• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

SSIA Membukukan Hasil Pendapatan FY23 Yang Memuaskan Dengan Prospek Positif 2024

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 28, 2024
in Lifestyle
0
Suryacipta dan SCP Jalin Kerja Sama Promosikan Investasi Indonesia di Tiongkok

JAKARTA,Cobisnis.com – SSIA mengumumkan bahwa mencatat pencapaian yang kuat pada FY23 di
seluruh tiga segmen bisnis utama (properti, konstruksi, dan perhotelan).
• Pendapatan bersih SSIA pada kuartal IV 2023 meningkat sebesar 627,5%
secara kuartal ke kuartal menjadi Rp200,3 miliar dari Rp27,5 miliar pada kuartal III 2023. Didorong oleh peningkatan pendapatan bersih dari segmen properti sebesar 2.796,7% menjadi Rp233,6 miliar dari Rp8,1 miliar pada kuartal III 2023.

• PT Suryacipta Swadaya (SCS), bisnis utama Perusahaan, mengalami pemulihan
yang luar biasa di sektor properti. Pada FY23, SCS berhasil menutup penjualan
pemasaran sebesar 20,5 hektar (Rp391,8 miliar) dari tanah inventaris Suryacipta Karawang dan Subang Smartpolitan, meningkat 70,9% dari penjualan FY22 sebesar 12,0 hektar (Rp222,2 miliar). Saat ini, SCS memiliki backlog sebesar 4,0 hektar senilai Rp69,9 miliar.

Meskipun SCS tidak mencapai target penjualan tanah FY23 (30ha dari Karawang, 60ha dari Subang), SSIA melihat minat yang luar biasa, terutama dari China, di Kota Industri Suryacipta,Karawang, serta Subang Smartpolitan, pengembangan kota hijau industri terbaru SSIA. Perusahaan percaya bahwa minat ini akan membawa SSIA
mencapai target penjualan pemasaran untuk Kota Industri Suryacipta Karawang dan Subang Smartpolitan, masing-masing sebesar 20 hektar dan 45 hektar pada tahun 2024.

• Unit bisnis konstruksi SSIA, PT Nusa Raya Cipta Tbk (“NRCA”), berhasil
mengamankan kontrak baru senilai Rp2.924,7 miliar pada FY23, naik 24,3%
dari Rp2.352,3 miliar pada FY22.
• Sementara itu, pertumbuhan pada segmen perhotelan sebagian besar
didorong oleh Melia Bali Hotel (pendapatan naik 72,7% YoY), yang mengalami peningkatan pesat pasca pandemi yang melebihi tingkat pra-pandemi.

Sementara itu, Umana Bali, LXR Hotels & Resorts, baru saja berganti merek,
dan sebagian besar renovasi telah selesai pada November 2023.

• Tiga bisnis utama SSIA diharapkan akan berperforma sangat baik pada tahun
2024, menyusul pemulihan dari pandemi COVID-19 pada tahun 2020 – 2022
dan hasil positif Pemilihan Umum Indonesia pada tahun 2024, terutama dalam penjualan kawasan industri, yang menunjukkan siklus positif seperti kisaran
tahun 2010-2011.

Ikhtisar Laporan Keuangan FY23 PT Surya Semesta Internusa Tbk (“SSIA”)
• SSIA melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp4.537,7 miliar pada tahun
2023. Pendapatan tumbuh sebesar 25,5% dari Rp3.614,9 miliar yang dibukukan
pada FY22. Peningkatan ini terutama didorong oleh kinerja yang kuat di tiga
segmen utama. Pendapatan properti meningkat sebesar 37,1% (Rp231,0 miliar),
sedangkan pendapatan di segmen bisnis konstruksi dan perhotelan SSIA
meningkat sebesar 17,5% dan 52,2% (masing-masing Rp430,2 miliar dan
Rp310,3 miliar).

• Laba kotor FY23 meningkat 44,6% YoY menjadi Rp1.327,2 miliar, naik dari
Rp918,1 miliar di FY22, didorong oleh peningkatan laba kotor properti sebesar
58,5% (Rp172,8 miliar) dan peningkatan laba kotor perhotelan sebesar 56,9%
(Rp211,3 miliar)

• EBITDA FY23 meningkat 58,6% YoY menjadi Rp726,0 miliar dari Rp457,6 miliar di FY22, yang disebabkan oleh peningkatan EBITDA properti sebesar 66,8%
(Rp148,0 miliar) dan EBITDA perhotelan sebesar 97,4% (Rp119,1 miliar).

• Laba bersih konsolidasi SSIA pada FY23 adalah sebesar Rp176,6 miliar (naik dari
rugi bersih pada 9M23 sebesar Rp23,7 miliar), meningkat 0,4% dari laba bersih
sebesar Rp175,8 miliar pada FY22. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan 481,0% (Rp170,2 miliar) YoY pada segmen bisnis properti.

• Posisi kas Perseroan pada FY23 sebesar Rp1.219,0 miliar, meningkat 7,3% dari
Rp1.136,0 miliar pada FY22.

• Utang kena bunga sebesar Rp2.526,4 miliar pada FY23, turun 0,84% dari
Rp2.547,9 miliar pada tahun sebelumnya. Pada FY23, rasio utang/ekuitas
(gearing) adalah 56,9%.

Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy paid course
download redmi firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: cobisnis.comHasil pendapatansurya semesta internusa

Related Posts

Tragis, Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal

Tragis, Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal

by Hidayat Taufik
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua pendaki yang sempat dinyatakan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa...

46 Juta Butir Obat Keras Tanpa Izin Disita, Gudang di Jakarta Timur Digerebek Polisi

46 Juta Butir Obat Keras Tanpa Izin Disita, Gudang di Jakarta Timur Digerebek Polisi

by Hidayat Taufik
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian membongkar praktik peredaran obat keras daftar G ilegal dalam skala besar dengan menyita sekitar 46...

Tiong Bahru Bakery Jakarta

Tiong Bahru Bakery Resmi Buka Gerai Perdana di Jakarta

by Rizki Meirino
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Jaringan artisan bakery asal Singapura, Tiong Bahru Bakery, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia yang berlokasi di...

kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

by Iwan Supriyatna
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I 2026 dengan membukukan...

Nurlela Dituntut 1,5 Tahun, Meta 8 Bulan dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

Nurlela Dituntut 1,5 Tahun, Meta 8 Bulan dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

by Hidayat Taufik
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang terjadi di Kabupaten Lebak, Banten, memasuki tahap tuntutan. Jaksa Penuntut...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
#BeliLokal IFW 2026

#BeliLokal di IFW 2026 Dorong Pertumbuhan Brand Fesyen Lokal

August 4, 2026
sengketa merek Denza

Denza Tak Tampil di GIIAS 2026, Sengketa Merek Kembali Jadi Sorotan

August 4, 2026
TrendAI One Vision

TrendAI™ Perkuat Infrastruktur Pusat Data di Indonesia untuk Dukung AI dan Ketahanan Siber

August 4, 2026
Program MBG Dipastikan Pakai Beras Premium, Bulog: Tidak Ada Beras Subsidi

Program MBG Dipastikan Pakai Beras Premium, Bulog: Tidak Ada Beras Subsidi

August 4, 2026
Tragis, Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal

Tragis, Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Piramid Bondowoso Ditemukan Meninggal

August 5, 2026
46 Juta Butir Obat Keras Tanpa Izin Disita, Gudang di Jakarta Timur Digerebek Polisi

46 Juta Butir Obat Keras Tanpa Izin Disita, Gudang di Jakarta Timur Digerebek Polisi

August 5, 2026
Tiong Bahru Bakery Jakarta

Tiong Bahru Bakery Resmi Buka Gerai Perdana di Jakarta

August 5, 2026
kinerja Astra Agro semester I 2026

Astra Agro Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Semester I 2026

August 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved