off BTN Housingpreneur Batch 3

by Rizki Meirino
September 30, 2026
0

Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan (kedua kanan) mengangkat simbol ide didampingi Kepala Badan Kewirausahaan dan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

Transaksi Jumbo Saham BCA Capai Rp1,35 Triliun, Nama Haji Isam Ikut Mencuat

September 29, 2026
Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

Scam Digital Meningkat, 668 Ribu Laporan dan 1,2 Juta Rekening Dilaporkan

September 28, 2026
Makanan Terbuang Jadi Masalah Iklim, Emisinya Capai 10% Secara Global

Makanan Terbuang Jadi Masalah Iklim, Emisinya Capai 10% Secara Global

September 29, 2026
DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

DIDIMAX Raih Juara 1 Highest Exchange Traded Volume

September 29, 2026
Trump Ajak Iran Nego Lagi, Teheran Justru Bilang Ogah

Trump Ajak Iran Nego Lagi, Teheran Justru Bilang Ogah

September 30, 2026
Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

Rupiah Kembali Tembus Rp18.000, Ada Tekanan dari Harga Minyak dan Yield AS

September 30, 2026
Harga Minyak Kembali Naik, Brent Tembus US$106,77 per Barel

Harga Minyak Naik 14% pada September, Brent Tembus US$103,73

September 30, 2026
Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

Kabel Semrawut Mau Dibersihkan, Pramono Pasang Target 5 Tahun

September 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved