• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Starbucks Korea Tutup Semua Gerai Usai Kontroversi Kampanye Promosi

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
June 22, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Starbucks Korea Tutup Semua Gerai Usai Kontroversi Kampanye Promosi

JAKARTA, Cobisnis.com – Starbucks Korea Selatan memutuskan menutup sementara seluruh gerainya setelah terseret kontroversi kampanye promosi yang memicu kemarahan publik. Penutupan massal tersebut mencakup lebih dari 2.000 gerai dan dilakukan sebagai bagian dari pelatihan sensitivitas sejarah bagi seluruh karyawan.  

Kontroversi bermula dari promosi bertajuk “Tank Day” yang diluncurkan pada 18 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan Tragedi Gwangju 1980 sehingga dianggap tidak sensitif terhadap salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah Korea Selatan.  

Tak hanya nama promosi, materi kampanye juga memuat slogan yang dinilai mengingatkan publik pada tragedi penyiksaan aktivis mahasiswa Park Jong-chul pada 1987. Kombinasi tersebut memicu gelombang kritik dan seruan boikot terhadap Starbucks Korea.  

Sebagai respons, Starbucks Korea segera menarik seluruh materi promosi dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Perusahaan juga mengganti pimpinan yang bertanggung jawab atas kampanye tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban.  

Seluruh karyawan diwajibkan mengikuti pelatihan mengenai sejarah modern Korea Selatan dan sensitivitas sosial selama penutupan gerai berlangsung. Ketua Shinsegae Group beserta jajaran eksekutif juga dijadwalkan mengikuti pelatihan serupa beberapa hari kemudian.  

Dampak kontroversi tersebut turut memengaruhi kinerja bisnis perusahaan. Laporan menyebut transaksi Starbucks Korea sempat turun sekitar 26% setelah kampanye menuai kecaman, meski perlahan mulai menunjukkan pemulihan pada awal Juni.  

Kasus ini juga menarik perhatian kantor pusat Starbucks di Amerika Serikat. Perusahaan mengirimkan surat permintaan maaf kepada yayasan korban Tragedi Gwangju sebagai bagian dari upaya memulihkan kepercayaan publik.  

Insiden tersebut menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya memahami konteks sejarah dan budaya dalam strategi pemasaran. Kesalahan kecil dalam kampanye promosi dapat berkembang menjadi krisis reputasi yang berdampak besar terhadap operasional dan citra sebuah perusahaan global.  

Tags: boikot Starbuckscobisnis.comGwangjuHeadlineShinsegaeStarbucks KoreaStarbucks Korea SelatanStarbucks tutup geraitank day

Related Posts

Persib Bandung meluncurkan jersey baru untuk musim 2026/2027 dengan konsep Lives Inside Us, teknologi Kelme, serta harga Rp1.191.919.

Persib Rilis Jersey Baru untuk Musim 2026/2027

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Persib Bandung resmi memperkenalkan jersey terbaru yang akan digunakan untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Peluncuran...

Samsung smartphone Asia Tenggara

Samsung Jadi Raja Smartphone Asia Tenggara, Ini Datanya

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasar smartphone di Asia Tenggara mengalami penurunan pengiriman sebesar 15 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II...

Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Kembali Diamankan Polisi Terkait Dugaan Narkoba

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat...

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

by Hidayat Taufik
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bertahan hingga 2029...

Netanyahu Jadikan Turki Sebagai Musuh Baru Israel Menjelang Pemilu 2026

Trump Usulkan Biaya Visa H-1B US$103.265, Perusahaan AS Bisa Terbebani

by Zahra Zahwa
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 untuk visa H-1B. Usulan tersebut muncul beberapa bulan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Persib Bandung meluncurkan jersey baru untuk musim 2026/2027 dengan konsep Lives Inside Us, teknologi Kelme, serta harga Rp1.191.919.

Persib Rilis Jersey Baru untuk Musim 2026/2027

August 25, 2026
Samsung smartphone Asia Tenggara

Samsung Jadi Raja Smartphone Asia Tenggara, Ini Datanya

August 25, 2026
Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Kembali Diamankan Polisi Terkait Dugaan Narkoba

August 25, 2026
Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

August 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved