• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, July 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Sidang Lindsay Clancy Dimulai, Jaksa dan Pembela Siapkan Pernyataan Pembuka

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
July 27, 2026
in Humaniora
0
Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

JAKARTA, Cobisnis.com – Persidangan Lindsay Clancy, ibu asal Massachusetts yang didakwa membunuh tiga anaknya, dijadwalkan dimulai pada Senin (27/7/2026). Sidang akan diawali dengan penyampaian pernyataan pembuka dari jaksa dan tim pembela.

Lindsay Clancy, 35 tahun, merupakan mantan perawat persalinan di sebuah rumah sakit di Boston. Ia mengaku tidak bersalah atas tiga dakwaan pembunuhan terhadap ketiga anaknya.

Korban dalam kasus ini adalah Cora yang berusia lima tahun, Dawson berusia tiga tahun, dan Callan yang masih berusia delapan bulan.

Sementara itu, persidangan diperkirakan akan menyoroti penggunaan pembelaan gangguan jiwa atau insanity defense. Selain itu, pengadilan juga akan membahas dampak gangguan mental pascapersalinan yang menjadi bagian utama dari argumen tim pembela.

Fakta utama dalam kasus ini tidak diperdebatkan oleh kedua belah pihak. Pada 24 Januari 2023, Clancy diketahui menewaskan ketiga anaknya di ruang bawah tanah rumah keluarga mereka di Duxbury, Massachusetts.

Menurut penyelidikan, Clancy menggunakan tali karet olahraga untuk mencekik ketiga anaknya. Setelah itu, ia melukai pergelangan tangan dan lehernya sebelum melompat dari jendela lantai dua dalam upaya bunuh diri.

Namun, Clancy berhasil selamat dari insiden tersebut. Akibat luka yang dialaminya, ia kini mengalami kelumpuhan sebagian.

Karena itu, jalannya persidangan diperkirakan akan menjadi perhatian publik. Pengadilan akan menentukan apakah kondisi kesehatan mental Clancy saat kejadian membuatnya dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas kematian ketiga anaknya.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download
download micromax firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: Amerika Serikatcobisnis.comgangguan jiwakesehatan mentalLindsay ClancyMassachusettsPembunuhanPersidanganpostpartum

Related Posts

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Kacamata dan Wearable AI Siap Ubah Cara Manusia Berinteraksi dengan Teknologi

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perusahaan teknologi mulai mengembangkan perangkat berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diprediksi menjadi penerus smartphone. Perangkat tersebut mampu...

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Gen Z Pilih Aktivitas Tanpa Alkohol, Jumlah Pub di Inggris Terus Menurun

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Generasi Z di Inggris mulai mengubah cara mereka bersosialisasi. Alih-alih berkumpul di pub sambil mengonsumsi alkohol, banyak...

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

Trump Ancam Rusia dan China Jika Diam-diam Bantu Iran

by Hidayat Taufik
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan peringatan kepada Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin...

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Astronaut AS dan Rusia Mendarat Selamat Usai Delapan Bulan Bertugas di ISS

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kru antariksa gabungan Amerika Serikat dan Rusia mendarat dengan selamat di padang stepa Kazakhstan pada Minggu (26/7/2026)....

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

Korban Perang Iran Tembus 642, Pentagon Ubah Sistem Pencatatan pada 2026

by Zahra Zahwa
July 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pentagon memperbarui basis data korban perang pada Sabtu (26/7/2026). Pembaruan itu menambah lebih dari 140 personel militer...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Pakai QRIS Ada Biaya Admin, Ini Penjelasan BI

January 12, 2026
Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

Feel Good Network Tunjuk Innercircle dan BRICKS sebagai Lead Creative Agencies

July 27, 2026
Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

Persebaya Bungkam Persija 1-0 Lewat Gol Bunuh Diri Radovan Pankov

July 27, 2026
Dua Kasus Dugaan Keracunan Picu Penghentian Enam Dapur MBG di Lampung

Dua Kasus Dugaan Keracunan Picu Penghentian Enam Dapur MBG di Lampung

July 27, 2026
Öhlins Kuasai MotoGP, Ternyata Tantangan Terbesarnya Bukan Soal Teknologi

Öhlins Kuasai MotoGP, Ternyata Tantangan Terbesarnya Bukan Soal Teknologi

July 27, 2026
Sindikat Love Scam Internasional Jaringan Kamboja Dibongkar Polda Jabar

Sindikat Love Scam Internasional Jaringan Kamboja Dibongkar Polda Jabar

July 27, 2026
Dugaan Pencabulan Santri di Kendari Menyeret Oknum Guru Ngaji sebagai Tersangka

Dugaan Pencabulan Santri di Kendari Menyeret Oknum Guru Ngaji sebagai Tersangka

July 27, 2026
Kematian Dokter Magang di Kalibata Masih Diselidiki, Polisi Periksa Keterangan Saksi

Kematian Dokter Magang di Kalibata Masih Diselidiki, Polisi Periksa Keterangan Saksi

July 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved