JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas Spanyol memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan itu sekaligus membangkitkan kenangan saat La Roja meraih gelar dunia pertamanya pada 2010.
Sejak awal pertandingan, Spanyol tampil dominan dengan permainan penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka. Sementara itu, Argentina memberikan perlawanan sengit melalui permainan yang agresif dan disiplin.
Laga berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir tanpa gol. Namun, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada babak tambahan waktu dan mengunci kemenangan sekaligus mengangkat trofi Piala Dunia.
Selain kualitas permainan, kemenangan Spanyol juga sarat makna emosional. Tim tersebut membawa semangat untuk mengenang Dani Jarque, mantan pemain Espanyol yang meninggal akibat serangan jantung pada 2009.
Di sisi lain, para pemain juga mengenang María Caamaño, pendukung muda Timnas Spanyol yang meninggal dunia akibat kanker Ewing sarcoma pada April lalu. Dukungan dan kenangan terhadap keduanya menjadi motivasi tambahan sepanjang turnamen.
Keberhasilan pada 2026 mempertegas identitas permainan Spanyol yang konsisten dari generasi ke generasi. Selain mengandalkan penguasaan bola, mereka juga menunjukkan ketenangan dan efektivitas dalam menghadapi laga-laga penting.
Karena itu, banyak pihak menilai gelar Piala Dunia 2026 menjadi kelanjutan dari filosofi sepak bola yang telah membawa Spanyol meraih kejayaan pada 2010. Kesamaan karakter permainan dan mental juara membuat kedua generasi tersebut kerap dibandingkan.













