• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, August 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Studi: Bahaya Kasur Lama Jadi Sarang Bakteri, Bisa Sampai Bikin Asma dan Alergi

Chodijah Febriani by Chodijah Febriani
August 30, 2026
in Lifestyle
0
Ilustrasi Merapikan Tempat Tidur - pexels/studio cottonbro

Ilustrasi Merapikan Tempat Tidur - pexels/studio cottonbro

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah studi telah menemukan seberapa banyak bakteri yang ada pada berbagai tahap masa pakai kasur.

Penelitian yang dilakukan oleh Amerisleep.com mengungkapkan bahwa satu periode waktu tertentu tidak hanya memiliki jumlah bakteri terbanyak, tetapi juga jenis bakteri yang paling agresif.

Setiap hari, kita menghabiskan waktu di tempat tidur untuk beristirahat, tetapi umumnya kebanyakan orang mengganti kasur setelah 10 tahun, yang menurut penelitian berisiko kasur tersebut dipenuhi kuman.

Dikutip dari Nine, Minggu (30/08/2026), para peneliti mengambil sampel dari kasur setelah satu tahun pemakaian, kemudian setelah dua tahun, lima tahun, dan tujuh tahun.

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan, dalam waktu kurang dari satu tahun kepemilikan, empat jenis bakteri hadir dalam jumlah yang sama, tetapi yang menarik adalah bakteri Bacilli, yang dapat menyebabkan keracunan makanan, hampir menghilang pada saat kasur berusia lima tahun.

Namun, ketika kasur telah dimiliki selama tujuh tahun, kasur tersebut menjadi “sarang” bakteri dengan empat jenis bakteri yang ada. Ini termasuk Cocci Gram-positif, yang dikaitkan dengan infeksi kulit dan pernapasan, yang ditemukan sebagai bakteri yang paling dominan.

Dan bakteri Bacillus, yang ditemukan hampir menghilang setelah lima tahun, kembali muncul ketika kasur tersebut telah digunakan selama tujuh tahun.

McKenzie Hyde, pelatih tidur dan sains bersertifikat di Amerisleep.com, memperingatkan bahwa kasur menjadi berisiko menjadi sarang kuman dan bakteri setelah berusia tujuh tahun.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa bakteri tidak hanya bertambah jumlahnya seiring bertambahnya usia, tetapi komposisinya juga berubah, dengan lebih banyak strain yang lebih kuat dari waktu ke waktu. Pada saat kasur mencapai usia tujuh tahun, kasur tersebut menjadi tempat berkembang biak ekosistem kompleks yang dapat memengaruhi kesehatan,” ujarnya Hyde.

Ini tidak serta merta berarti harus membuang kasur lebih cepat, karena kebersihan dan kebiasaan membersihkan yang baik dapat mengurangi jumlah bakteri yang menumpuk di atasnya.

Tips untuk mengurangi bakteri pada kasur meliputi mencuci seprai dan sarung bantal setiap minggu, menggunakan pelindung kasur dan mencucinya setiap bulan, menyedot debu kasur setiap beberapa bulan, dan mandi sebelum tidur untuk mengurangi jumlah bakteri yang kita bawa ke tempat tidur.

Jika alergi semakin memburuk dan telah memiliki kasur selama tujuh tahun, maka para peneliti menyarankan untuk menggantinya.

“Banyak orang berasumsi bahwa seprai adalah sumber utama kuman, tetapi data kami menunjukkan bahwa kasur itu sendiri menjadi lebih mengkhawatirkan seiring waktu. Meskipun seprai baru membantu, seprai tersebut tidak dapat menghilangkan bakteri yang sudah berkembang biak di dalam serat kasur,” kata Hyde.

Selain itu, menurutnya beberapa bakteri ini relatif tidak berbahaya, tetapi yang lain, seperti bakteri batang Gram-negatif dan bakteri kokus Gram-positif, dikaitkan dengan infeksi pernapasan dan kulit.

“Orang dengan alergi, asma, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah mungkin merasakan dampaknya lebih kuat saat tidur di kasur yang sudah tua,” bebernya.

Sebelumnya, penelitian dari Amerisleep.com menemukan bahwa sarung bantal mengandung 17 ribu kali lebih banyak bakteri daripada dudukan toilet satu minggu setelah digunakan.

Sementara itu, seprai memiliki bakteri 25 ribu kali lebih banyak daripada gagang pintu kamar mandi satu minggu setelah digunakan.

Menurut penelitian tersebut, penyebaran bakteri pada sarung bantal lebih buruk daripada pada seprai.

Studi tersebut merekomendasikan untuk mencuci sarung bantal dan seprai setidaknya seminggu sekali, tetapi lebih sering dicuci jika kamu sering tertidur dengan riasan wajah atau berkeringat.

Tags: bahaya kasur lamabahaya kasur yang tidak dibersihkanbakteri di kasurkuman di kasur

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
23 Pemain Timnas Indonesia U20 Siap Buru Tiket Piala Asia 2027

23 Pemain Timnas Indonesia U20 Siap Buru Tiket Piala Asia 2027

August 29, 2026
Seberapa Bugar Tubuhmu? Tes Ini Bisa Dicoba Tanpa Alat

Seberapa Bugar Tubuhmu? Tes Ini Bisa Dicoba Tanpa Alat

August 29, 2026
Sensus Ekonomi 2026 Bukan Alat Kejar Pajak, BPS Beri Penjelasan

Sensus Ekonomi 2026 Bukan Alat Kejar Pajak, BPS Beri Penjelasan

August 29, 2026
Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Ini Respons Ketua OJK

Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Ini Respons Ketua OJK

August 29, 2026
Ilustrasi Merapikan Tempat Tidur - pexels/studio cottonbro

Studi: Bahaya Kasur Lama Jadi Sarang Bakteri, Bisa Sampai Bikin Asma dan Alergi

August 30, 2026
Daging Sapi di Supermarket - pexels/Natalia S

Cara Memilih Daging dengan Kualitas Baik Menurut Ahli Gizi

August 30, 2026
Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

Khotbah di Tengah Penerbangan, 2 Pendeta Korsel Didenda Rp12,8 Juta

August 30, 2026
Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

Safe Deposit Box MNC Bank Disorot, Kok Bisa Aset Nasabah Hilang?

August 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved