• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Sulit Diberantas, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Indonesia dan Malaysia

Hidayat Taufik by Hidayat Taufik
July 17, 2026
in News
0
Sulit Diberantas, Ikan Sapu-Sapu Ancam Ekosistem Sungai di Indonesia dan Malaysia

JAKARTA, Cobisnis.com – Keberadaan ikan sapu-sapu terus menjadi perhatian karena populasinya semakin meluas dan mendominasi berbagai sungai di Indonesia maupun Malaysia. Spesies invasif yang berasal dari Amerika Selatan itu dinilai mengancam keseimbangan ekosistem perairan lantaran mampu menyingkirkan ikan-ikan asli.

Di Jakarta, ikan sapu-sapu kini banyak menghuni Sungai Ciliwung, waduk, hingga saluran air lainnya. Dominasi spesies tersebut disebut berdampak pada menurunnya populasi sejumlah ikan lokal, seperti gabus, baung merah, dan wader.

Kondisi serupa juga terjadi di Malaysia. Berdasarkan data Departemen Perikanan Malaysia, sekitar 80 hingga 90 persen populasi ikan di kawasan Lembah Klang telah dikuasai ikan sapu-sapu, sehingga mengancam keberlangsungan spesies endemik.

Untuk menekan penyebaran ikan invasif tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar operasi penangkapan massal sejak pertengahan April 2026. Dalam kurun waktu satu pekan, lebih dari 10 ton ikan sapu-sapu berhasil diangkat dari sejumlah sungai dan badan air.

Meski begitu, kalangan akademisi menilai upaya tersebut belum mampu memberikan dampak jangka panjang. Pasalnya, ikan sapu-sapu berkembang biak dengan sangat cepat, menghasilkan ratusan telur dalam satu kali pemijahan, serta hampir tidak memiliki musuh alami di perairan Asia Tenggara.

Spesies ini juga dikenal memiliki daya tahan tinggi karena mampu hidup di perairan dengan kualitas buruk dan kadar oksigen rendah. Kemampuan tersebut membuat ikan sapu-sapu lebih mudah berkembang dibandingkan ikan lokal.

Selain mengganggu keseimbangan ekosistem, para peneliti mengingatkan bahwa ikan sapu-sapu berpotensi mengandung logam berat, seperti timbal dan arsenik, akibat hidup di dasar sungai yang tercemar. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan untuk tidak mengonsumsinya.

Para ahli menegaskan bahwa pengendalian pencemaran sungai, pengawasan terhadap penyebaran spesies asing, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat merupakan langkah penting untuk mencegah meluasnya populasi ikan sapu-sapu di perairan Indonesia.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: cobisnis.comEkosistemikan sapu-sapuJakartalingkunganMalaysiaspesies invasifSungai Ciliwung

Related Posts

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

Monako Ungguli Puluhan Destinasi, Jadi Negara Terbaik untuk Ditinggali pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Monako dinobatkan sebagai tempat tinggal terbaik di dunia pada 2026 berdasarkan Nomad Lifestyle Index yang dirilis Nomad...

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved