• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, July 16, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 11, 2026
in News
0
Siapa yang Lebih Dulu Habis Peluru, AS‑Israel atau Iran?

JAKARTA, Cobisnis.com – Perang antara AS-Israel dan Iran terus menunjukkan intensitas tinggi sejak hari pertama. Setiap serangan melibatkan ribuan amunisi, dari rudal balistik hingga drone tempur. Institut Studi Keamanan Nasional (INSS) mencatat lebih dari 2.000 serangan AS-Israel dan 571 rudal serta 1.391 drone diluncurkan Iran, meski sebagian berhasil dicegat.

Sejumlah pejabat Barat menilai Iran kini mulai kesulitan mempertahankan tempo tinggi. Peluncuran rudal balistik menurun 86% dibanding hari pertama perang. Penurunan ini kemungkinan merupakan strategi Iran menjaga stok senjata, namun kapasitas produksi tetap terbatas.

Drone tempur Shahed yang diproduksi massal Iran sebelum perang menjadi andalan. Meski sempat diekspor ke Rusia, peluncuran drone Iran turun 73% sejak hari pertama pertempuran. Kondisi ini menunjukkan tekanan besar terhadap kemampuan tempur negara itu.

Di sisi lain, AS tetap mengandalkan kekuatan militer superior. Presiden Donald Trump menyatakan pasokan senjata AS “nyaris tak terbatas.” Namun, sebagian senjata presisi tinggi, seperti rudal Patriot, diproduksi terbatas dan mahal, sehingga penggunaannya harus dihitung cermat.

Komando Pusat AS (Centcom) mengungkapkan fase berikutnya akan fokus pada penghancuran peluncur rudal, drone, gudang senjata, dan pabrik produksi Iran. Kondisi ini diperkirakan akan semakin melemahkan kemampuan bertahan negara tersebut.

Meski dominasi udara AS-Israel terlihat jelas, menghancurkan seluruh stok senjata Iran tidak mudah. Iran memiliki wilayah luas tiga kali Prancis, memungkinkan penyembunyian peralatan militer dari pengawasan udara.

Sejarah menunjukkan bahwa perang udara tidak selalu menentukan kemenangan. Militer Israel belum berhasil menumpas Hamas di Gaza meski dua tahun melakukan pemboman intensif. Pemberontak Houthi di Yaman juga mampu bertahan dari serangan udara AS selama setahun.

AS kini beralih dari penggunaan senjata jarak jauh mahal seperti rudal Tomahawk ke bom JDAM yang lebih murah dan efektif. Hal ini memungkinkan intensitas serangan dipertahankan dalam jangka lebih lama tanpa terlalu menguras sumber daya.

Namun, perang pertahanan udara lebih sulit dipertahankan. Setiap rudal pencegat seharga US$4 juta hanya diproduksi sekitar 700 unit per tahun. Meski memiliki 1.600 rudal Patriot, AS tetap harus cermat mengelola persediaan jika serangan Iran berlanjut.

Menurut pakar Mark Cancian dari CSIS, AS bisa bertahan lebih lama dibanding Iran, terutama jika Trump mengatur strategi penggunaan senjata. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan Iran tidak bisa bertahan lebih lama dari AS.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Amerika SerikatCobisnisDroneGeopolitikiranisraelPebisnismudarudalTimur tengah

Related Posts

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mulut yang terasa pahit saat bangun tidur menjadi keluhan yang cukup sering dialami banyak orang. Kondisi ini...

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK menyatakan siap membantu aparat penegak hukum menelusuri aliran dana...

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Lima penjual buku ditangkap polisi keamanan nasional Hong Kong karena diduga menjual publikasi bermuatan hasutan. Penangkapan dilakukan...

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM membuka suara terkait kelangkaan bahan bakar minyak yang sempat...

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

Jangan Panik Saat Laptop Lemot, Cek Penyebab dan Solusinya Sebelum Servis

by M.Dhayfan Al-ghiffari
July 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Laptop yang mulai terasa lemot tidak selalu menandakan perangkat mengalami kerusakan. Dalam banyak kasus, penurunan performa justru...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

Singapura Jadi Rujukan Pembelajaran Antikorupsi bagi Kepala Daerah RI

July 15, 2026
Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Raih Bintang 5 Green and Smart Port ASRI 2026

July 16, 2026
Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

Di Balik Kelangkaan BBM di Medan ESDM Ungkap Penyebab Sebenarnya

July 16, 2026
200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

200 Ekonom Dunia Peringatkan AI Bisa Picu Gelombang PHK Besar-besaran

July 16, 2026
Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

Kenapa Mulut Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Jawaban Ahli

July 16, 2026
Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

Aliran Dana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Siap Ditelusuri PPATK

July 16, 2026
BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

BTN Cetak Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% YOY dan NPL Turun Jadi 2,99% YOY

July 16, 2026
Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

Kasus Penjual Buku Kembali Muncul Polisi Hong Kong Tangkap 5 Orang

July 16, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved