• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

South Sudan, Negara Termiskin dengan Krisis Ekonomi Berkepanjangan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
South Sudan, Negara Termiskin dengan Krisis Ekonomi Berkepanjangan

JAKARTA, Cobisnis.com – South Sudan tercatat sebagai negara termiskin di dunia dengan GDP per kapita PPP hanya sekitar US$ 716. Negara yang baru merdeka pada 2011 ini menghadapi tantangan besar berupa konflik, krisis pangan, hingga lemahnya infrastruktur yang menghambat pembangunan.

South Sudan lahir sebagai negara termuda setelah berpisah dari Sudan. Namun, harapan akan stabilitas cepat pupus karena perang saudara pecah pada 2013. Konflik ini menelan ratusan ribu korban jiwa dan memaksa jutaan orang mengungsi.

Akibat perang berkepanjangan, sektor ekonomi South Sudan nyaris lumpuh. Pertanian, perdagangan, dan pembangunan infrastruktur terhenti, membuat rakyat kesulitan mengakses kebutuhan dasar. Situasi ini diperburuk oleh konflik politik yang tidak kunjung reda.

Padahal, negara ini memiliki minyak bumi sebagai sumber utama pendapatan. Sayangnya, korupsi, embargo internasional, serta minimnya distribusi hasil minyak membuat kekayaan tersebut tidak dirasakan rakyat. Kondisi inilah yang menempatkan South Sudan di posisi terbawah dalam daftar ekonomi global.

Krisis pangan menjadi ancaman utama. Data PBB menyebutkan lebih dari 70% penduduk hidup dalam kemiskinan ekstrem, sementara 9 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Lahan pertanian banyak yang rusak akibat perang dan iklim ekstrem.

Selain pangan, masalah infrastruktur juga menjadi hambatan besar. Jalan raya, listrik, dan air bersih terbatas. Di luar ibu kota Juba, akses ke daerah pedalaman sangat sulit, sehingga bantuan kemanusiaan sering terhambat masuk.

Kondisi pendidikan pun memprihatinkan. Tingkat melek huruf hanya sekitar 35–40% penduduk. Rendahnya akses pendidikan berdampak pada kualitas sumber daya manusia, yang berimbas pada lambannya pemulihan ekonomi nasional.

Sektor kesehatan juga tak luput dari krisis. Minimnya fasilitas medis membuat angka harapan hidup hanya sekitar 55 tahun, jauh di bawah rata-rata dunia. Banyak warga bergantung pada layanan darurat dari organisasi internasional.

Ketergantungan pada bantuan asing menjadi ciri utama perekonomian South Sudan. PBB, WHO, hingga berbagai NGO internasional berperan besar dalam penyediaan makanan, obat-obatan, dan infrastruktur darurat. Tanpa mereka, jutaan orang berisiko kelaparan.

Dengan kombinasi konflik, korupsi, dan lemahnya pembangunan, South Sudan menghadapi jalan panjang untuk keluar dari kemiskinan. Situasi ini menjadi peringatan bagaimana konflik politik dapat meruntuhkan potensi ekonomi sebuah negara yang kaya sumber daya.

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download micromax firmware
Download Nulled WordPress Themes
free online course
Tags: CobisnisEkonomi globalKrisis ekonomiPebisnismudaSouth Sudan

Related Posts

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

Belanja di China Kini Bisa Pakai QRIS Mulai 30 April, Praktis Tanpa Tukar Uang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sistem pembayaran digital Indonesia, QRIS, akan resmi bisa digunakan di China mulai 30 April. Langkah ini mempermudah...

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

LPG Naik atau Turun per 22 April? Ini Rincian Harga Terbarunya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah resmi memperbarui harga LPG untuk berbagai ukuran tabung mulai 22 April. Penyesuaian ini mencakup LPG 3...

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

Purbaya Ungkap Potensi Kebocoran BBM RI, Ancaman Nyata atau Isu?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti potensi kebocoran BBM subsidi ke luar negeri akibat perbedaan harga yang cukup signifikan...

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

Prabowo dan Luhut Gelar Pertemuan Tertutup di Istana, Bahas Sejumlah Isu Penting

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan di Istana...

Potensi Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Lebih Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik

Potensi Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Diminta Lebih Jaga Kesehatan dan Kondisi Fisik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas haji Indonesia mengingatkan jemaah haji untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ratusan UMKM Perempuan di Hari Kartini

April 22, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Menkeu Sri Mulyani Ungkap Saldo Anggaran Lebih Tahun 2024 Sebesar Rp457,5 Triliun

July 1, 2025
Beda dari yang Lain, Huawei Pura X Max Tawarkan Layar Lipat Lebih Lebar

Syekh Ahmad Al-Misri Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan terhadap Santri

April 22, 2026
XLSMART Siapkan Paket Khusus Haji dengan Kuota hingga 25GB

XLSMART Siapkan Paket Khusus Haji dengan Kuota hingga 25GB

April 23, 2026
Siap Lawan El Nino, Mentan Amran Sebut Stok Beras Cukup 15 Bulan

Siap Lawan El Nino, Mentan Amran Sebut Stok Beras Cukup 15 Bulan

April 23, 2026
Sejumlah Wilayah Jakarta Padam Listrik, PLN Lakukan Penormalan

Sejumlah Wilayah Jakarta Padam Listrik, PLN Lakukan Penormalan

April 23, 2026
NasDem Dukung Usulan KPK soal Capres dari Kader Partai

NasDem Dukung Usulan KPK soal Capres dari Kader Partai

April 23, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved