• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, June 13, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Sekutu AS Akui Negara Palestina, Uji Kebijakan Trump terhadap Israel

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 24, 2025
in Nasional
0
Sekutu AS Akui Negara Palestina, Uji Kebijakan Trump terhadap Israel

JAKARTA, Cobisnis.com – Kekecewaan internasional terhadap Washington terkait perang di Gaza mencuat di Sidang Umum PBB pekan ini, ketika sejumlah sekutu AS mengakui negara Palestina. Langkah ini menjadi ujian besar bagi kebijakan Timur Tengah Presiden Donald Trump.

Trump sebelumnya berjanji di awal masa jabatan keduanya untuk segera mengakhiri perang Israel-Hamas. Namun kini ia tampak semakin tersisih, sementara pasukan Israel terus meningkatkan serangan ke Gaza dan Trump enggan menekan sekutu regional terdekat AS tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membuat Trump terkejut dengan serangan terhadap pimpinan Hamas di Qatar awal bulan ini, yang meruntuhkan upaya terbaru pemerintahan Trump dalam mediasi gencatan senjata dan pembebasan sandera. Setelah itu, Israel melancarkan serangan darat di Kota Gaza yang diterima AS tanpa keberatan, meski menuai kecaman global atas krisis kemanusiaan yang memburuk.

Menantang peringatan Trump yang menyebut pengakuan Palestina sebagai “hadiah bagi Hamas”, sejumlah sekutu AS termasuk Inggris, Prancis, Kanada, dan Australia mengumumkan pengakuan negara Palestina tepat sebelum dan selama pertemuan PBB, menandai pergeseran diplomatik besar.

“Trump belum mampu meraih kemajuan berarti di kawasan, khususnya terkait isu Israel-Palestina. Faktanya, situasinya lebih buruk dibanding saat ia menjabat,” kata Brian Katulis, peneliti senior Middle East Institute di Washington.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan jika Trump benar-benar ingin meraih Nobel Perdamaian, ia harus menghentikan perang Gaza. “Ada satu orang yang bisa melakukan sesuatu, yaitu Presiden AS. Karena hanya dia yang memasok senjata yang memungkinkan perang Gaza berlangsung,” ujar Macron kepada BFM TV.

Sementara itu, analis menilai keengganan Trump menggunakan pengaruh AS terhadap Netanyahu mencerminkan kesadaran bahwa konflik ini jauh lebih kompleks. Namun ada pula yang melihatnya sebagai sikap menerima bahwa Israel akan bertindak sesuai kepentingannya sendiri.

Meski terlihat kurang aktif, Trump tetap bertemu dengan sejumlah negara Arab dan Muslim di sela-sela PBB, termasuk Arab Saudi, UEA, Qatar, Mesir, Yordania, Turki, Indonesia, dan Pakistan. Ia diperkirakan menyampaikan usulan AS soal pemerintahan pascaperang di Gaza tanpa keterlibatan Hamas, serta mendorong kontribusi pasukan keamanan dari negara-negara tersebut.

Dalam pidatonya di PBB, Trump menegaskan tidak akan goyah dari dukungan kuat terhadap Israel. Ia menilai pengakuan negara Palestina hanya akan “mendorong konflik berlanjut” dengan memberi Hamas “hadiah atas kekejaman mereka.”

Namun, Prancis, Inggris, Kanada, Australia, dan negara lain menegaskan pengakuan itu justru untuk menjaga prospek solusi dua negara dan menghentikan perang Gaza.

AS sendiri tetap menjadi pemasok senjata utama Israel sekaligus perisai diplomatiknya di PBB. Baru pekan lalu, AS memveto resolusi Dewan Keamanan yang menuntut gencatan senjata permanen.

Di sisi lain, kunjungan Netanyahu ke Gedung Putih pekan depan bisa menguji kesabaran Trump. Rencana Israel untuk menganeksasi sebagian Tepi Barat dikhawatirkan memicu ketegangan lebih besar, bahkan mengancam kesepakatan Abraham Accords. UEA sudah memperingatkan akan keluar dari kesepakatan jika Israel tetap melanjutkan rencana itu.

Israel, yang kini dipimpin pemerintahan paling kanan dalam sejarahnya, menyatakan tidak akan ada negara Palestina, sembari terus melancarkan perang melawan Hamas pasca serangan 7 Oktober 2023. Serangan Israel dilaporkan telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Gaza.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download karbonn firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comDonal TrumpPalestinasekutu AS

Related Posts

Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Sejumlah negara mencatat tingkat kemarahan yang tinggi sepanjang 2026. Temuan ini muncul dalam survei emosi global yang...

Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah Amerika Serikat menyatakan Iran menyetujui rancangan kesepakatan baru yang berbasis pada pemenuhan kewajiban tertentu. Dalam skema...

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa defisit APBN kuartal I 2026...

BMKG Laporkan Gempa 5,2 di Laut Sulawesi, Tidak Picu Tsunami

Pesawat Berisi 267 Penumpang Rusak Usai Tabrak Tiang Saat Mendarat

by Desti Dwi Natasya
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebuah pesawat yang mengangkut 267 penumpang mengalami insiden setelah menabrak tiang lampu di area bandara. Benturan tersebut...

Piala Dunia 2026 Jadi Mahal, Pemain Timnas Swedia Bayari Perjalanan Keluarga

Piala Dunia 2026 Jadi Mahal, Pemain Timnas Swedia Bayari Perjalanan Keluarga

by Hidayat Taufik
June 13, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Piala Dunia 2026 tidak hanya menguji kemampuan pemain di lapangan. Turnamen ini juga menghadirkan tantangan finansial bagi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jadwal Opening Ceremony Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Siaran Langsung di Indonesia

Jadwal Opening Ceremony Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Siaran Langsung di Indonesia

June 11, 2026
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Empat Cara Sederhana Menurunkan Tekanan Darah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Diskon Listrik 50 Persen PLN Berlaku Lagi hingga 23 Juni 2026, Begini Cara Klaimnya

June 10, 2026
Masuk Kedokteran 2026? Ini Rincian Uang Pangkal di UI, UGM, Unair, dan PTN Lain

Masuk Kedokteran 2026? Ini Rincian Uang Pangkal di UI, UGM, Unair, dan PTN Lain

June 11, 2026
Start Strong! BTN JAKIM 2026 Hari Pertama Bikin Jakarta Full Energi

Start Strong! BTN JAKIM 2026 Hari Pertama Bikin Jakarta Full Energi

June 13, 2026
Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

Survei Global 2026: Negara-Negara dengan Warga Paling Mudah Marah

June 13, 2026
Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

Kesepakatan AS–Iran Masuk Tahap Baru, Washington Minta Program Nuklir Dihentikan

June 13, 2026
Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

Defisit Terlebar Sepanjang Sejarah Itu Disengaja, Ini Penjelasan Dony Oskaria

June 13, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved