• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Studi Awal RISED Nilai MBG Jadi Bantalan Konsumsi Keluarga, Dampak Jangka Panjang Masih Dikaji

Dwi Natasya by Dwi Natasya
February 13, 2026
in Nasional
0
Studi Awal RISED Nilai MBG Jadi Bantalan Konsumsi Keluarga, Dampak Jangka Panjang Masih Dikaji

JAKARTA, Cobisnis.com – Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) merilis hasil awal studi mengenai dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap rumah tangga dan anak penerima manfaat. Kajian ini dimaksudkan untuk memperkaya diskursus kebijakan yang selama ini lebih banyak membahas aspek makro, dengan menghadirkan gambaran nyata di level keluarga.

Sebagai program prioritas nasional yang menyerap anggaran fiskal besar, MBG dinilai perlu terus dievaluasi secara berbasis data agar penyempurnaannya tepat sasaran. Studi ini melibatkan sekitar 1.800 orang tua untuk melihat perubahan pada pengeluaran rumah tangga serta kebiasaan makan anak.

Hasilnya, 36% responden mengaku terjadi penurunan pengeluaran harian sejak MBG berjalan, terutama untuk bekal dan uang saku anak. Namun, sekitar 63% menyatakan penghematan tersebut masih di bawah 10% dari total belanja bulanan. Temuan ini menunjukkan bahwa MBG membantu menjaga stabilitas konsumsi rutin keluarga, meski belum mengubah struktur pengeluaran secara signifikan.

“Sebanyak 81% orang tua dari rumah tangga rentan menyatakan mendukung keberlanjutan MBG. Menariknya, dukungan ini bukan semata soal penghematan uang, tetapi lebih pada rasa aman dan kepastian bahwa anak mereka mendapat akses makanan bergizi selama di sekolah,” ujar M. Fajar Rakhmadi, Peneliti RISED.

Sebanyak 84% responden juga menyebut program diterima secara rutin setiap hari sekolah. Meski demikian, 69% orang tua menyampaikan anak mereka baru merasakan program kurang dari enam bulan, sehingga dampak jangka panjangnya belum dapat dinilai secara komprehensif.

Dari sisi perilaku, perubahan terlihat cukup signifikan. Sekitar 72% orang tua melaporkan anak lebih rutin mengonsumsi makanan bergizi, dan 55% menyatakan anak lebih terbuka terhadap variasi menu. Namun, RISED menekankan bahwa dampak terhadap status gizi objektif, kesehatan, maupun capaian pendidikan masih memerlukan evaluasi jangka menengah dan panjang.

Ekonom Universitas Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi, menilai program ini berpotensi mengurangi tekanan pengeluaran keluarga kelas menengah rentan. “Kalau misalnya satu keluarga memiliki dua anak dan dibekali Rp15 ribu sehari, kita tahu ada 20 hari sekolah, ini berarti membantu mengurangi beban Rp600.000,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika program berjalan konsisten, dampaknya bisa lebih luas terhadap fleksibilitas anggaran rumah tangga. “Kalau ini persistent, ini akan berdampak lebih besar lagi. Ini akan menciptakan surplus konsumen (consumer surplus) bagi kelas menengah. Dengan berkurangnya biaya konsumsi anak, rumah tangga memiliki fleksibilitas anggaran yang lebih luas. Menariknya, kelebihan dana tersebut tidak hanya berhenti pada konsumsi jangka pendek, melainkan berpotensi dialihkan ke sektor yang lebih berdampak, untuk pendidikan dan kesehatan,” pungkas Fithra.

RISED memosisikan temuan ini sebagai baseline awal guna mendorong penguatan kebijakan berbasis riset. Kejelasan posisi MBG—apakah sebagai program sosial, intervensi gizi, atau instrumen pembangunan sumber daya manusia—dinilai penting agar indikator keberhasilan dan desain evaluasi lebih konsisten.

“Temuan awal ini kami posisikan sebagai baseline. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk penyempurnaan desain dan peningkatan kualitas implementasi MBG, sekaligus memperkuat sistem pemantauan di lapangan. Ke depan, evaluasi lanjutan dengan periode implementasi yang lebih panjang juga sangat penting agar dampak program terhadap pembangunan SDM bisa diukur secara lebih komprehensif,” tambah M. Fajar Rakhmadi.

RISED menekankan, tantangan berikutnya adalah memastikan dampak awal yang telah terlihat dapat berkembang menjadi fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Tags: cobisnis.comdukungan 81 persenFithra Faisal Hastiadimakan bergizi gratispembangunan SDMpengeluaran keluargaRISEDrumah tangga rentansurvei MBG

Related Posts

Enea Bastianini Trackhouse MotoGP

Enea Bastianini Resmi Gabung Trackhouse MotoGP 2027

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Enea Bastianini resmi bergabung dengan Trackhouse MotoGP untuk mengarungi Kejuaraan Dunia MotoGP mulai musim 2027. Pembalap asal...

Gugatan Demon Hunter terhadap Netflix

Ini 7 Alasan Demon Hunter Gugat Netflix

by Desti Dwi Natasya
August 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Band metal Kristen asal Amerika Serikat, Demon Hunter, menggugat Netflix dan promotor konser AEG Presents terkait penggunaan...

Samsung smartphone Asia Tenggara

Samsung Jadi Raja Smartphone Asia Tenggara, Ini Datanya

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasar smartphone di Asia Tenggara mengalami penurunan pengiriman sebesar 15 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II...

Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Kembali Diamankan Polisi Terkait Dugaan Narkoba

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat...

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

by Hidayat Taufik
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bertahan hingga 2029...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Enea Bastianini Trackhouse MotoGP

Enea Bastianini Resmi Gabung Trackhouse MotoGP 2027

August 26, 2026
Gugatan Demon Hunter terhadap Netflix

Ini 7 Alasan Demon Hunter Gugat Netflix

August 26, 2026
Kecap Oishii Ekspor Perdana ke Belanda

Kecap Oishii Ekspor Perdana ke Belanda

August 26, 2026
Persib Bandung meluncurkan jersey baru untuk musim 2026/2027 dengan konsep Lives Inside Us, teknologi Kelme, serta harga Rp1.191.919.

Persib Rilis Jersey Baru untuk Musim 2026/2027

August 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved