• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 19, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sempat Naikkan Tukin Pegawai Kemenkeu hingga 300 Persen, Sri Mulyani : ‘Dorong Kinerja dan Hindari Korupsi’

Saeful Imam by Saeful Imam
September 23, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sri Mulyani Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,17% pada Kuartal Pertama 2024

Sri Mulyani naikkan tunjangan kinerja pegawai kemenkeu hingga 300 persen untuk dorong kinerja

JAKARTA, COBISNIS.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa pemberian gaji yang tinggi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki dampak positif terhadap kinerja, serta berpotensi mencegah korupsi.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara peluncuran buku “No Limits Reformasi dengan Hati”. Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani bercerita tentang pengalamannya menaikkan tunjangan kinerja (tukin) sebesar 300 persen sejak pertama kali ia menjabat pada tahun 2005.

Menurut Sri Mulyani, seorang birokrat harus memiliki perilaku yang profesional dan terhormat. Ia menekankan pentingnya penghasilan yang memadai bagi pegawai pemerintah. “Kalau gajinya biasa-biasa saja, maka perilakunya pun akan biasa saja. Kita tidak bisa mengharapkan kinerja maksimal jika pegawai merasa penghasilannya tidak mencukupi,” ujar Sri Mulyani pada Minggu (22/9/2024).

Sri Mulyani menceritakan bahwa sebelum kebijakan kenaikan tukin, kesejahteraan pegawai Kemenkeu masih jauh dari cukup. Hal ini menjadi salah satu alasan dirinya memutuskan untuk meningkatkan penghasilan para pegawai di kementeriannya. Ia percaya bahwa pegawai yang khawatir tentang masalah finansial pribadi tidak dapat sepenuhnya fokus pada tugas mereka.

Ia juga membandingkan situasi saat dirinya menjabat sebagai Direktur Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia. Di sana, para peneliti menerima gaji yang layak sesuai dengan tanggung jawab mereka. Sri Mulyani berpendapat bahwa dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar, seperti yang diemban oleh Direktorat Jenderal Pajak, seharusnya mereka mendapatkan kompensasi yang setara.

Ketika pertama kali bergabung di Kemenkeu, Sri Mulyani mengaku terkejut dengan gaji yang diterima oleh PNS yang bekerja di kementerian tersebut. Menurutnya, dengan penghasilan yang terbatas, tidak mungkin meminta pegawai untuk bekerja dengan sepenuh hati. “Waktu saya lihat nominalnya, saya berpikir tidak bisa meminta mereka untuk bekerja lebih keras jika gaji yang mereka terima tidak mencukupi bahkan untuk kebutuhan dasar selama sebulan,” jelasnya.

Pada waktu itu, Sri Mulyani mulai menyusun rencana untuk meningkatkan gaji pegawai di Kemenkeu. Ketika timnya menyodorkan skenario kenaikan gaji antara 30 persen hingga 60 persen, ia merasa jumlah tersebut belum cukup untuk mengubah kesejahteraan pegawai secara signifikan. Menurutnya, pegawai yang mengelola keuangan negara membutuhkan kompensasi yang lebih besar untuk menjaga integritas mereka.

Pada akhirnya, ia memilih skenario kenaikan tukin tertinggi yang disodorkan, yaitu antara 100 persen hingga 300 persen. Langkah ini dinilai sangat penting untuk memastikan pegawai di Kemenkeu bekerja dengan profesionalisme tinggi dan tidak tergoda oleh perilaku korupsi. Dengan penghasilan yang layak, Sri Mulyani berharap PNS di Kemenkeu dapat fokus pada tugas mereka tanpa harus khawatir tentang kondisi ekonomi pribadi.

Keputusan tersebut bukan hanya berdampak pada kesejahteraan pegawai, tetapi juga menjadi langkah penting dalam reformasi birokrasi di Kemenkeu. Kenaikan gaji ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan bebas dari godaan tindakan korupsi. Menurut Sri Mulyani, memberikan gaji yang layak adalah salah satu cara efektif untuk memastikan kualitas kerja dan menjaga integritas di lingkungan birokrasi.

Sri Mulyani menekankan pentingnya kesejahteraan pegawai sebagai bagian dari reformasi yang lebih besar. Ia percaya bahwa birokrat yang diberi kompensasi yang pantas akan bekerja dengan lebih baik dan berkontribusi lebih banyak pada pembangunan negara.

Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: sri mulyanitukin pegawai kemenkeu

Related Posts

Sri Mulyani

Sri Mulyani Kembali Jabat Anggota Dewan Penasihat Bank Dunia

by Desti Dwi Natasya
August 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sri Mulyani Indrawati kembali dipercaya mengemban jabatan di Bank Dunia sebagai anggota Dewan Penasihat. Penunjukan tersebut menegaskan...

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

Eks Menkeu Sri Mulyani Dipercaya Bank Dunia Pimpin IDA22

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditunjuk sebagai Independent Co Chair atau Ketua Bersama Independen untuk penggalangan...

Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Pimpin Penggalangan Dana untuk Negara Miskin

Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Pimpin Penggalangan Dana untuk Negara Miskin

by Desti Dwi Natasya
August 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Dunia menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai Independent Co-Chair atau Ketua Bersama Independen dalam proses penggalangan dana...

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

Usai Tak Jadi Menkeu, Sri Mulyani Mengajar di Oxford dan Masuk Yayasan Bill Gates

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sri Mulyani Indrawati memulai babak baru dalam kariernya setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia. Mantan...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sepak Terjang Purbaya Yudhi Sadewa, Ekonom yang Kini Jadi Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

by Iwan Supriyatna
September 9, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan yang baru, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cuma Gara-Gara Perapian? Kebakaran Gunung Bromo Hanguskan 176 Hektare

Cuma Gara-Gara Perapian? Kebakaran Gunung Bromo Hanguskan 176 Hektare

August 8, 2026
Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

Karhutla Bromo Makin Meluas, Semua Pintu Masuk Wisata Ditutup

August 8, 2026
6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

6 Kesalahan Memberi Makan Kucing yang Sering Dianggap Sepele

August 7, 2026
Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

Gempa NTT Tewaskan Warga, Raja Salman dan Pangeran MbS Sampaikan Belasungkawa

August 17, 2026
Lahan sawit di kawasan hutan

Pajak Air Permukaan Disorot: Sawit Bukan Tambang, Pajak Harus Berdasarkan Air yang Benar-benar Dipakai

August 18, 2026
Investasi Rp21 Miliar Berujung Gugatan Selena Gomez Terseret Kasus Wondermind

Investasi Rp21 Miliar Berujung Gugatan Selena Gomez Terseret Kasus Wondermind

August 18, 2026
Ruko di Sunter Digeledah Bareskrim, Polisi Temukan Alat Pengolahan Emas

Ruko di Sunter Digeledah Bareskrim, Polisi Temukan Alat Pengolahan Emas

August 18, 2026
15 Personel SAR Dikerahkan dari Surabaya untuk Bantu Penanganan Gempa di NTT

15 Personel SAR Dikerahkan dari Surabaya untuk Bantu Penanganan Gempa di NTT

August 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved